Harga Maung Garuda Prabowo Terkuak, Rp 700 Juta hingga Rp 1 Miliar?

Harga Maung Garuda yang dipakai Presiden Prabowo Subianto akhirnya terungkap ke publik. Kendaraan taktis buatan PT Pindad itu disebut dibanderol sekitar Rp 700 juta untuk versi standar, sedangkan versi dengan perlindungan antipeluru dan fitur keamanan tambahan berada di kisaran Rp 1 miliar.

Informasi harga itu penting karena selama ini beredar dugaan bahwa Maung Garuda memiliki banderol lebih dari Rp 1,5 miliar. Pernyataan langsung dari Prabowo lalu menjadi rujukan utama yang menjawab rasa penasaran publik soal nilai mobil kepresidenan buatan dalam negeri tersebut.

Harga Maung Garuda yang Dipakai Prabowo

Prabowo mengungkap kisaran harga kendaraan itu saat berbicara kepada awak media di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa Maung MV3 Garuda buatan Indonesia jauh lebih murah dibanding sejumlah mobil dinas pejabat daerah.

“ Saya Presiden Indonesia. Saya pakai mobil Maung buatan Indonesia. Harganya Rp 700 juta itu. Mungkin karena ini presiden, ada antipeluru, mungkin jadi Rp 1 miliar. Tapi tidak sampai Rp 8 miliar,” ujar Prabowo, dikutip dari artikel referensi.

Pernyataan itu sekaligus meluruskan asumsi harga yang sebelumnya berkembang. Jika mengacu pada penjelasan tersebut, varian dasar Maung MV3 Garuda berada di level Rp 700 jutaan, sementara unit yang disiapkan untuk kebutuhan kepala negara mengalami penyesuaian spesifikasi sehingga nilainya naik.

Prabowo juga membandingkan harga kendaraan itu dengan pengadaan mobil dinas kepala daerah yang menurutnya bisa mencapai Rp 8 miliar. Perbandingan tersebut digunakan untuk menekankan pesan efisiensi dalam penggunaan kendaraan dinas pejabat negara.

Mengapa Harganya Bisa Naik Jadi Rp 1 Miliar

Kenaikan harga dari versi standar ke versi kepresidenan berkaitan dengan penambahan perlindungan. Salah satu fitur utama yang disebut adalah sistem antipeluru, termasuk material bodi dan kaca dengan standar proteksi khusus.

PT Pindad menempatkan aspek keamanan sebagai prioritas dalam pengembangan MV3 Garuda Limousine. Bodi kendaraan menggunakan composite armor yang diklaim mampu menahan tembakan amunisi kaliber 7,62 x 51 mm NATO dan 5,56 x 45 mm M193.

Kaca kendaraan juga disebut memakai standar antipeluru level B5/B6. Selain itu, mobil dibekali ban 21 inci tipe Run Flat Tyre yang memungkinkan kendaraan tetap melaju meski ban mengalami kebocoran.

Fitur-fitur tersebut lazim membuat harga kendaraan khusus meningkat dibanding model standar. Karena itu, penjelasan bahwa unit presiden menyentuh kisaran Rp 1 miliar masih dinilai masuk akal dalam konteks spesifikasi keamanan yang dibutuhkan kepala negara.

Spesifikasi Singkat Maung MV3 Garuda Limousine

Maung yang digunakan Prabowo bukan sekadar kendaraan operasional biasa. Model ini merupakan pengembangan terbaru dari keluarga MV3, dengan desain yang disebut disesuaikan untuk kebutuhan presiden serta mencerminkan karakter nasional.

Berikut data utama yang terungkap dari artikel referensi:

  1. Nama model: MV3 Garuda Limousine.
  2. Panjang: 5,05 meter.
  3. Lebar: 2,06 meter.
  4. Tinggi: 1,87 meter.
  5. Bobot: 2,95 ton.
  6. Tenaga mesin: 199 dk.
  7. Transmisi: otomatis delapan percepatan.
  8. Kecepatan maksimum: 100 km/jam.

Dengan dimensi besar dan bobot nyaris 3 ton, mobil ini memang dirancang untuk stabilitas serta proteksi. Kecepatan puncaknya tidak dibuat terlalu tinggi, namun dianggap cukup untuk mendukung mobilitas presiden dalam perjalanan dinas domestik.

Bukan Sekadar Mobil Dinas

Kemunculan Maung Garuda dalam sejumlah agenda kerja Prabowo memberi pesan simbolik yang kuat. Kendaraan ini menunjukkan bahwa produk industri pertahanan nasional dapat tampil sebagai kendaraan resmi kepala negara.

Dari sisi citra, penggunaan Maung Garuda juga mempertegas dukungan terhadap produk strategis dalam negeri. Apalagi kendaraan ini diproduksi oleh PT Pindad, perusahaan BUMN yang selama ini dikenal lewat pengembangan alat utama sistem persenjataan dan kendaraan taktis.

Penggunaan mobil buatan lokal oleh presiden juga menjadi sorotan karena berbeda dari kebiasaan penggunaan kendaraan impor untuk level pejabat tinggi negara. Hal itu membuat pembahasan soal harga Maung Garuda menarik perhatian lebih luas, bukan hanya di kalangan otomotif tetapi juga publik umum.

Harga yang Jadi Sorotan Publik

Ada beberapa alasan mengapa harga Maung Garuda ramai dibicarakan. Pertama, statusnya sebagai kendaraan presiden membuat publik ingin tahu apakah anggaran yang dipakai sebanding dengan spesifikasi dan fungsi pengamanannya.

Kedua, muncul dugaan sebelumnya bahwa mobil ini bernilai jauh lebih tinggi. Setelah Prabowo menyebut angka Rp 700 juta untuk versi standar dan sekitar Rp 1 miliar untuk versi antipeluru, perhatian publik bergeser pada soal efisiensi dan perbandingannya dengan mobil dinas pejabat lain.

Dalam konteks itu, harga Maung Garuda menjadi sorotan bukan semata karena nominalnya. Nilai tersebut juga dibaca sebagai gambaran posisi produk otomotif pertahanan nasional yang kini mampu memenuhi kebutuhan mobilitas dan keamanan pemimpin negara dengan banderol yang disebut masih di bawah sejumlah kendaraan dinas mewah di level pemerintahan daerah.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: oto.detik.com

Berita Terkait

Back to top button