CALB Mulai Produksi Massal Baterai Penerbangan, Siap Bakar Semangat Mobil Terbang Xpeng Tahun Ini

CALB telah memulai produksi massal baterai khusus untuk kendaraan terbang milik Aridge, anak perusahaan Xpeng yang mengembangkan eVTOL (Electric Vertical Takeoff and Landing). Langkah ini membuka jalan bagi Aridge untuk memulai produksi massal mobil terbang modular mereka, Land Aircraft Carrier, dengan kode X3-F, yang dijadwalkan diluncurkan dalam waktu dekat.

Baterai yang diproduksi oleh CALB ini memiliki standar keselamatan penerbangan yang sangat tinggi dan berperan sebagai sistem tenaga inti. Diproduksi di pabrik CALB di Chengdu, baterai ini menggunakan sel berteknologi tinggi dengan kandungan silikon dan nikel tinggi, menghasilkan densitas energi hingga 360 Wh/kg serta laju pelepasan daya maksimum 25C.

Keunggulan Baterai CALB untuk Kendaraan Terbang

Baterai ini telah melewati berbagai pengujian ketat untuk keamanan dan keandalan. Salah satu uji nyala baterai dalam jatuhan dari ketinggian 15,2 meter menunjukkan baterai tidak mengalami kebakaran, ledakan, maupun kebocoran. CALB menegaskan bahwa desain termal baterai juga memenuhi standar kelayakan udara untuk aplikasi penerbangan sipil.

Selain pengujian fisik, sebanyak lebih dari 100.000 sel baterai telah menjalani proses verifikasi menyeluruh agar mematuhi regulasi otomotif dan sertifikasi kelayakan penerbangan. Hal ini menjamin keamanan dan performa baterai saat diaplikasikan pada mobil terbang guna mendukung penerbangan listrik vertikal yang semakin populer di industri otomotif dan transportasi udara.

Aridge dan Ambisi Mobil Terbang Modular

Dibangun sejak 2013 dan resmi didirikan sebagai unit bisnis pada 2020, Aridge merupakan divisi teknologi milik Xpeng yang fokus pada kendaraan terbang elektrik. Dengan didukung oleh chairman dan CEO He Xiaopeng, perusahaan kini mempersiapkan peluncuran massal model Land Aircraft Carrier yang menggabungkan konsep modular dengan kemampuan lepas landas dan mendarat secara vertikal.

Target pasar dari kendaraan ini dapat memenuhi segmen premium dengan harga akhir yang tidak lebih dari 2 juta yuan (sekitar 290.000 dolar AS). Aridge berencana melaksanakan produksi dan pengiriman komersial mobil terbang ini dalam waktu dekat, yang berdampak pada transformasi transportasi urban serta konektivitas antarkota.

Posisi CALB di Pasar Baterai China

Di tengah persaingan sengit pasar baterai untuk kendaraan listrik di China, CALB berupaya memperkuat posisinya lewat inovasi di sektor teknologi tinggi seperti baterai untuk kendaraan terbang. Data dari China Automotive Battery Innovation Alliance (CABIA) menunjukkan bahwa pada Februari, CALB mencapai pangsa pasar domestik sekitar 6,00% dan berada di posisi ketiga untuk instalasi baterai kendaraan listrik.

Meskipun dikuasai oleh dua raksasa industri, CATL dan BYD, yang meraih pangsa pasar gabungan lebih dari 62%, langkah CALB dalam menggarap baterai penerbangan mampu membuka segmen baru dan memperluas portofolio bisnis mereka. Strategi ini dapat memperkokoh daya saing perusahaan dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar otomotif yang semakin kompleks.

Inovasi dan Dampak Jangka Panjang

Produksi baterai aviator CALB untuk Aridge mengindikasikan kemajuan industri baterai dan kendaraan terbang di China. Penggabungan teknologi baterai berkapasitas tinggi, efisiensi energi, serta standar keselamatan udara menjadi kunci terwujudnya ekosistem transportasi masa depan yang ramah lingkungan dan ekonomis.

Model modular Land Aircraft Carrier dapat menjadi pionir dalam transportasi yang mengatasi kemacetan serta mempercepat mobilitas udara perkotaan. Melalui kolaborasi strategis antara produsen baterai dan pengembang kendaraan terbang, pasar eVTOL di China maupun global diperkirakan mengalami percepatan pertumbuhan dalam beberapa tahun ke depan.

Dengan demikian, produksi massal baterai dari CALB untuk Xpeng Aridge merupakan sebuah tonggak penting dalam perkembangan mobilitas elektrik vertikal dan menunjukkan kesiapan teknologi China dalam mendukung kendaraan terbang komersial. Inovasi ini turut memberikan peluang baru di industri baterai serta memperluas batasan transportasi modern.

Source: cnevpost.com

Terkait