Toyota resmi meluncurkan Hilux Travo-e pada Bangkok Motor Show sebagai bagian dari strategi elektrifikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar regional. Mobil double cabin berbasis kendaraan listrik (BEV) ini dibanderol dengan harga sekitar Rp770 jutaan. Peluncuran ini menandai langkah Toyota mendekatkan visi netralitas karbon dengan tetap mempertahankan karakter tangguh dari Hilux yang sudah dikenal luas.
Hilux Travo-e menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 59,2 kWh yang dipasang di bagian bawah kendaraan. Penempatan ini memaksimalkan ruang rangka dan menjaga keseimbangan bobot. Dengan teknologi eAxle yang efisien, Toyota mengklaim mobil ini dapat menempuh jarak lebih dari 300 kilometer hanya dengan satu kali pengisian daya. Ini merupakan pencapaian signifikan untuk double cabin listrik, mengingat karakter penggunaannya yang biasanya berat dan medan yang menantang.
Performa dan Teknologi Penggerak
Toyota mengintegrasikan dua motor listrik pada Hilux Travo-e; satu di depan dan satu di belakang, menghasilkan tenaga total 144 kW atau setara 196 PS. Torsi motor depan sebesar 205 Nm dan motor belakang 269 Nm menjamin responsivitas dan tenaga yang kuat. Sistem penggerak 4WD disertai mode berkendara khusus seperti Dirt, Sand, Mud, Rock, dan Mogul, memastikan mobil dapat melibas berbagai kondisi medan off-road dengan stabilitas tinggi.
Teknologi eAxle berdaya tinggi yang digunakan di setiap sumbu didukung sistem kontrol canggih. Hal ini memastikan traksi optimal dan pengendalian maksimal di medan sulit, menegaskan Toyota tetap mengedepankan aspek ketangguhan khas Hilux meskipun sudah bertransformasi menjadi kendaraan listrik.
Interior dan Fitur Modern
Toyota mengusung konsep desain "robust simplicity" pada interior Hilux Travo-e. Konsep ini mengutamakan kesederhanaan dengan nuansa tangguh, namun tetap modern dan fungsional. Kabin dirancang lapang dengan material yang kokoh, tanpa tambahan elemen yang berlebihan, memenuhi kebutuhan nyata pengguna double cabin.
Salah satu fitur andalan adalah head unit layar sentuh besar berukuran 12,3 inci yang mendukung Apple CarPlay dan Android Auto secara nirkabel. Panel instrumen digital seukuran dan sistem transmisi shift-by-wire memberikan sentuhan futuristik sekaligus kemudahan pengoperasian. Sistem electric power steering menjamin kemudahan pengendalian dengan presisi dan ringan.
Keselamatan dengan Struktur Bodi GOA
Toyota mempertahankan standar keselamatan tinggi melalui penerapan struktur bodi GOA (Global Outstanding Assessment). Kerangka ini dirancang kokoh dan mampu menyerap energi benturan secara efisien, mengalihkan dampak supaya tidak mengenai kabin penumpang. Struktur tersebut meminimalkan risiko cedera saat terjadi kecelakaan.
Fitur keselamatan lainnya meliputi enam airbag, Blind Spot Monitor, Panoramic View Monitor, serta sistem bantuan berkendara seperti Pre-Collision System, Lane Departure Alert, dan Automatic High Beam. Dengan beragam fitur tersebut, Hilux Travo-e memberikan perlindungan maksimal kepada pengemudi dan penumpang.
Dimensi dan Kemampuan Angkut
Secara dimensi, Hilux Travo-e mempertahankan ukuran besar khas double cabin. Panjang total mencapai 5.320 mm, lebar 1.855 mm, tinggi 1.800 mm, dan jarak sumbu roda 3.085 mm. Dimensi ini menjamin kabin yang lapang serta kemampuan angkut barang yang handal, sesuai karakter asli kendaraan model kuda beban.
Baterai yang dipasang di bawah rangka juga membantu menjaga pusat gravitasi rendah sehingga meningkatkan stabilitas berkendara, terutama saat melibas trek off-road. Kemampuan kombinasi kekuatan mekanik dan elektrifikasi membuat Hilux Travo-e siap menghadapi kebutuhan pengguna di pasar Thailand.
Komitmen Toyota untuk Pasar Thailand dan Elektrifikasi
Toyota berkomitmen melanjutkan ekspansi produk elektrifikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Peluncuran Hilux Travo-e merupakan bagian dari strategi "Multi Pathway" yang mengakomodasi kondisi energi dan karakter konsumen di masing-masing negara. Versi Hilux FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle) juga direncanakan akan hadir pada 2028.
Menurut Noriaki Yamashita, Presiden Toyota Motor Thailand, kehadiran Hilux Travo dan Hilux Travo-e memperkuat posisi Toyota dalam industri otomotif Thailand. Kedua model mendapatkan respons positif dari konsumen lokal dan mendongkrak pangsa pasar segmen pickup hingga 48,7 persen pada tahun lalu. Hal ini menjadikan Toyota sebagai pemain utama di pasar kendaraan niaga di negara tersebut.
Peluncuran Hilux Travo-e memperlihatkan bagaimana Toyota menggabungkan tradisi ketangguhan kendaraan pickup dengan inovasi elektrifikasi. Model ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan yang tetap tangguh serta mampu memenuhi tuntutan konsumen di pasar Asia Tenggara.
Source: carvaganza.com