
Gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 berhasil mencatat transaksi hingga Rp9,5 triliun selama penyelenggaraannya. Acara yang berlangsung selama sekitar 11 hari ini menunjukkan peningkatan jumlah transaksi dibandingkan IIMS tahun sebelumnya.
Project Manager IIMS, Rudi MF, menyatakan bahwa transaksi mobil berbahan bakar bensin meningkat sekitar 15%. Namun, kenaikan paling mencolok terjadi pada penjualan mobil listrik (EV) yang melonjak hingga 30%. Hal ini menunjukkan tren positif dalam adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
Dominasi Penjualan Mobil Listrik dan Plug-in Hybrid
Dari total transaksi yang terjadi, lebih dari 90% berasal dari segmen kendaraan roda empat. Rudi menyebutkan bahwa penjualan mobil listrik dan Plug-in Hybrid (PHEV) di IIMS 2026 menyumbang lebih dari 40% dari total penjualan mobil. Angka ini hampir menyamai penjualan kendaraan berbahan bakar bensin yang mencatat di bawah 50%.
Perbandingan dengan IIMS sebelumnya memperlihatkan kenaikan signifikan dalam proporsi penjualan mobil listrik. Tahun sebelumnya, EV hanya mengisi sekitar 36% dari total penjualan mobil di pameran. Kenaikan ini menunjukkan pergeseran minat konsumen ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan dan teknologi tinggi.
Pertumbuhan Segmen Roda Dua dan Aftermarket
Selain kendaraan roda empat, segmen roda dua juga menunjukkan peningkatan yang signifikan pada IIMS 2026. Penjualan motor tercatat naik hingga 65% dibandingkan tahun sebelumnya. Rudi juga mengonfirmasi adanya peningkatan di sektor aftermarket yang mendukung kebutuhan konsumen terhadap aksesoris dan modifikasi kendaraan.
Peningkatan di segmen roda dua dan aftermarket ini sekaligus memperkuat posisi IIMS sebagai platform utama yang mengakomodasi tren otomotif terkini dan kebutuhan beragam konsumen Indonesia.
Proyeksi dan Agenda Selanjutnya
IIMS 2026 bukanlah akhir dari rangkaian acara Indonesia International Motor Show. Penyelenggaraan seri IIMS akan terus berlangsung di beberapa kota di Indonesia sebagai bagian dari upaya mendekatkan industri otomotif kepada masyarakat luas. Gelaran utama berikutnya, IIMS 2027, dijadwalkan pada 6-16 Mei, dengan harapan dapat terus menggenjot pertumbuhan transaksi otomotif nasional.
Data Kunci Transaksi dan Peningkatan
- Total transaksi IIMS 2026: Rp9,5 triliun
- Kenaikan transaksi mobil bensin: +15% dibandingkan IIMS 2025
- Kenaikan transaksi mobil listrik (EV): +30% dibandingkan IIMS 2025
- Kontribusi EV dan PHEV dalam total penjualan mobil: >40%
- Kontribusi mobil bensin dalam total penjualan mobil: <50%
- Pertumbuhan penjualan motor: +65%
- Peningkatan sektor aftermarket juga signifikan
Kenaikan signifikan dalam penjualan mobil listrik dan Plug-in Hybrid di IIMS 2026 menjadi indikator kuat bahwa masyarakat mulai mengadopsi teknologi kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Tren ini berpotensi berlanjut di masa depan seiring pemerintah dan industri otomotif terus mendorong transformasi menuju ekosistem mobilitas berkelanjutan.
Secara keseluruhan, data transaksi dan tren penjualan yang muncul dari IIMS 2026 mencerminkan dinamika pasar otomotif Indonesia yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan konsumen. Peningkatan signifikan dalam penjualan EV dan PHEV menunjukkan bahwa kendaraan ramah lingkungan semakin diterima dan diminati oleh masyarakat.









