
Mudik jarak jauh sering menjadi ajang pembuktian bagi sebuah mobil keluarga. Dalam perjalanan berlebaran ke Ngawi lewat jalur tol Trans Jawa, Ford Everest Sport tampil sebagai SUV yang bukan hanya menang di tenaga, tetapi juga berhasil menarik perhatian di jalan.
Mobil ini dipilih karena menawarkan karakter yang cocok untuk perjalanan antarkota. Mesin diesel 2.000cc 4 silinder turbo menghasilkan tenaga 170PS dan torsi 405Nm, angka yang membuatnya tetap percaya diri saat melaju di rute panjang dengan muatan keluarga dan barang bawaan.
Performa yang terasa sejak awal perjalanan
Rute menuju Ngawi ditempuh melalui jaringan tol dari Tangerang Selatan hingga keluar di Ngawi. Perjalanan sekitar 12,5 jam itu melewati ruas Cinere–Cibitung, Cikampek, dan sempat tersendat sebelum akhirnya menggunakan contra flow mulai kilometer 36 sampai kilometer 459.
Di kondisi itu, Everest Sport memberi respons mesin yang halus namun bertenaga. Torsi besar terasa membantu saat menyalip atau menjaga kecepatan stabil di jalur bebas hambatan, terutama saat lalu lintas mulai padat dan ritme perjalanan tidak lagi konstan.
Irit untuk ukuran SUV besar
Salah satu catatan penting datang dari konsumsi bahan bakarnya. Dalam perjalanan sejauh 638,2 km dengan kecepatan rata-rata 53 km/jam, efisiensi tercatat 12,6 km/l.
Angka ini menunjukkan bahwa SUV diesel ladder frame tidak selalu identik dengan konsumsi yang boros. Bagi pemudik, efisiensi seperti ini memberi nilai tambah karena jarak tempuh mudik biasanya panjang dan biaya bahan bakar menjadi salah satu pertimbangan utama.
Pusat perhatian di jalan
Dari sisi tampilan, Everest Sport memang mudah dikenali. Aksen eksterior hitam glossy membuat karakter mobil ini terlihat lebih macho, sementara lampu depan dan belakang membawa kesan sporty dengan nuansa desain Amerika yang kuat.
Selama perjalanan, desain itu membuat mobil ini kerap mencuri pandangan pengguna jalan lain. Di segmen SUV besar, tampilan yang gagah memang sering menjadi faktor penting, terutama bagi pengendara yang ingin tampil beda saat mudik.
Nyaman di tol, lebih matang dari ekspektasi
Karakter suspensi menjadi salah satu aspek yang paling menonjol. Meski menggunakan basis ladder frame, bantingan Everest Sport dinilai nyaman dan terasa lebih dewasa dibanding banyak rival sekelasnya.
Handling juga disebut lebih presisi saat melaju di tol panjang. Kombinasi ini penting karena perjalanan mudik sering menuntut mobil tetap stabil, tidak mudah limbung, dan tetap nyaman meski melewati aspal dengan kondisi berbeda-beda.
Catatan yang perlu diperhatikan
Di balik sisi kuatnya, ada beberapa hal yang dinilai belum terlalu mewah. Material interior varian Sport dibuat lebih fokus pada ketahanan, sehingga nuansa kabin tidak semewah varian yang lebih tinggi.
Kenyamanan penumpang baris ketiga juga masih bisa ditingkatkan karena sandaran jok tidak bisa direbahkan. Selain itu, dudukan baris kedua terasa kurang panjang di bagian bawah, sehingga paha penumpang tidak tersangga maksimal saat perjalanan jauh.
Fakta singkat Ford Everest Sport untuk mudik
- Mesin: 2.000cc 4 silinder turbo diesel
- Tenaga: 170PS
- Torsi: 405Nm
- Konsumsi BBM: 12,6 km/l
- Jarak perjalanan: 638,2 km
- Kecepatan rata-rata: 53 km/jam
Bagi pengguna yang mencari SUV besar dengan tampilan tegas, performa kuat, dan efisiensi yang masih masuk akal untuk perjalanan panjang, Ford Everest Sport punya modal yang cukup meyakinkan. Di jalur mudik ke Ngawi, mobil ini bukan hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga memberi kesan hadir sebagai kendaraan yang memang dibuat untuk tampil menonjol di tengah arus perjalanan lebaran.
Source: otodriver.com








