Infiniti Coba Hidupkan Lagi Rasa FX, Crossover Baru Ini Tak Mirip SUV Premium Biasa

Infiniti tengah berusaha membangkitkan lagi karakter berani yang dulu melekat pada FX melalui QX65, sebuah crossover fastback dua baris yang disiapkan untuk pasar Amerika. Model ini bukan sekadar tambahan lini produk, melainkan bagian dari upaya Infiniti membentuk era baru dengan bahasa desain dan pendekatan yang lebih emosional.

Jejak FX terasa jelas pada siluet atap yang menurun, proporsi bodi yang lebar, dan kesan roda yang terdorong ke sudut-sudut mobil. Infiniti juga menegaskan bahwa QX65 akan diproduksi di Smyrna, Tennessee, lalu hadir di diler Amerika Serikat pada awal musim panas 2026.

Mengangkat kembali identitas FX dalam bentuk yang lebih modern

FX lama dikenal karena tampilannya yang terasa maju untuk zamannya, jauh sebelum SUV coupe menjadi formula umum di segmen premium. QX65 mencoba mengulang daya tarik itu, tetapi dengan pendekatan yang lebih matang lewat desain yang tetap sporty tanpa mengorbankan fungsi harian.

Di bagian depan, Infiniti memakai bahasa desain terbaru Artistry in Motion. Gril berlapis dan pola lampu yang disebut sebagai digital piano keys memberi kesan lebih futuristis, sementara cat Sunfire Red menjadi salah satu pembeda paling menonjol karena memakai serpihan kaca berlapis emas asli untuk menghasilkan pantulan warna yang lebih dalam.

Bagian belakang juga dikerjakan dengan rapi dan tidak berlebihan. Lampu belakang dibuat menyatu penuh melintasi bodi, garis desain dijaga tetap bersih, dan wiper belakang disembunyikan di area spoiler agar tampilannya lebih hidrodinamis.

Detail eksterior yang menekankan karakter, bukan sekadar kemewahan

Infiniti memberi pembeda yang jelas antartrim lewat ukuran roda dan detail visual. Berikut ringkasan sederhananya:

  1. Luxe: roda 20 inci
  2. Sport: roda 20 inci dengan aksen lebih gelap
  3. Autograph: roda alloy machined 21 inci dengan detail eksterior lebih mewah

Pendekatan ini menunjukkan Infiniti ingin membuat QX65 terasa lebih ekspresif dibanding banyak SUV premium lain yang cenderung aman secara desain. Meski atapnya landai, Infiniti tetap menekankan aspek praktis dengan ruang bagasi 35.8 cubic feet di belakang baris kedua dan 67.7 cubic feet saat kursi dilipat.

Kabinnya dibuat lebih mewah dan lebih teknologis

Masuk ke dalam, QX65 diarahkan ke suasana yang lebih teatrikal dan premium dibanding beberapa model Infiniti sebelumnya. Semua varian mendapatkan dua layar 12.3 inci, Google built-in, Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel, wireless charging, pendingin udara tri-zone, serta panoramic sunroof.

Trim Sport menambahkan nuansa lebih agresif dengan aksen gelap dan sentuhan gloss black. Sementara itu, trim Autograph menjadi paket paling mewah dengan semi-aniline leather, open-pore wood trim, dashboard berlapis quilted, kursi belakang berpemanas, head-up display, dan kursi depan dengan fitur pijat.

Infiniti juga menawarkan ambient lighting 64 warna yang terinspirasi musim-musim di Jepang. Di sektor audio, Sport memakai sistem Klipsch 16 speaker bertenaga 600 watt, sedangkan Autograph naik ke sistem Klipsch Reference Premiere 20 speaker dengan daya 1,200 watt serta speaker di sandaran kepala depan.

Mesin lebih fokus pada keseimbangan daripada tenaga besar

Di bawah kap, QX65 memakai mesin 2.0 liter VC Turbo yang menghasilkan 268 hp dan torsi 286 lb-ft. Tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis 9 percepatan dan sistem Intelligent All Wheel Drive yang menjadi standar di semua varian.

Infiniti menyebut transmisi telah disetel ulang agar responsnya lebih agresif. Mobil ini juga memakai active noise cancellation dan active sound enhancement untuk menjaga kabin tetap tenang saat berkendara santai, sekaligus memberi karakter suara yang lebih tegas ketika mobil dipacu.

Posisi QX65 di pasar Amerika

QX65 tidak dirancang sebagai SUV performa murni, melainkan crossover mewah yang menyeimbangkan gaya, kenyamanan, dan kegunaan. Infiniti juga menyebut kemampuan towing hingga 6,000 pounds saat dikonfigurasi dengan benar, angka yang menambah nilai praktis di tengah desain yang lebih emosional.

Langkah ini menunjukkan Infiniti tidak mencoba menyalin FX lama secara utuh, melainkan menerjemahkan semangatnya ke produk yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar saat ini. Dengan desain yang lebih berani, kabin yang jauh lebih kaya fitur, dan identitas yang lebih jelas, QX65 menjadi salah satu model yang paling berpeluang menarik perhatian konsumen Amerika di tengah padatnya pasar crossover premium.

Berita Terkait

Back to top button