Citroën Siaga Temani Mudik Lebaran, Bengkel Darurat 24 Jam dan Diskon Spare Part Disiapkan

Citroën menyiapkan program purna jual khusus untuk menyambut arus mudik Lebaran. Langkah ini difokuskan agar pemilik kendaraan Citroën dapat memeriksa mobil sebelum berangkat, mendapat bantuan saat perjalanan, dan kembali melakukan pengecekan setelah masa libur usai.

Program tersebut dijalankan Stellantis Brand House di bawah PT Indomobil National Distributor selaku distributor resmi Citroën di Indonesia. Skema layanan ini hadir melalui Aftersales Ramadan 2026 yang mencakup pemeriksaan kendaraan, diskon suku cadang, Bengkel Siaga, hingga layanan darurat 24 jam.

Menurut keterangan yang dimuat Kompas.com, inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Citroën untuk memperkuat pengalaman kepemilikan kendaraan lewat layanan aftersales yang lebih responsif. Fokusnya bukan hanya pada penjualan mobil, tetapi juga pada kesiapan kendaraan saat dipakai menempuh perjalanan jarak jauh.

Head of Sales & Marketing Citroën, Ferdinan Hendra, menyatakan pihaknya ingin memastikan pemilik Citroën dapat menikmati liburan keluarga dengan aman dan nyaman. Ia menegaskan bahwa pengalaman berkendara yang menyenangkan juga ditentukan oleh dukungan layanan purna jual yang andal.

“Selama masa Lebaran dan juga setelah masa Lebaran, kami mengarahkan pada pemilik Citroen ini selalu menyiapkan kendaraan untuk dipakai pulang kampung,” ujar Ferdinan dalam acara buka puasa bersama di Jakarta, seperti dikutip dari Kompas.com.

Program dibagi dalam dua fase

Citroën membagi program ini ke dalam dua tahap agar dukungan layanan bisa menjangkau periode sebelum, saat, dan sesudah mudik. Pola seperti ini penting karena kebutuhan pemilik kendaraan biasanya tidak berhenti saat keberangkatan saja.

Fase pertama adalah Citroën Ramadan Comfort. Program ini berlangsung pada 2–14 Maret dan memberi kesempatan kepada pelanggan untuk melakukan pengecekan menyeluruh dengan diskon suku cadang hingga 25 persen.

Pemeriksaan dipusatkan pada komponen penting yang berpengaruh langsung pada keamanan dan kenyamanan perjalanan. Dua area yang menjadi perhatian utama adalah sistem pengereman dan suspensi.

Pengecekan rem penting karena kendaraan mudik umumnya membawa beban lebih besar dan melintasi rute panjang dengan kondisi jalan beragam. Sementara itu, suspensi berperan menjaga stabilitas kendaraan dan kenyamanan penumpang selama perjalanan.

Fase kedua adalah Citroën Comfort Continues. Program ini digelar pada 30 Maret sampai 11 April dengan penawaran diskon spare part hingga 20 persen.

Skema pascalibur ini relevan untuk pemilik kendaraan yang baru kembali dari perjalanan jauh. Setelah dipakai mudik, mobil umumnya perlu diperiksa ulang untuk memastikan tidak ada komponen yang mengalami penurunan performa.

Bengkel Siaga di jalur mudik

Selain pemeriksaan berkala, Citroën juga menyiapkan 15 titik Bengkel Siaga. Layanan ini dijadwalkan beroperasi pada 19–24 Maret, kecuali pada hari-H Idul Fitri.

Keberadaan Bengkel Siaga menjadi salah satu elemen penting dalam program mudik ini. Jaringan tersebut disebar di sejumlah kota yang selama ini dikenal sebagai jalur utama perjalanan antarkota dan antarpulau.

Berikut sejumlah kota yang disebut masuk dalam jaringan Bengkel Siaga Citroën:

  1. Jakarta
  2. Bogor
  3. Bandung
  4. Semarang
  5. Yogyakarta
  6. Solo
  7. Surabaya
  8. Denpasar
  9. Palembang
  10. Lampung
  11. Pontianak
  12. Makassar
  13. Manado
  14. Medan

Sebaran ini menunjukkan Citroën berupaya memberi dukungan tidak hanya di Pulau Jawa. Kehadiran titik layanan di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Bali juga penting bagi pengguna yang melakukan perjalanan di luar koridor mudik utama Jawa.

Layanan darurat dan suku cadang

Program aftersales ini tidak berhenti pada Bengkel Siaga saja. Citroën juga menyertakan layanan darurat 24 jam melalui call center dan Emergency Road Assistance.

Dukungan tersebut menjadi penting ketika pengguna menghadapi situasi tak terduga di jalan. Dalam konteks mudik, akses ke bantuan cepat sering menjadi faktor penentu agar perjalanan tetap aman dan tidak terganggu terlalu lama.

Citroën juga menekankan kesiapan suku cadang dan harga komponen yang kompetitif. Ketersediaan parts menjadi aspek krusial, terutama saat volume perjalanan meningkat dan kebutuhan perbaikan kendaraan biasanya ikut naik.

Di Indonesia, kualitas layanan purna jual semakin menjadi pertimbangan utama konsumen otomotif. Pembeli kini tidak hanya melihat desain, fitur, atau performa kendaraan, tetapi juga kemudahan servis, dukungan teknis, dan jaringan bengkel resmi saat mobil digunakan untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jauh.

Melalui program ini, Citroën berupaya menempatkan layanan purna jual sebagai bagian dari pengalaman memiliki kendaraan. Dengan pemeriksaan sebelum mudik, dukungan Bengkel Siaga di sejumlah kota, serta diskon suku cadang setelah libur, merek asal Perancis itu mencoba memberi rasa tenang bagi pelanggan yang bersiap menempuh perjalanan Lebaran bersama keluarga.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: otomotif.kompas.com

Berita Terkait

Back to top button