Xiaomi SU7 Ludes 15.000 Unit Dalam 34 Menit, Pasar Langsung Menyerah pada Mobil Listrik Ini

Xiaomi SU7 langsung mencuri perhatian pasar mobil listrik setelah model terbarunya diluncurkan dan mencatat penjualan 15.000 unit hanya dalam 34 menit. Angka ini menunjukkan tingginya minat konsumen terhadap sedan listrik perdana Xiaomi yang dipasarkan dalam tiga varian, yakni Standar, Pro, dan Max.

Penerimaan pasar yang sangat cepat itu juga menegaskan bahwa Xiaomi tidak sekadar menarik perhatian lewat nama besar di industri teknologi. Mobil ini hadir dengan kombinasi desain agresif, jarak tempuh panjang, dan klaim performa tinggi yang membuatnya masuk ke radar pembeli kendaraan listrik premium.

Penjualan cepat di awal peluncuran

Xiaomi SU7 dibuka dengan harga 219.000 hingga 303.900 yuan, atau sekitar Rp 539-745 jutaan. Untuk melakukan pemesanan, konsumen cukup membayar deposit 5.000 yuan atau sekitar Rp 12 jutaan.

Respons pasar yang terjadi dalam hitungan menit memperlihatkan strategi peluncuran Xiaomi berjalan efektif. Dalam pasar mobil listrik yang kompetitif, kecepatan penyerapan unit menjadi indikator penting bahwa produk tersebut mampu menarik calon pembeli sejak hari pertama.

Mengapa SU7 begitu menarik perhatian

Salah satu daya tarik utama Xiaomi SU7 ada pada jarak tempuhnya. Mobil ini diklaim mampu melaju hingga 800 km berdasarkan pengujian CLTC, angka yang membuatnya kompetitif di segmen sedan listrik menengah hingga premium.

Dari sisi akselerasi, SU7 juga menawarkan performa yang menonjol. Mobil listrik ini disebut mampu melesat dari 0-100 kpj dalam 2,78 detik, sebuah catatan yang biasanya identik dengan mobil berperforma tinggi.

Daftar varian dan harga Xiaomi SU7

  1. Standar: 219.000 yuan
  2. Pro: 249.000 yuan
  3. Max: 303.900 yuan

Struktur varian ini memberi pilihan bagi konsumen dengan kebutuhan berbeda. Varian bawah menyasar pembeli yang ingin masuk ke ekosistem mobil listrik Xiaomi, sementara varian tertinggi menawarkan performa dan fitur yang lebih lengkap.

Pembaruan eksterior dan fitur kabin

Xiaomi juga memberi sejumlah penyegaran pada sektor eksterior. Bagian fascia depan memakai grill baru yang terintegrasi radar gelombang millimeter 4D, termasuk sistem pembersih bertekanan tinggi untuk kamera depan dan belakang.

Detail lain seperti spion berwarna hitam, pelek 12 inci, dan kaliper rem merah mempertegas karakter sporty mobil ini. Sentuhan visual tersebut membuat SU7 tampil lebih agresif sekaligus modern di jalan raya.

Di bagian interior, kabin mengusung tema Dark Night dengan pencahayaan ambient tiga lapis. Setir memakai material kulit Nappa, sedangkan jok depan menawarkan pengaturan elektrik 18 arah lengkap dengan fitur pijat.

Jok belakang juga dirancang untuk kenyamanan lebih baik. Xiaomi menyebut kursi belakang memakai posisi zero-gravity serta sandaran kepala baru agar perjalanan jarak jauh terasa lebih rileks.

Spesifikasi dan kemampuan pengisian daya

Dari sisi teknis, performa SU7 ditopang motor listrik V6s Plus dengan efisiensi transfer energi mencapai 94 persen. Pada varian Max, akselerasi 0-100 kpj diklaim tuntas dalam 3,08 detik dengan kecepatan maksimal 265 kpj.

Berikut ringkasan jarak tempuh tiap varian:

VarianJarak tempuh
Standard720 km
Pro902 km
Max835 km

Untuk varian Max, Xiaomi juga membekali fitur pengisian cepat yang memungkinkan tambahan jarak 670 km dalam 15 menit. Pengisian 10-80 persen diklaim selesai dalam 12 menit, sehingga mobil ini cocok untuk pengguna yang membutuhkan efisiensi waktu saat bepergian.

Xiaomi SU7 pertama kali diproduksi massal pada 2023 dan kini menjadi salah satu model paling diperhatikan di segmen kendaraan listrik baru. Kombinasi harga kompetitif, spesifikasi tinggi, dan respons pasar yang sangat cepat membuat SU7 langsung masuk jajaran mobil listrik yang paling ramai dibicarakan pada periode peluncurannya.

Source: kabaroto.com
Terkait