Xpeng Siapkan Lisa, SUV Listrik Murah Tanpa LiDAR untuk Pasar Massal

Xpeng tengah menyiapkan SUV listrik baru yang disebut akan memakai nama Lisa dan diposisikan sebagai model harga terjangkau. Kendaraan ini dilaporkan bakal meluncur pada tahun ini, meski informasi yang beredar juga menyebut debut resminya bisa terjadi pada 2026 karena masih berada dalam tahap pengembangan dan pengujian.

Model ini menarik perhatian karena Xpeng disebut ingin memperluas jangkauan pasar melalui keluarga Mona, yang selama ini diarahkan ke segmen massal. Jika strategi itu berjalan mulus, Lisa berpotensi menjadi salah satu SUV listrik entry-level yang paling agresif dari merek asal China tersebut.

Bocoran Wujud dan Posisi di Lini Produk Xpeng

Informasi awal mengarah pada kode internal D02 untuk proyek ini, yang menguatkan dugaan bahwa Lisa bukan sekadar varian biasa. Model tersebut diyakini akan masuk ke keluarga Mona, mengikuti pendekatan Xpeng yang memadukan efisiensi biaya dan teknologi modern.

Foto mata-mata yang beredar memperlihatkan karakter desain yang masih satu bahasa dengan Mona M03. Bagian depan menampilkan lampu berbentuk huruf T, sementara bumper hitam dengan ventilasi udara terintegrasi memberi kesan sederhana namun tetap futuristis.

Berikut poin penting yang sudah terungkap sejauh ini:

  1. Nama model yang beredar adalah Lisa.
  2. Kode internal proyek disebut D02.
  3. SUV ini diduga menjadi bagian dari keluarga Mona.
  4. Desainnya mirip Mona M03, terutama pada lampu depan.
  5. Peluncuran disebut masih dalam tahap persiapan dan belum diumumkan resmi oleh Xpeng.

Tanpa LiDAR, Mengandalkan Visi Murni

Salah satu detail paling penting dari model ini adalah keputusan Xpeng untuk tidak memakai LiDAR. Sebagai gantinya, sistem bantuan berkendara akan bertumpu pada pendekatan vision-based yang murni mengandalkan kamera dan kecerdasan buatan.

Carnewschina melaporkan bahwa Xpeng akan memakai model AI end-to-end untuk mendukung kemampuan berkendara semi-otonom di area perkotaan. Pendekatan ini biasanya dipilih untuk menekan biaya produksi, sekaligus menjaga harga jual tetap kompetitif.

Langkah tersebut sejalan dengan arah baru Xpeng dalam menggarap pasar lebih luas. Dalam konteks persaingan kendaraan listrik, harga yang lebih rendah kerap menjadi faktor penentu, terutama di segmen menengah yang saat ini dipenuhi banyak pemain dari China maupun merek global.

Mona Jadi Senjata Xpeng Masuk Pasar Massal

Xpeng sebelumnya sudah menunjukkan arah strategi ini lewat Mona M03. Sedan listrik kompak tersebut dirancang agar tetap efisien, tetapi tetap membawa teknologi yang relevan untuk konsumen yang ingin naik kelas ke mobil listrik.

Mona M03 menjadi contoh bagaimana Xpeng mencoba keluar dari citra merek premium semata. Dengan platform yang lebih hemat dan fitur yang disesuaikan, Xpeng bisa menyasar pembeli yang mencari mobil listrik modern tanpa banderol setinggi lini flagship.

Dalam pasar yang makin padat, strategi seperti ini penting bagi produsen mobil listrik. Harga yang lebih bersahabat sering kali menjadi pintu masuk utama bagi konsumen yang baru beralih dari mobil bensin ke kendaraan listrik.

Kenapa Lisa Layak Dipantau

SUV masih menjadi format bodi paling diminati di banyak pasar, termasuk di segmen kendaraan listrik. Jika Xpeng Lisa benar-benar hadir dengan harga rendah dan teknologi bantuan berkendara yang memadai, model ini berpeluang mencuri perhatian pembeli yang mencari mobil keluarga serbaguna.

Selain itu, kombinasi desain yang sudah familier, teknologi berbasis AI, dan ambisi Xpeng memperluas pasar bisa membuat Lisa punya daya saing kuat. Di tengah meningkatnya tekanan kompetitif di pasar EV global, model seperti ini bisa menjadi ujian penting bagi Xpeng untuk menunjukkan bahwa efisiensi dan inovasi bisa berjalan beriringan.

Berdasarkan informasi yang beredar, Xpeng Lisa akan menjadi salah satu proyek paling strategis dari lini Mona karena membawa misi ganda: menjaga harga tetap terjangkau dan tetap menawarkan teknologi yang relevan untuk kebutuhan mobilitas perkotaan. Jika rencana peluncurannya berjalan sesuai jadwal, SUV listrik ini bisa menjadi salah satu model yang paling banyak diperbincangkan di segmen entry-level tahun ini.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.liputan6.com

Berita Terkait

Back to top button