Leapmotor A10 Meluncur, SUV Kompak Dengan LiDAR Dan Strategi Global Baru

Leapmotor resmi meluncurkan A10, SUV listrik kompak yang langsung menarik perhatian karena membawa LiDAR ke segmen harga terjangkau. Varian tertingginya dibanderol di bawah 90.000 yuan atau sekitar $13.020, sehingga teknologi yang biasanya identik dengan mobil premium kini masuk ke pasar massal.

Model baru ini juga penting bagi Leapmotor karena menjadi kendaraan global pertamanya di atas platform A terbaru, yang disebut B03X di pasar luar negeri. Langkah ini memperlihatkan dorongan agresif Leapmotor untuk memperluas jangkauan produk sekaligus mengejar target pengiriman 1 juta unit pada 2026.

Harga dan varian

Leapmotor A10 hadir dalam empat konfigurasi. Tiga varian tanpa LiDAR dijual seharga 65.800 yuan, 69.800 yuan, dan 76.800 yuan, sedangkan varian tertinggi dipatok 86.800 yuan.

Struktur harga tersebut menempatkan A10 di posisi yang kompetitif di pasar SUV listrik kompak. Leapmotor tampaknya ingin menekan jarak antara mobil terjangkau dan fitur canggih, terutama pada sistem bantuan mengemudi yang kini makin dicari konsumen.

Dimensi dan karakter mobil

A10 merupakan SUV listrik murni lima penumpang dengan desain kompak untuk penggunaan harian di perkotaan. Mobil ini memiliki panjang 4.270 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.635 mm, dan wheelbase 2.605 mm.

Ukuran itu membuat A10 berada di kelas yang cocok untuk keluarga kecil maupun pengguna urban yang membutuhkan kendaraan lincah. Dengan bentuk seperti ini, Leapmotor menempatkan A10 sebagai rival langsung sejumlah model populer di segmen yang sama.

Spesifikasi teknis utama

Berikut ringkasan spesifikasi penting Leapmotor A10:

Komponen Data
Motor listrik 90 kW
Torsi puncak 150 Nm
Kapasitas baterai 39,8 kWh dan 53 kWh
Jarak tempuh CLTC 403 km dan 505 km
Pengisian cepat 30% ke 80% dalam 16 menit

Tenaga 90 kW dan torsi 150 Nm cukup untuk kebutuhan komuter perkotaan. Sementara itu, dua pilihan baterai memberi konsumen opsi yang lebih fleksibel antara harga, jarak tempuh, dan kebutuhan penggunaan harian.

Fokus pada teknologi pintar

Leapmotor menonjolkan kecerdasan kendaraan sebagai nilai jual utama A10. Mobil ini menggunakan chip kokpit Qualcomm SA8155 atau SA8295, serta chip sistem bantuan mengemudi SA8650.

Varian tertinggi membawa 27 perangkat persepsi, termasuk LiDAR, dengan daya komputasi 200 TOPS. Sistem ini mendukung bantuan mengemudi di jalan kota dan jalan tol, serta fitur memory parking untuk parkir otomatis berbasis ingatan rute.

Di kabin, Leapmotor memilih desain minimalis. Mobil ini dibekali panel instrumen 8,88 inci dan layar tengah melayang 14,6 inci beresolusi 2,5K sebagai perlengkapan standar.

Integrasi AI dan strategi global

Leapmotor juga mengintegrasikan model bahasa besar Qwen AI dari Alibaba ke dalam A10. Integrasi ini memperkuat interaksi manusia-mesin, sekaligus menunjukkan bahwa mobil listrik modern kini tidak lagi hanya soal performa dan jarak tempuh, tetapi juga pengalaman digital di dalam kabin.

A10 sebelumnya sudah tampil perdana di Brussels Motor Show dengan nama pasar global B03X. Itu menandakan model ini disiapkan bukan hanya untuk pasar domestik Tiongkok, tetapi juga untuk ekspansi internasional yang lebih luas.

Leapmotor bergerak agresif setelah mencatat laba penuh tahun pertama pada 2025 dan hampir 600.000 pengiriman kendaraan. Manajemen perusahaan juga menegaskan target lebih dari 1 juta unit pada 2026, dengan model baru disebut akan menyumbang sekitar 60% dari total penjualan tahun ini.

Di luar A10, Leapmotor masih menyiapkan sejumlah model baru lain, termasuk SUV besar andalan D19 yang dijadwalkan meluncur pada pertengahan hingga akhir April. Dengan portofolio yang makin lengkap, Leapmotor terlihat ingin memperkuat posisi di pasar EV dengan kombinasi harga agresif, fitur pintar, dan strategi global yang lebih serius.

Source: cnevpost.com

Berita Terkait

Back to top button