
BMW dikabarkan akan menghentikan produksi i4, salah satu mobil listrik terpopuler mereka, pada tahun depan. Keputusan ini muncul setelah perusahaan meluncurkan model baru i3 yang menawarkan teknologi lebih canggih.
BMW i4 pertama kali diperkenalkan pada 2021 dan langsung mendapat sambutan positif, terutama di Amerika Serikat. Pada 2024, angka penjualan i4 mencapai 23.403 unit, meski turun menjadi 20.114 unit saat insentif pajak federal berkurang.
Performa dan Popularitas BMW i4
Model i4 tidak hanya diminati oleh penggemar kendaraan ramah lingkungan, melainkan juga oleh pecinta performa tinggi. BMW i4 M60, varian tercepat, mampu menghasilkan tenaga hingga 593 hp dan akselerasi 0-96 km/jam hanya dalam 3,6 detik. Jarak tempuh ideal mencapai 447 km, walau penggunaan pelek 20 inci membuat jarak tempuh turun menjadi 373 km.
Keberhasilan i4 juga tercermin dari statusnya sebagai BMW M terlaris selama periode 2022 hingga 2024. Ini menunjukkan bahwa model tersebut dipercaya tidak hanya sebagai mobil listrik, tetapi juga sebagai kendaraan performa tinggi yang menjanjikan.
Alasan Penghentian Produksi i4
Menurut laporan dari Autocar dan pernyataan anggota dewan BMW Jochen Goller, penghentian i4 adalah bagian dari siklus bisnis otomotif. Goller menjelaskan bahwa model lama memang akan digantikan oleh model baru seiring perkembangan teknologi dan tren pasar.
BMW berencana melanjutkan pengembangan seri 4 yang akan hadir dalam varian bensin serta listrik. Ini menandakan strategi perusahaan untuk tetap menyediakan opsi kendaraan listrik sekaligus mempertahankan model konvensional.
Melangkah Dengan BMW i3 Baru
BMW i3 generasi terbaru membawa teknologi terobosan dengan arsitektur listrik 800 volt. Mobil ini mendukung pengisian daya cepat DC hingga 400 kW, memungkinkan pengisian lebih singkat dan efisien. Tenaga yang dihasilkan mencapai 463 hp dengan torsi puncak 645 Nm.
Jarak tempuh i3 50 xDrive juga semakin impresif, diperkirakan mencapai 708 km menurut standar EPA. Fitur dan teknologi ini memposisikan i3 sebagai model unggulan BMW dalam segmen kendaraan listrik masa depan.
Perbandingan Singkat i4 dan i3
| Fitur | BMW i4 M60 | BMW i3 50 xDrive |
|---|---|---|
| Tenaga | 593 hp | 463 hp |
| Akselerasi 0-96 km/jam | 3,6 detik | Tidak disebutkan |
| Jarak Tempuh | 447 km (standar) | 708 km (EPA estimasi) |
| Teknologi Pengisian | Standar EV | 400 kW DC Fast Charging |
| Arsitektur | Konvensional | 800 Volt |
Penurunan produksi i4 menandai perubahan besar dalam strategi BMW yang menyesuaikan diri dengan inovasi dan preferensi pasar terbaru. Peluncuran i3 yang mutakhir memperlihatkan komitmen BMW untuk mengutamakan teknologi efisiensi tinggi dan jangkauan lebih luas.
Meskipun demikian, banyak penggemar merasakan kehilangan terhadap i4, karena mobil tersebut mampu memadukan aspek sporty dan elektrifikasi. Namun, dengan peralihan ke i3 dan pengembangan varian seri 4 baru, BMW menegaskan posisinya sebagai pemain utama dalam industri kendaraan listrik yang terus berkembang.
Kedepannya, monitor perkembangan dari BMW sangat penting untuk melihat bagaimana perusahaan mengintegrasikan teknologi terbaru sambil mempertahankan kekuatan merek yang sudah dikenal luas. BMW tetap berupaya menawarkan inovasi yang memenuhi kebutuhan konsumennya di era mobilitas listrik.
Source: www.carscoops.com








