Niu NXT2 Hadir Dengan LiDAR, Skuter Listrik Pertama Yang Bisa “Melihat” 360 Derajat

Niu Technologies kembali menarik perhatian pasar kendaraan listrik lewat kehadiran Niu NXT2, skuter listrik yang membawa teknologi LiDAR ke dua roda untuk pertama kalinya pada kendaraan roda dua massal. Inovasi ini menandai pergeseran penting di industri mobilitas urban karena fitur yang selama ini identik dengan mobil otonom kini mulai masuk ke skuter listrik harian.

Penerapan LiDAR pada skuter ini bukan sekadar gimmick teknologi. Sistem ini dirancang untuk membantu pengendara membaca kondisi sekitar secara lebih cepat dan akurat, terutama saat menghadapi lalu lintas padat, pejalan kaki, dan rintangan kecil yang sering luput dari pandangan langsung.

LiDAR Jadi “Mata” Tambahan di Jalan Raya

LiDAR atau Light Detection and Ranging bekerja dengan memancarkan pulsa cahaya laser untuk mengukur jarak dan bentuk objek di sekitar kendaraan. Data yang dihasilkan kemudian dipakai untuk memetakan lingkungan secara real-time dengan tingkat akurasi tinggi.

Pada Niu NXT2, sensor ini memiliki sudut pandang 180 derajat horizontal dan 140 derajat vertikal. Kombinasi tersebut membuat skuter mampu menangkap situasi sekitar dengan cakupan luas, termasuk objek yang berada di sisi samping dan area yang sulit terlihat secara langsung oleh pengendara.

Kolaborasi Niu dan Hesai Technology

Pengembangan sistem sensor pada NXT2 melibatkan Hesai Technology melalui penggunaan LiDAR solid-state FTX. Sensor ini disebut lebih ringan dan lebih efisien dibandingkan generasi sebelumnya, dengan bobot yang turun hingga sekitar 66 persen tanpa mengorbankan performa.

Perangkat yang lebih ringkas ini penting untuk kendaraan roda dua karena skuter listrik membutuhkan komponen yang kompak, hemat daya, dan tetap tahan dalam penggunaan harian. Di sisi lain, desain yang lebih efisien juga membantu menjaga keseimbangan kendaraan agar tetap nyaman digunakan di jalan perkotaan.

Digerakkan oleh NIU AIOS

NXT2 tidak hanya mengandalkan sensor, tetapi juga sistem operasi berbasis kecerdasan buatan bernama NIU AIOS. Sistem ini mengolah data lingkungan secara real-time dan membantu kendaraan memahami potensi bahaya lebih cepat.

Dengan dukungan AI, skuter bisa merespons perubahan kondisi jalan, mendeteksi objek bergerak, dan memberikan gambaran situasi yang lebih lengkap kepada pengendara. Pendekatan ini menjadikan NXT2 bukan sekadar skuter listrik, melainkan kendaraan yang memiliki sistem persepsi cerdas.

Teknologi Omnidirectional untuk Mobilitas Perkotaan

Data dari LiDAR dipadukan dengan chip komputasi dari D-Robotics untuk membangun model lingkungan yang adaptif. Hasilnya, NXT2 diklaim mampu menghadirkan persepsi omnidirectional atau pemahaman lingkungan 360 derajat.

Dalam praktiknya, fitur ini berguna saat skuter melaju di jalan sempit, persimpangan ramai, atau area dengan banyak pejalan kaki. Informasi tambahan dari sistem sensor dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan akibat keterlambatan reaksi terhadap objek di sekitar kendaraan.

Mengapa Kehadiran NXT2 Dinilai Penting

Berikut beberapa poin yang membuat Niu NXT2 menonjol di industri skuter listrik:

  1. Menjadi skuter listrik massal pertama yang menggunakan teknologi LiDAR.
  2. Memadukan sensor laser dengan sistem AI untuk membaca lingkungan sekitar.
  3. Memiliki cakupan deteksi luas melalui sudut pandang 180 derajat horizontal dan 140 derajat vertikal.
  4. Menggunakan LiDAR solid-state yang lebih ringan hingga sekitar 66 persen.
  5. Menawarkan dukungan keselamatan tambahan untuk penggunaan harian di perkotaan.

Langkah ini dinilai penting karena selama ini fitur sensor canggih lebih sering ditemukan pada mobil mahal atau kendaraan otonom. Dengan hadirnya NXT2, teknologi tersebut mulai turun kelas ke kendaraan yang dipakai untuk mobilitas sehari-hari.

Harga Sensor yang Kini Lebih Terjangkau

Salah satu alasan penerapan LiDAR ke skuter listrik menjadi semakin realistis adalah penurunan biaya produksi. Jika dulu biaya LiDAR bisa mencapai ratusan ribu yuan per unit, kini harganya disebut turun drastis menjadi sekitar USD 200.

Perubahan biaya ini membuka peluang adopsi yang lebih luas pada kendaraan urban. Teknologi yang sebelumnya hanya hadir di segmen premium kini mulai bisa masuk ke pasar yang lebih massal, termasuk skuter listrik yang dipakai komuter perkotaan.

Dampak untuk Masa Depan Skuter Listrik

Kehadiran Niu NXT2 menunjukkan arah baru dalam persaingan skuter listrik global. Produsen tidak lagi hanya berlomba pada jarak tempuh, kecepatan, atau desain, tetapi juga pada kecerdasan sistem keselamatan yang mendukung pengendara di jalan.

Niu Technologies sendiri dikenal sebagai produsen skuter listrik pintar asal Beijing yang berfokus pada konektivitas dan pemantauan kendaraan melalui aplikasi mobile. Dengan NXT2, perusahaan itu memperluas pendekatan tersebut ke level yang lebih maju lewat integrasi sensor dan AI.

Penerapan LiDAR pada kendaraan roda dua juga berpotensi memengaruhi standar keselamatan ke depan, terutama di kota-kota padat yang membutuhkan solusi mobilitas lebih aman dan responsif. Jika teknologi ini terbukti efektif dalam penggunaan sehari-hari, skuter listrik cerdas dengan sistem persepsi canggih bisa menjadi bagian baru dari transportasi urban modern.

Berita Terkait

Back to top button