Mudik jarak jauh menuntut mobil yang bukan hanya nyaman, tetapi juga hemat dan bertenaga. Di segmen SUV keluarga, Chery TIGGO 8 CSH muncul sebagai salah satu model yang menarik perhatian karena membawa teknologi plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV.
Teknologi itu membuat SUV ini bisa terasa lebih irit dibanding banyak mobil bensin murni. Chery menggabungkan mesin bensin dan motor listrik lewat sistem Chery Super Hybrid atau CSH untuk menekan konsumsi bahan bakar tanpa mengorbankan performa.
Mengapa PHEV bisa lebih hemat?
PHEV bekerja dengan dua sumber tenaga yang saling mendukung. Saat kondisi tertentu, motor listrik membantu meringankan kerja mesin bensin sehingga konsumsi bahan bakar turun lebih efisien.
Pada penggunaan nyata, konsumsi bahan bakar TIGGO 8 CSH diklaim bisa berada di kisaran 30–35 km/l. Angka itu jauh melampaui SUV bensin konvensional yang umumnya berada di kisaran 8–12 km/l, sehingga efisiensinya disebut bisa 3–4 kali lebih hemat.
Rahasia efisiensi pada TIGGO 8 CSH
Kunci utama efisiensi ada pada cara kerja hybrid yang cerdas. Sistem ini tidak hanya mengandalkan mesin bensin, tetapi juga memanfaatkan motor listrik untuk membantu akselerasi, perjalanan santai, dan kondisi berkendara tertentu agar konsumsi BBM lebih rendah.
Dalam perjalanan mudik, efisiensi seperti ini memberi dampak langsung pada kenyamanan. Pengemudi tidak perlu terlalu sering berhenti untuk mengisi bensin, sehingga perjalanan terasa lebih praktis dan ritme berkendara tetap terjaga.
Performa tetap jadi prioritas
Walau fokus pada efisiensi, TIGGO 8 CSH tetap menawarkan tenaga besar untuk kebutuhan keluarga. Varian AWD dibekali Dual-Motor AWD dengan total tenaga 215 PS, motor depan bertorsi hingga 310 Nm, serta motor belakang berkekuatan 113 kW dengan torsi 345 Nm.
Kombinasi itu membuat SUV ini mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam dalam 6,8 detik. Untuk SUV keluarga, angka tersebut menunjukkan bahwa efisiensi tidak harus datang dengan kompromi besar terhadap performa.
Cocok untuk perjalanan jauh
Salah satu nilai jual utama TIGGO 8 CSH ada pada daya jelajahnya. Varian AWD diklaim mampu menempuh jarak komprehensif lebih dari 1.000 kilometer, sehingga cocok untuk perjalanan lintas kota maupun lintas provinsi.
Berikut ringkasan fakta utamanya:
- Konsumsi BBM diklaim 30–35 km/l dalam penggunaan nyata.
- SUV bensin konvensional umumnya berada di kisaran 8–12 km/l.
- Varian AWD memiliki tenaga total 215 PS.
- Akselerasi 0–100 km/jam tercatat 6,8 detik.
- Jarak tempuh komprehensif diklaim lebih dari 1.000 kilometer.
Fokus juga pada keselamatan keluarga
Bagi SUV keluarga, efisiensi saja tidak cukup. TIGGO 8 CSH juga dibekali 14 fitur Advanced Driver Assistance System atau ADAS, 10 airbag, dan perlindungan baterai berstandar IP68.
Perlengkapan itu menambah lapisan keselamatan aktif dan pasif saat mobil dibawa melintasi rute padat, jalan tol panjang, atau kondisi lalu lintas yang berubah-ubah. Dukungan ini penting untuk memberi rasa percaya diri saat kendaraan diisi penumpang penuh.
Harga dan pilihan varian
Chery memasarkan TIGGO 8 CSH dalam beberapa varian untuk kebutuhan berbeda. FWD Comfort dijual Rp449,9 juta OTR Jakarta, FWD Premium Rp519,9 juta, dan AWD Rp569,9 juta OTR Jakarta.
Pilihan varian itu memberi ruang bagi konsumen yang lebih mementingkan efisiensi, fitur, atau performa penggerak semua roda. Di sisi lain, perluasan jaringan dealer dan layanan servis juga menjadi faktor yang membantu konsumen saat mempersiapkan perjalanan panjang.
Dalam konteks SUV keluarga untuk mudik, teknologi PHEV pada TIGGO 8 CSH menawarkan kombinasi yang jarang ditemukan dalam satu paket, yakni hemat bahan bakar, tenaga besar, jarak tempuh panjang, dan fitur keselamatan yang lengkap.







