CarMax Jual Mobil Tanpa Hak Milik, Ribuan Pembeli Tersandera Berbulan-bulan

CarMax kembali menjadi sorotan setelah jaksa di California menyebut jaringan ritel mobil bekas itu berulang kali menunda dokumen kepemilikan kendaraan milik pelanggan. Akibatnya, ribuan pembeli disebut sudah membayar mobil, tetapi belum bisa membuktikan kepemilikan hukum selama berbulan-bulan.

Kasus ini memunculkan persoalan penting dalam transaksi mobil bekas, karena status legal kendaraan bukan hanya soal administrasi. Tanpa judul kepemilikan yang sah, pemilik baru tidak bisa menjual mobil, menjadikannya agunan, atau menunjukkan bukti kepemilikan yang valid saat dibutuhkan.

Apa yang dituduhkan jaksa

Dalam gugatan yang diselesaikan melalui putusan di Santa Clara County Superior Court pada 24 Maret, CarMax dituduh gagal mengajukan dokumen registrasi dan transfer judul ke DMV California dalam tenggat yang diwajibkan undang-undang negara bagian. Jaksa dari enam county menyebut pelanggaran itu terjadi ribuan kali sejak 2019.

Menurut aturan California, dealer wajib mengirim aplikasi transfer dalam waktu 30 hari setelah penjualan. Jika DMV menolak dokumen tersebut, dealer juga harus mengajukannya kembali dalam jangka waktu tertentu, dan kegagalan memenuhi prosedur ini dapat dianggap melanggar Unfair Competition Law serta aturan perlindungan konsumen.

Dampak langsung bagi pembeli

Masalah utama bagi konsumen bukan hanya keterlambatan administratif, melainkan hilangnya kepastian hukum atas kendaraan yang sudah dibayar lunas. Selama transfer belum sah di DMV, status kepemilikan masih menggantung dan pengguna mobil berada dalam posisi yang rentan.

Berikut dampak yang disebut dalam kasus ini:

  1. Pembeli tidak bisa membuktikan kepemilikan legal kendaraan.
  2. Mobil tidak dapat dijual kembali dengan normal.
  3. Kendaraan tidak bisa dipakai sebagai jaminan atau agunan.
  4. Konsumen harus menunggu berbulan-bulan untuk penyelesaian dokumen.

Dari sudut pandang perlindungan konsumen, kondisi ini membuat transaksi yang tampak selesai di showroom ternyata belum selesai secara hukum.

Nilai penyelesaian dan syarat baru

Sebagai bagian dari penyelesaian perkara, CarMax setuju membayar denda perdata sebesar $900,000. Perusahaan juga akan membayar $150,000 untuk biaya investigasi dan $50,000 untuk penegakan perlindungan konsumen.

Total penyelesaian itu mencapai $1.1 million, menurut pernyataan Kantor Jaksa Los Angeles County. Di luar pembayaran tersebut, CarMax juga harus mengubah cara menangani penjualan mobil bekas di California agar risiko keterlambatan dokumen tidak berulang.

Perubahan operasional yang diwajibkan

Penyelesaian kasus ini tidak berhenti pada pembayaran uang. CarMax juga diwajibkan menjalankan sejumlah langkah kepatuhan baru yang dirancang untuk memperketat proses internal.

Syarat baru Isi kebijakan
Sales hold Mobil tanpa judul yang jelas harus ditahan dari penjualan
Pemeriksaan kendaraan Smog check dan VIN verification harus selesai sebelum penjualan
Tenaga kerja Perusahaan harus menjaga jumlah staf yang cukup untuk memproses dokumen
Pengawasan Seorang manajer senior ditunjuk untuk memantau kepatuhan

Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa regulator menilai masalahnya bukan sekadar keterlambatan teknis. Mereka ingin sistem yang mencegah mobil keluar dari dealer sebelum seluruh proses kepemilikan siap diproses secara hukum.

Respons CarMax dan konteks industri

CarMax menyatakan telah menyelesaikan perkara perdata ini tanpa mengakui kesalahan. Dalam pernyataannya, perusahaan menyebut periode yang tercakup dalam kasus ini juga beririsan dengan masa pandemi COVID-19, ketika layanan judul kendaraan di industri otomotif terdampak oleh penutupan DMV, perubahan proses, antrean pihak ketiga, dan berkurangnya staf.

Perusahaan juga mengatakan telah memperkuat sistem, proses, dan pengawasan internal untuk mendukung pengiriman titel yang tepat waktu. Meski demikian, kasus ini menegaskan bahwa reputasi dealer besar tidak otomatis menjamin kelancaran dokumen bagi konsumen.

Bagi pembeli mobil bekas, kasus CarMax menjadi pengingat bahwa tanda tangan kontrak dan pembayaran di kasir belum selalu berarti kepemilikan legal sudah aman. Dalam praktiknya, dokumen judul, registrasi, dan verifikasi kendaraan tetap menjadi bagian paling penting dari transaksi yang harus selesai tepat waktu.

Source: www.carscoops.com

Berita Terkait

Back to top button