Pemudik yang melintasi Tol Trans Jawa membutuhkan cara cepat untuk memantau kondisi lalu lintas agar perjalanan lebih aman dan efisien. Salah satu alat yang bisa digunakan adalah aplikasi Travoy milik Jasa Marga, yang menyediakan pantauan CCTV lalu lintas secara real-time, informasi tarif tol, dan lokasi rest area terdekat.
Kebutuhan itu makin relevan karena arus mudik di sejumlah titik tol mulai padat. Pada Senin, 16 Maret 2026, arus mudik di Gerbang Tol Kalikangkung dilaporkan ramai lancar dengan 33.608 kendaraan melintas menuju Semarang, sementara 18.323 kendaraan tercatat bergerak dari Jawa Tengah ke arah Jawa Barat dan Jakarta.
Pantau arus lalu lintas lewat CCTV Travoy
Travoy menjadi opsi praktis bagi pengguna jalan tol yang ingin melihat kondisi ruas tertentu sebelum berangkat atau saat perjalanan berlangsung. Fitur CCTV menampilkan visual lalu lintas langsung dari kamera yang tersedia di ruas tol pengelolaan PT Jasa Marga.
Untuk mengaksesnya, pengguna hanya perlu membuka aplikasi Travoy, lalu memilih menu CCTV di halaman utama. Setelah itu, ketik nama ruas tol yang ingin dipantau, dan sistem akan menampilkan tayangan real-time dari titik yang dicari.
Berikut langkah singkatnya:
- Unduh Travoy di App Store atau Play Store.
- Buka aplikasi dan pilih menu CCTV.
- Cari ruas tol yang diinginkan.
- Lihat tayangan lalu lintas secara langsung.
Fitur ini membantu pemudik menilai apakah jalur yang akan dilalui cenderung padat atau masih lancar. Informasi semacam ini berguna untuk menentukan waktu berangkat, memilih jalur alternatif, atau menyesuaikan istirahat di rest area.
Cek tarif tol sebelum masuk gerbang
Selain pantauan lalu lintas, Travoy juga memudahkan pengemudi mengecek tarif tol sesuai golongan kendaraan dan gerbang yang dilalui. Fitur ini bisa membantu pemudik menyiapkan saldo uang elektronik dan memperkirakan kebutuhan biaya perjalanan.
Pengguna cukup membuka menu “Tarif Tol”, lalu memilih golongan kendaraan dari I sampai V. Setelah itu, pilih gerbang tol masuk dan gerbang tol keluar, kemudian tarif akan muncul di layar.
Langkahnya sebagai berikut:
- Buka aplikasi Travoy.
- Pilih menu “Tarif Tol”.
- Tentukan golongan kendaraan.
- Masukkan gerbang masuk dan keluar.
- Tarif perjalanan akan tampil otomatis.
Informasi tarif menjadi penting saat arus mudik meningkat karena pengendara biasanya melintasi beberapa ruas tol sekaligus. Dengan data yang muncul di aplikasi, pengemudi bisa menghindari hambatan administratif di gerbang tol dan menjaga perjalanan tetap lancar.
Cari rest area terdekat dengan GPS aktif
Travoy juga menyediakan fitur pencarian rest area yang berguna saat pengemudi butuh istirahat, mengisi bahan bakar, atau mencari fasilitas umum. Aplikasi akan menampilkan daftar rest area terdekat beserta fasilitas yang tersedia, selama GPS ponsel dalam keadaan aktif.
Pengguna bisa memilih menu “Rest Area” di halaman utama, lalu melihat lokasi yang muncul di sekitar posisi kendaraan. Jika ingin mencari titik tertentu, fitur pencarian juga bisa digunakan untuk menemukan rest area berdasarkan kilometer.
Tabel ringkas fitur Travoy berikut dapat membantu pemudik memahami fungsinya:
| Fitur | Kegunaan |
|---|---|
| CCTV | Memantau kondisi lalu lintas real-time |
| Tarif Tol | Mengecek biaya tol sesuai rute dan golongan kendaraan |
| Rest Area | Mencari lokasi istirahat terdekat dan fasilitasnya |
Fitur rest area penting karena perjalanan jauh di Tol Trans Jawa membutuhkan jeda berkendara yang cukup. Istirahat yang terencana dapat membantu menjaga konsentrasi dan mengurangi risiko kelelahan saat menghadapi lonjakan kendaraan.
Arus mudik dan kebutuhan informasi real-time
Pemerintah memperkirakan jumlah pemudik pada Lebaran tahun ini mencapai sekitar 143,91 juta orang. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut angka itu turun 1,75 persen dibandingkan survei pada tahun 2025 yang sekitar 146 juta, namun realisasi pada tahun 2025 justru mencapai 154 juta.
Dudy juga menjelaskan bahwa mobil pribadi masih menjadi pilihan utama dengan proyeksi 76,24 juta pemudik. Di bawahnya ada sepeda motor dan bus, sehingga jalur tol tetap berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan pada jam-jam tertentu.
Dengan kondisi seperti itu, pemantauan lewat Travoy membantu pemudik mengambil keputusan lebih cepat di jalan. Informasi dari CCTV, tarif tol, dan rest area bisa dipakai untuk menyesuaikan rute, waktu berhenti, dan perkiraan kedatangan selama melintasi Tol Trans Jawa.
