
BYD Atto 3 kini hadir dengan konfigurasi penggerak roda belakang (RWD), berbeda dari model sebelumnya yang menggunakan penggerak roda depan. Informasi ini terungkap dari dokumen pengajuan resmi ke Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT).
Versi terbaru SUV listrik kompak ini memiliki desain yang lebih besar dan lebih segar dibandingkan generasi sebelumnya. Atto 3 RWD dibekali motor listrik di bagian belakang dengan tenaga yang tersedia dalam dua varian, yaitu 200 kW dan 240 kW.
Motor ini berupa permanent-magnet synchronous motor dengan kode TZ200XSBR, diproduksi oleh Zhengzhou BYD Auto. Penggunaan motor tunggal di roda belakang memberikan sensasi berkendara yang berbeda dengan model lama, berpotensi meningkatkan dinamika dan responsivitas SUV listrik ini.
Sumber energi BYD Atto 3 masih mengandalkan baterai lithium iron phosphate (LFP) yang dipasok oleh divisi baterai BYD, FinDreams Battery. Komponen sel baterai diproduksi di Wenzhou dan dirakit di Changsha oleh FinDreams Battery. Meski kapasitas baterai belum diungkap secara resmi, penggunaan LFP diperkirakan menjaga daya tahan dan keamanan baterai.
Dokumen MIIT juga mengungkapkan bahwa kecepatan maksimum Atto 3 RWD mencapai 190 km/jam. Ini menjadi salah satu klaim performa yang cukup impresif untuk kelas SUV listrik kompak.
Peningkatan pada perangkat driver-assistance system turut disematkan pada varian terbaru ini. Sensor tambahan seperti lidar di atap, radar depan, serta kamera di bagian fender menjadi opsi meningkatkan kemampuan keselamatan dan kenyamanan berkendara. Namun, rincian tentang platform komputasi yang mengelola sistem bantuan ini belum diungkap.
Media China, IT-Home, menginformasikan bahwa model baru ini berpotensi mengadopsi Blade Battery generasi kedua yang mampu mendukung teknologi pengisian cepat alias flash-charging. Klaimnya, baterai ini mampu mengisi daya dari 10% hingga 70% hanya dalam waktu lima menit. Namun, informasi ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh MIIT.
Kendaraan ini memiliki bobot kosong 1.690 kg dengan gross vehicle weight mencapai 2.115 kg. Penyematan bobot yang cukup ringan untuk kelasnya menjadi nilai tambah dalam efisiensi tenaga dan pengendalian mobil.
Dari sisi desain eksterior, terdapat sejumlah penyegaran menarik:
1. Fascia depan kini menggunakan panel bergaya grille berwarna silver.
2. Lampu depan tampil lebih ramping dan modern.
3. Bumper bawah memiliki lubang pendingin vertikal serta intake udara yang diberi desain atraktif.
4. Ukuran roda tersedia dalam varian 18 inci dan 19 inci.
5. Handle pintu semi-hidden yang meningkatkan estetika bodi.
6. Pilihan warna bodi dengan varian two-tone.
7. Lampu belakang didesain baru dengan panel memanjang dan lampu rem atas model split.
8. Rear wiper tetap dipertahankan pada kaca belakang untuk menunjang visibilitas saat hujan.
Perubahan ini menunjukkan BYD terus berupaya meningkatkan kualitas dan daya tarik Atto 3 agar tetap kompetitif di pasar SUV listrik yang kian ketat.
Secara keseluruhan, Atto 3 generasi baru yang berpenggerak roda belakang menandai langkah pengembangan teknologi BYD dalam merancang mobil listrik dengan fokus pada performa dan inovasi baterai. Dengan update desain dan fitur canggih, model ini siap menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan mobil listrik kompak dengan performa lebih sporty dan efisiensi tinggi.
Meskipun detail lengkap seperti kapasitas baterai dan harga resmi belum diumumkan, eksistensi BYD Atto 3 terbaru tetap layak menjadi perhatian bagi para penggemar otomotif listrik dan pencari kendaraan ramah lingkungan yang dinamis. Pembaruan pada sistem bantuan pengemudi juga menjadi bukti peningkatan teknologi keselamatan yang menyertai transformasi model ini.









