RoboSense Raih Laba Kuartal Pertama, Ledakan Penjualan LiDAR Robotik Buktikan Dominasi Baru

RoboSense mencatatkan laba kuartalan pertama yang menandai momentum besar dalam pertumbuhan bisnis LiDAR untuk robotika dan kendaraan listrik. Perusahaan asal Shenzhen ini berhasil meraih laba bersih sebesar 103,7 juta yuan atau sekitar 15 juta dolar pada kuartal keempat 2025, menurut laporan keuangan yang dirilis baru-baru ini.

Lonjakan penjualan produk LiDAR robotika menjadi faktor utama di balik keberhasilan tersebut. Pengiriman LiDAR untuk robotika meningkat drastis hingga 2.565,1% secara tahunan, mencapai rekor 221.200 unit dalam kuartal terakhir tersebut. Angka ini hampir menyamai volume pengiriman LiDAR ADAS (Advanced Driver Assistance System) yang berjumlah 238.400 unit.

Pendapatan dan Margin yang Menguat

Pendapatan kuartalan RoboSense mengalami kenaikan 46,1% dibanding tahun sebelumnya, mencapai 750,7 juta yuan. Optimisasi komposisi produk membantu perusahaan meningkatkan margin kotor secara signifikan, dari 22,1% menjadi 28,5%. Pencapaian ini menggambarkan efisiensi produksi dan strategi penjualan yang berhasil mengangkat profitabilitas perusahaan.

Divisi robotika memberikan kontribusi yang sangat besar dengan pendapatan sebesar 346,7 juta yuan pada kuartal tersebut. Pendapatan ini hampir setengah dari total pendapatan perusahaan selama periode tersebut, memperlihatkan peranan vital bisnis robotika dalam pertumbuhan RoboSense.

Kompetisi Ketat dengan Rival Domestik

RoboSense juga bersaing ketat dengan Hesai, rival utama asal Tiongkok dalam industri LiDAR. Hesai baru saja melaporkan pencapaian profit tahunan pertama dengan pendapatan bersih 435,9 juta yuan untuk tahun 2025. Meskipun demikian, RoboSense unggul dalam segmen bisnis robotika dengan penjualan LiDAR sebanyak 303.000 unit selama 2025, angka ini lebih dari sebelas kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk keseluruhan tahun 2025, total pengiriman LiDAR RoboSense mencapai 912.000 unit, meningkat 67,6% secara tahunan. Namun, Hesai tetap memimpin pasar secara total dengan pengiriman lebih dari 1,6 juta unit di tahun yang sama.

Perluasan Kapasitas Produksi

Menanggapi permintaan yang terus meningkat secara global, RoboSense telah menyelesaikan perluasan kapasitas produksi hingga mampu memproduksi 4 juta unit per tahun. Langkah ini diambil agar perusahaan dapat memenuhi kebutuhan pasar yang terus tumbuh, khususnya pada produk robotika dan ADAS.

Proyeksi Bisnis di Tahun Mendatang

Memasuki 2026, RoboSense menargetkan bisnis ADAS dan robotikanya akan tumbuh secara berimbang dan berkelanjutan. Perusahaan optimistis peningkatan diversifikasi produk akan membantu menjaga tren pertumbuhan positif sekaligus memperkuat posisi kompetitif di pasar global.

Berbagai hasil positif yang dicatat RoboSense sejalan dengan tren industri sensor canggih untuk kendaraan otonom dan robotika, dimana permintaan teknologi LiDAR semakin tinggi untuk mendukung inovasi dan aplikasi baru. Dengan terus meningkatkan pengiriman produk dan memperluas kapasitas, RoboSense diyakini akan semakin memantapkan posisinya sebagai pemain utama di sektor LiDAR dunia.

Source: cnevpost.com

Terkait