Spesifikasi Yamaha Aerox 155, Mesin VVA 15 PS dan Bodi Besar dalam Satu Tarikan

Yamaha Aerox 155 menjadi salah satu skuter matik yang paling sering dicari karena menawarkan mesin 155 cc, tampilan agresif, dan fitur yang mendekati karakter motor sport. Model ini masuk keluarga MAXI Yamaha, sehingga bodinya terlihat lebih besar dan berisi dibanding skutik harian pada umumnya.

Bagi pembaca yang mencari spesifikasi Yamaha Aerox 155, fokus utamanya ada pada performa mesin, dimensi yang menunjang kestabilan, serta fitur modern untuk penggunaan harian. Data dari artikel referensi menunjukkan Aerox 155 menggabungkan tenaga 11,3 kW, torsi 13,9 Nm, dan teknologi Variable Valve Actuation untuk menjaga respons di berbagai putaran mesin.

Mesin 155 cc dengan karakter bertenaga

Yamaha Aerox 155 dibekali mesin 155 cc, 4 langkah, SOHC, satu silinder, dan berpendingin cairan. Konfigurasi ini membuat motor mampu menjaga suhu kerja lebih stabil saat dipakai untuk mobilitas padat maupun perjalanan menengah.

Artikel referensi mencatat tenaga maksimum motor ini mencapai sekitar 11,3 kW atau sekitar 15 PS pada 8.000 rpm. Torsi puncaknya berada di angka 13,9 Nm pada 6.500 rpm, angka yang cukup kuat untuk kelas skuter matik sporty.

Teknologi Variable Valve Actuation atau VVA menjadi nilai penting pada Aerox 155. Sistem ini berfungsi menjaga dorongan tenaga tetap terasa di putaran bawah hingga atas, sehingga akselerasi tidak mudah loyo saat motor diajak menyalip atau berakselerasi dari posisi diam.

Yamaha juga menyematkan teknologi Blue Core pada mesin Aerox 155. Pabrikan menjelaskan teknologi ini dirancang untuk menekan konsumsi bahan bakar tanpa mengorbankan performa, sehingga motor tetap efisien untuk pemakaian harian.

Sistem suplai bahan bakarnya sudah memakai Fuel Injection. Dengan pembakaran yang lebih presisi, respons mesin terasa lebih cepat dan emisi gas buang juga lebih terkendali dibanding sistem karburator konvensional.

Tenaga mesin disalurkan lewat transmisi otomatis V-belt. Karakter transmisinya mendukung akselerasi yang halus dan praktis, terutama saat dipakai di jalan kota yang sering menghadapi pola stop and go.

Dimensi besar, tampil lebih gagah

Salah satu daya tarik Yamaha Aerox 155 terletak pada proporsi bodinya yang besar. Berdasarkan data referensi, motor ini memiliki panjang sekitar 1.980 mm, lebar 700 mm, dan tinggi 1.150 mm.

Jarak sumbu rodanya mencapai 1.350 mm. Angka ini mendukung kestabilan saat motor melaju pada kecepatan lebih tinggi atau ketika harus bermanuver di jalan yang tidak sepenuhnya rata.

Tinggi jok Aerox 155 berada di kisaran 790 mm. Posisi ini masih tergolong ramah untuk banyak pengendara di Indonesia, meski tetap memberi kesan duduk yang sporty dan lebih tinggi dibanding beberapa skutik kompak.

Bobot motor berada di rentang 122–125 kg tergantung variannya. Bobot tersebut membuat Aerox 155 terasa cukup padat, namun masih seimbang untuk penggunaan harian dan tetap mendukung pengendalian.

Kapasitas tangki bahan bakarnya mencapai 5,5 liter. Ukuran tangki ini memberi nilai tambah untuk pemakaian komuter karena pengendara tidak perlu terlalu sering berhenti untuk mengisi bensin.

Kaki-kaki dan pengereman

Yamaha Aerox 155 menggunakan rangka underbone. Struktur ini dikenal ringan namun tetap kuat, sehingga mendukung kelincahan sekaligus menjaga kestabilan motor saat dikendarai.

Pada bagian depan, motor ini memakai suspensi teleskopik. Sementara itu, suspensi belakang menggunakan tipe unit swing yang membantu menjaga kenyamanan ketika melintasi permukaan jalan bergelombang.

Ukuran ban depan Aerox 155 adalah 110/80-14. Ban belakangnya lebih lebar, yakni 140/70-14, sehingga memberikan grip yang lebih baik saat menikung dan saat motor dipacu dalam kecepatan lebih tinggi.

Untuk pengereman, Yamaha memasang rem cakram di depan dan rem tromol di belakang. Pada varian tertentu, tersedia sistem ABS yang memberikan tambahan rasa aman saat pengereman mendadak di permukaan jalan yang licin.

Fitur modern untuk kebutuhan harian

Aerox 155 tidak hanya mengandalkan mesin besar dan desain agresif. Yamaha juga melengkapinya dengan sejumlah fitur yang relevan untuk pengendara masa kini, terutama pengguna yang menginginkan kombinasi gaya dan fungsi.

Lampu depan dan belakang sudah menggunakan sistem LED. Pencahayaan jenis ini umumnya lebih terang dan efisien, sekaligus memperkuat kesan modern pada desain motor.

Panel instrumennya memakai speedometer full digital. Tampilan ini memudahkan pengendara membaca informasi kendaraan secara cepat, termasuk saat berkendara di lalu lintas padat.

Fitur Smart Motor Generator ikut disematkan pada model ini. Teknologi tersebut membuat suara starter terdengar lebih halus, sehingga proses menyalakan mesin terasa lebih modern dan minim getaran kasar.

Aerox 155 juga dibekali Stop and Start System. Fitur ini bekerja mematikan mesin sementara saat motor berhenti, lalu menyalakannya kembali ketika gas diputar, dengan tujuan membantu efisiensi bahan bakar.

Ringkasan spesifikasi Yamaha Aerox 155

  1. Mesin: 155 cc, 4 langkah, SOHC, 1 silinder, pendingin cairan.
  2. Tenaga maksimum: sekitar 11,3 kW atau sekitar 15 PS pada 8.000 rpm.
  3. Torsi maksimum: 13,9 Nm pada 6.500 rpm.
  4. Teknologi mesin: VVA, Blue Core, Fuel Injection.
  5. Transmisi: otomatis V-belt.
  6. Dimensi: panjang 1.980 mm, lebar 700 mm, tinggi 1.150 mm.
  7. Jarak sumbu roda: 1.350 mm.
  8. Tinggi jok: sekitar 790 mm.
  9. Berat: 122–125 kg tergantung varian.
  10. Tangki bahan bakar: 5,5 liter.
  11. Ban: depan 110/80-14, belakang 140/70-14.
  12. Rem: cakram depan, tromol belakang, ABS pada varian tertentu.

Dengan spesifikasi tersebut, Yamaha Aerox 155 menempati posisi menarik di segmen skutik sporty. Motor ini menawarkan perpaduan tenaga yang kuat, desain tajam, dimensi besar, dan fitur modern yang membuatnya relevan untuk pengendara yang menginginkan rasa berkendara lebih agresif tanpa meninggalkan kepraktisan skuter matik.

Berita Terkait

Back to top button