Xiaomi bersiap merilis SU7 terbaru di China pada Kamis. Model penyegaran ini langsung menarik perhatian karena membawa klaim jarak tempuh hingga 902 km dalam satu kali pengisian daya.
Informasi itu muncul saat pemesanan awal sudah dibuka sebelum peluncuran resmi. Harga prebook Xiaomi SU7 terbaru disebut mulai dari 229.900 yuan, angka yang dinilai kompetitif untuk sedan listrik di kelasnya.
Menurut laporan Carnewschina yang dikutip dalam artikel referensi, pembaruan SU7 sudah diperbincangkan dalam beberapa waktu terakhir. Xiaomi bahkan disebut mulai menghentikan penjualan model lama dan mengalihkan pesanan konsumen ke versi terbaru.
Data penjualan juga menunjukkan perpindahan fokus tersebut. Pada Februari, SU7 versi lama tercatat hanya terjual 218 unit, menandakan fase transisi menuju model baru sudah berjalan.
Jarak Tempuh Jadi Sorotan Utama
Peningkatan paling menonjol ada pada efisiensi dan kapasitas baterai. Jika model sebelumnya memiliki jarak tempuh maksimum 830 km, versi terbaru diklaim mampu mencapai 902 km.
Angka itu menempatkan SU7 terbaru sebagai salah satu mobil listrik dengan daya jelajah sangat panjang di segmennya. Bagi konsumen, jarak tempuh besar menjadi faktor penting karena dapat mengurangi kekhawatiran saat berkendara jarak jauh.
Xiaomi juga meningkatkan kemampuan pengisian dayanya. Pada model sebelumnya, pengisian selama 15 menit disebut cukup untuk menambah jarak tempuh 510 km, sedangkan versi baru naik menjadi 670 km dalam durasi yang sama.
Perbaikan ini relevan di tengah persaingan pasar kendaraan listrik yang kini tidak hanya soal desain dan fitur hiburan. Produsen juga berlomba menghadirkan baterai lebih efisien, waktu isi daya lebih singkat, dan sistem bantuan berkendara yang lebih maju.
Tenaga Lebih Besar dan Teknologi Lebih Lengkap
Selain baterai, Xiaomi menyuntik peningkatan performa pada varian tertinggi SU7 terbaru. Tenaga maksimum kini diklaim mencapai 690 dk, naik dari model sebelumnya yang berada di angka 673 dk.
Kenaikan tenaga itu memberi sinyal bahwa Xiaomi tidak hanya mengejar efisiensi. Merek ini juga tetap menjaga karakter performa untuk menarik konsumen yang menginginkan sedan listrik bertenaga besar.
Fitur keselamatan dan bantuan berkendara turut diperluas. Kini LiDAR dan Xiaomi HAD tersedia di seluruh varian, sebuah perubahan penting karena teknologi ini sebelumnya tidak selalu hadir merata pada setiap trim.
Sistem ADAS juga disebut memakai computing power versi terbaru. Xiaomi menambahkan dua airbag serta door lock backup power untuk meningkatkan aspek keselamatan aktif dan pasif.
Ubahan Desain Tidak Radikal
Secara visual, Xiaomi SU7 terbaru masih mempertahankan garis desain yang mirip model sebelumnya. Penyegaran hanya terlihat pada beberapa detail, seperti bumper depan, ukuran roda, dan model pelek.
Strategi ini lazim dilakukan pada model facelift. Pabrikan biasanya mempertahankan identitas desain utama sambil memusatkan pembaruan pada teknologi, efisiensi, dan fitur yang lebih dibutuhkan konsumen saat ini.
Bagi pasar, pendekatan seperti ini bisa menjadi nilai tambah. Konsumen tetap mendapat tampilan yang sudah dikenal, tetapi dengan paket teknologi yang lebih mutakhir.
Fitur Kabin Masih Jadi Andalan
Di dalam kabin, SU7 terbaru masih membawa perangkat yang sebelumnya sudah menjadi daya tarik. Mobil ini tetap dibekali layar kontrol pusat 16,1 inci dengan resolusi 3K.
Selain itu, tersedia panel instrumen 7,1 inci dan dua layar untuk penumpang yang berupa Xiaomi Pad. Sistem navigasi, Xiaomi Pilot, dua chip Nvidia Orin-X, serta HyperOS dengan Qualcomm Snapdragon 8295 juga masih menjadi bagian dari paket teknologi kendaraan ini.
Kombinasi tersebut menunjukkan Xiaomi tetap mengandalkan integrasi ekosistem digital sebagai pembeda utama. Ini sejalan dengan posisi perusahaan yang datang dari industri teknologi konsumen sebelum masuk ke pasar otomotif.
Poin Penting Xiaomi SU7 Terbaru
- Jadwal rilis resmi di China pada Kamis.
- Harga prebook mulai dari 229.900 yuan.
- Jarak tempuh maksimum naik menjadi 902 km.
- Pengisian 15 menit diklaim menambah hingga 670 km.
- Tenaga varian tertinggi mencapai 690 dk.
- LiDAR dan Xiaomi HAD hadir di seluruh varian.
- Tambahan dua airbag dan door lock backup power.
Peluncuran SU7 terbaru juga akan menjadi ujian penting bagi Xiaomi di industri otomotif. Setelah model awal mendapat sorotan besar, versi penyegaran ini harus membuktikan bahwa Xiaomi mampu bergerak cepat dalam memperbarui produk sesuai kebutuhan pasar.
Dengan harga awal yang tetap agresif, jarak tempuh lebih jauh, serta peningkatan performa dan teknologi, SU7 terbaru berpotensi memperkuat posisi Xiaomi di pasar mobil listrik China. Fokus terbesar publik kini tertuju pada peluncuran resminya, termasuk detail varian, spesifikasi akhir, dan respons pasar setelah penjualan dibuka penuh.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: oto.detik.com








