BYD menyiapkan langkah baru untuk pasar transportasi online lewat sub-brand Linghui. Salah satu sorotan utamanya adalah sedan listrik Linghui e7 yang dibekali teknologi flash charging dengan kemampuan isi daya sangat cepat.
Berdasarkan informasi yang diungkap, pengisian baterai dari 10 persen hingga 97 persen dapat selesai dalam sekitar sembilan menit. Angka ini menempatkan Linghui e7 sebagai salah satu calon armada taksi online listrik dengan waktu henti pengisian yang sangat singkat.
BYD Hadirkan Sub-brand Khusus Taksi Online
Linghui diperkenalkan sebagai merek di bawah BYD yang difokuskan untuk kendaraan transportasi online. Strategi ini menunjukkan bahwa BYD tidak hanya mengejar pasar mobil listrik pribadi, tetapi juga segmen kendaraan operasional dengan kebutuhan mobilitas tinggi.
Model yang disiapkan adalah Linghui e7, sedan listrik yang dirancang khusus untuk penggunaan taksi online. Karakter ini penting karena armada ride-hailing menuntut efisiensi, waktu operasional panjang, dan biaya jeda pengisian yang serendah mungkin.
Teknologi yang dibawa Linghui e7 mengandalkan baterai Short Blade generasi kedua. Paket baterai tersebut mendukung pengisian cepat arus DC di stasiun pengisian terbaru BYD.
Menurut data pada artikel referensi, stasiun pengisian cepat terbaru BYD mampu menyalurkan output maksimum hingga 1.500 kW per konektor pengisian. Dukungan infrastruktur ini menjadi kunci dari klaim waktu pengisian baterai yang sangat agresif.
Ngecas 10-70 Persen Sekitar 5 Menit
BYD menyebut sedan ini bisa mengisi daya dari 10 persen ke 70 persen dalam waktu sekitar lima menit. Untuk pengisian lebih tinggi, dari 10 persen sampai 97 persen, waktu yang dibutuhkan sekitar sembilan menit.
Bagi armada taksi online, data ini sangat relevan. Waktu tunggu yang singkat dapat meningkatkan utilisasi kendaraan karena mobil bisa kembali ke jalan lebih cepat setelah mengisi daya.
Skema tersebut juga bisa mengurangi salah satu kekhawatiran utama pada kendaraan listrik komersial, yakni downtime saat pengisian. Jika klaim ini konsisten dalam penggunaan nyata, operator armada berpotensi mendapat efisiensi operasional yang lebih baik.
Masih Cepat di Cuaca Dingin Ekstrem
Salah satu poin yang cukup menonjol adalah performa pengisian di suhu rendah. BYD mengklaim bahwa pada temperatur minus 20 hingga minus 30 derajat Celsius, pengisian dari 20 persen ke 97 persen hanya memerlukan sekitar 12 menit.
Selisihnya hanya sekitar tiga menit lebih lambat dibanding kondisi suhu optimal. Klaim ini penting karena cuaca dingin selama ini dikenal dapat menurunkan performa baterai dan memperlambat proses pengisian mobil listrik.
Dalam konteks industri, kemampuan menjaga kecepatan pengisian pada suhu ekstrem bisa menjadi nilai tambah besar. Hal itu terutama relevan untuk pasar dengan musim dingin berat atau wilayah bersalju yang selama ini dianggap lebih menantang bagi kendaraan listrik.
Pilihan Motor dan Jarak Tempuh
Linghui e7 versi standar ditawarkan dengan motor listrik 100 kW atau setara 134 hp. Versi ini disebut akan hadir dengan dua pilihan baterai LFP, meski kapasitas detailnya belum diumumkan.
Untuk jarak tempuh, varian standar diklaim mampu menempuh hingga 450 km. Sementara versi jarak jauh disebut bisa mencapai 520 km dalam sekali pengisian daya.
BYD juga menyiapkan opsi motor yang lebih kuat, yakni 130 kW atau setara 174 hp. Varian ini diklaim memiliki jangkauan hingga 550 km.
Berikut ringkasan spesifikasi kunci yang sudah diungkap:
- Platform penggunaan: transportasi online
- Model: Linghui e7
- Baterai: Short Blade generasi kedua
- Daya pengisian maksimum: 1.500 kW per konektor
- Pengisian 10-70 persen: sekitar 5 menit
- Pengisian 10-97 persen: sekitar 9 menit
- Pengisian 20-97 persen di minus 20 sampai minus 30 derajat Celsius: sekitar 12 menit
- Motor standar: 100 kW atau 134 hp
- Motor lebih bertenaga: 130 kW atau 174 hp
- Jarak tempuh: 450 km, 520 km, hingga 550 km tergantung varian
Apa Artinya untuk Pasar Taksi Online
Gabungan antara pengisian supercepat dan jarak tempuh panjang membuat Linghui e7 menarik untuk model bisnis armada. Operator taksi online umumnya membutuhkan kendaraan yang bisa bekerja lama, biaya energi terkendali, dan tidak terlalu lama berhenti untuk isi ulang.
Jika realisasi di lapangan sesuai klaim pabrikan, Linghui e7 berpotensi memperkuat tren elektrifikasi armada komersial. Mobil seperti ini dapat membantu perusahaan ride-hailing menekan emisi sekaligus menjaga produktivitas kendaraan.
Meski begitu, efektivitas teknologi ini tetap akan sangat bergantung pada ketersediaan stasiun pengisian ultra-cepat yang kompatibel. Tanpa dukungan jaringan charger berdaya tinggi, keunggulan pengisian sembilan menit itu belum tentu bisa dinikmati secara luas oleh seluruh operator armada.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: oto.detik.com