Penjualan Honda Februari 2026 Naik Tipis, Brio S CVT Mulai Angkat Nafas Pasar

Penjualan Honda pada Februari menunjukkan perbaikan tipis dibanding bulan sebelumnya. Berdasarkan data Gaikindo, retail sales Honda mencapai 4.688 unit, naik 10,7 persen atau bertambah 455 unit dari bulan sebelumnya yang berada di angka 4.233 unit.

Kenaikan ini memberi sinyal pemulihan di pasar ritel Honda, meski posisi tersebut masih belum cukup untuk menembus level yang dicapai pada periode yang sama tahun lalu. Jika dibandingkan dengan capaian Februari tahun lalu, angka penjualan itu turun 39,5 persen dari 7.754 unit.

Retail sales masih tertahan secara tahunan

Secara kumulatif, performa Honda pada dua bulan pertama tahun ini juga masih berada di bawah pencapaian sebelumnya. Total retail sales dari Januari hingga Februari hanya mencapai 8.921 unit, turun 46 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar 16.511 unit.

Kondisi itu menunjukkan bahwa pemulihan penjualan Honda belum berjalan merata. Di satu sisi ada kenaikan bulanan, tetapi di sisi lain basis penjualan tahunan masih lebih lemah akibat perbandingan dengan periode yang lebih kuat pada tahun lalu.

Wholesale ikut tumbuh, tetapi belum pulih penuh

Dari sisi wholesales, Honda juga membukukan perbaikan pada Februari. Pengiriman dari pabrik ke jaringan dealer tercatat 5.385 unit, naik 34,1 persen atau bertambah 1.369 unit dibanding bulan sebelumnya yang hanya 4.016 unit.

Meski demikian, hasil tersebut masih jauh dari capaian Februari tahun lalu. Saat itu, Honda mengirimkan 8.757 unit, sehingga volume pada periode ini lebih rendah 38,5 persen.

Pergerakan wholesales yang naik sejalan dengan kebutuhan dealer untuk memperkuat stok setelah awal tahun yang lebih lesu. Namun angka yang belum menembus level tahun lalu menandakan permintaan pasar masih berjalan hati-hati.

Brio jadi penopang utama

Pemulihan penjualan Honda tidak lepas dari kontribusi model andalan di segmen city car. Honda Brio, khususnya varian Brio Satya S CVT yang baru diluncurkan, disebut mendapat respons positif dari konsumen.

PT Honda Prospect Motor menyampaikan varian baru itu menyumbang 40 persen dari total pemesanan Brio Satya pada ajang IIMS. Yusak Billy, Sales & Marketing and Aftersales Director PT HPM, menuturkan bahwa varian tersebut mendapat sambutan baik dari pasar.

Brio tetap menjadi salah satu tulang punggung penjualan Honda karena menyasar konsumen yang mencari mobil harian dengan harga kompetitif dan efisien. Kehadiran varian baru juga memperluas pilihan di segmen entry level yang selama ini penting bagi volume penjualan merek asal Jepang tersebut.

Apa yang membuat penjualan bergerak naik

Ada beberapa faktor yang mendorong tumbuhnya angka Honda pada bulan terakhir. Berikut poin utamanya:

  1. Peluncuran produk baru yang langsung mendapat respons pasar.
  2. Varian CVT yang menambah kenyamanan dan daya tarik di segmen Brio Satya.
  3. Efek perbaikan stok dealer setelah pengiriman awal tahun lebih rendah.
  4. Minat pasar pada model-volume yang tetap kuat di tengah kompetisi ketat.

Dari sisi produk, Brio Satya S CVT tampil dengan perubahan yang tidak terlalu mencolok di eksterior, tetapi cukup relevan bagi konsumen. Perbedaan utamanya ada pada transmisi CVT yang menawarkan karakter berkendara lebih halus, sementara mesin tetap memakai kapasitas 1.200 cc dengan tenaga 88,7 hp pada 6.000 rpm dan torsi 110 Nm pada 4.800 rpm.

Pasar masih kompetitif

Kenaikan tipis Honda pada Februari memberi gambaran bahwa merek ini mulai bergerak ke arah yang lebih baik, tetapi tantangan masih besar. Persaingan di pasar otomotif nasional tetap ketat karena banyak pabrikan agresif menawarkan model baru, promo pembiayaan, dan pembaruan fitur.

Dalam situasi seperti ini, Honda masih sangat bergantung pada performa model andalan dan kecepatan respons distributor serta dealer dalam menangkap permintaan konsumen. Jika momentum pada awal tahun terus terjaga, pergerakan penjualan berikutnya masih berpeluang membaik seiring bertambahnya kontribusi varian baru dan stabilnya suplai ke jaringan pemasaran.

Source: otomotif.katadata.co.id

Berita Terkait

Back to top button