TAILG Resmi Masuk Indonesia, Motor Listrik China Ini Siap Goyang Pasar Roda Dua

Persaingan motor listrik di Indonesia kembali ramai dengan masuknya pemain baru asal China, TAILG. Brand kendaraan listrik roda dua ini resmi memperkuat ekspansinya di Indonesia lewat ajang Grand Launching & Dealer Recruitment Summit yang sekaligus menjadi sinyal dimulainya perekrutan jaringan dealer nasional.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa pasar motor listrik Indonesia masih sangat menjanjikan. TAILG menyebut Indonesia sebagai salah satu pasar roda dua paling aktif di dunia, sekaligus pintu penting untuk memperluas bisnis ke kawasan Asia Tenggara.

Fokus Ekspansi di Pasar Indonesia

Presiden Divisi Internasional TAILG, Chen Yingsheng, menegaskan bahwa perusahaan ingin tumbuh bersama mitra lokal melalui teknologi, produk, dan distribusi yang lebih matang. TAILG juga menempatkan Indonesia sebagai basis strategis dalam pengembangan bisnis regional.

“Ke depan, kami berharap membawa lebih banyak teknologi canggih dan produk berkualitas ke Indonesia, tumbuh bersama mitra lokal, serta menjadikan Indonesia sebagai basis penting untuk menjangkau seluruh Asia Tenggara,” ujar Chen.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa TAILG tidak datang hanya untuk menjual produk, tetapi juga membangun ekosistem bisnis yang lebih panjang. Dalam konteks pasar kendaraan listrik, strategi seperti ini penting karena persaingan tidak hanya soal produk, tetapi juga jaringan layanan, purnajual, dan ketersediaan unit.

Siapa TAILG dan Seberapa Besar Posisinya?

TAILG didirikan di Shenzhen pada 2003 dan kini memiliki tujuh basis riset dan manufaktur di berbagai negara, termasuk Indonesia dan Vietnam. Perusahaan ini juga disebut telah mengekspor produknya ke lebih dari 70 negara dan wilayah.

Berikut sejumlah fakta penting tentang TAILG:

  1. Berdiri di Shenzhen pada 2003.
  2. Memiliki tujuh basis riset dan manufaktur di beberapa negara.
  3. Produk telah diekspor ke lebih dari 70 negara dan wilayah.
  4. Menjadi mitra proyek mobilitas listrik Perserikatan Bangsa-Bangsa.
  5. Memegang rekor Guinness untuk skuter listrik dengan daya jelajah terpanjang.

Dengan rekam jejak itu, TAILG masuk sebagai pemain dengan pengalaman internasional yang cukup panjang. Hal ini bisa menjadi modal kuat untuk memasuki pasar Indonesia yang sangat sensitif terhadap harga, daya tahan, dan kemudahan perawatan.

Teknologi Jarak Tempuh Jadi Andalan

Salah satu daya tarik utama TAILG ada pada teknologi jarak tempuh. Perusahaan mengklaim model-model buatannya mampu menempuh 80 hingga 100 kilometer dalam sekali pengisian, sementara model performa tinggi dapat mencapai 150 kilometer.

TAILG juga menyebut memiliki lebih dari 2.000 paten teknologi serta dukungan manufaktur pintar global. Kombinasi itu digunakan untuk menghadirkan kendaraan dengan performa stabil, efisiensi daya tinggi, dan biaya penggunaan yang kompetitif.

Di pasar Indonesia, faktor jarak tempuh memang sering menjadi pertimbangan utama calon pengguna motor listrik. Banyak konsumen masih menilai kemampuan baterai, kemudahan pengisian, dan nilai ekonomis pemakaian harian sebagai aspek paling penting sebelum membeli.

Sasar Komuter Harian dan Logistik

Dalam acara peluncuran dan perekrutan dealer itu, TAILG juga menampilkan beberapa model yang telah disesuaikan untuk kebutuhan pasar Indonesia. Model tersebut menyasar dua segmen utama, yaitu komuter harian dan penggunaan komersial seperti logistik.

TAILG menyebut akan mempercepat lokalisasi di Indonesia melalui pembangunan jaringan distribusi, penguatan merek, dan peningkatan operasional ritel. Direktur Regional Indonesia TAILG, Chen Xinjie, menilai pasar kendaraan listrik roda dua di Indonesia sedang tumbuh cepat berkat dorongan pemerintah terhadap transportasi energi baru.

“TAILG akan memanfaatkan sistem produk yang matang serta keunggulan rantai pasok global untuk mempercepat lokalisasi di Indonesia,” ujar Chen.

Minat Dealer Mulai Menguat

Dalam forum tersebut, TAILG juga mengumumkan kebijakan kerja sama kanal distribusi untuk tahun 2026. Sejumlah investor dari berbagai daerah dikabarkan menunjukkan minat untuk membuka dealer setelah melihat teknologi, kapasitas manufaktur, dan sistem distribusi yang ditawarkan.

Minat itu penting karena jaringan dealer masih menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan merek motor listrik baru di Indonesia. Tanpa dukungan penjualan, layanan, dan ketersediaan suku cadang yang kuat, penetrasi pasar akan sulit berkembang.

Dengan masuknya TAILG, persaingan motor listrik di Indonesia diperkirakan makin ramai. Pasar kini tidak hanya menilai merek yang hadir, tetapi juga siapa yang paling siap membangun kepercayaan konsumen lewat produk, jaringan, dan layanan yang konsisten.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: oto.detik.com
Exit mobile version