Bus Transjakarta Blok M-Bandara Soetta Diserbu Pemudik, 18.943 Penumpang Dalam 13 Hari

Bus Transjakarta rute SH2 yang melayani perjalanan dari Blok M ke Bandara Soekarno-Hatta mencatat minat tinggi dari masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran. PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta menyebut layanan ini dipilih 18.943 pelanggan dalam periode 13 Maret hingga 25 Maret.

Tingginya penggunaan rute ini menunjukkan kebutuhan besar terhadap transportasi umum yang menghubungkan pusat kota dengan bandara secara langsung. Layanan tersebut juga menjadi salah satu upaya Pemprov DKI Jakarta untuk memudahkan mobilitas warga, terutama saat volume perjalanan meningkat pada masa libur panjang.

Rute strategis untuk pemudik

Pembukaan rute SH2 dinilai relevan dengan karakter perjalanan masyarakat saat Lebaran. Banyak pemudik membutuhkan akses yang praktis dari kawasan pusat aktivitas di Jakarta menuju Bandara Soekarno-Hatta, tanpa harus berganti moda berkali-kali.

Transjakarta menempatkan rute ini sebagai bagian dari integrasi mobilitas perkotaan. Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, menyebut layanan SH2 merupakan wujud komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk mempermudah perjalanan masyarakat dari pusat kota langsung ke gerbang udara internasional.

Data operasional menunjukkan respon positif

Transjakarta mencatat penggunaan rute SH2 secara konsisten selama masa pemantauan operasional. Jumlah 18.943 pelanggan dalam belasan hari menjadi sinyal bahwa transportasi publik antarkawasan dengan akses bandara masih sangat dibutuhkan.

Berikut data utama dari layanan SH2 berdasarkan informasi yang tersedia:

  1. Periode operasional yang dipantau: 13 Maret hingga 25 Maret.
  2. Total pelanggan: 18.943 orang.
  3. Nama layanan: SH2.
  4. Rute: Blok M – Bandara Soekarno-Hatta.
  5. Dukungan armada: 14 unit bus.
  6. Panjang lintasan: 65,1 kilometer.
  7. Estimasi perjalanan: 121 menit.
  8. Titik layanan: 13 halte di Provinsi DKI Jakarta dan 10 halte di Kota Tangerang, Banten.

Rute ini juga dirancang untuk menjangkau dua wilayah sekaligus, yaitu Jakarta dan Tangerang, sehingga memperluas manfaat layanan bagi penumpang dari berbagai titik keberangkatan.

Fasilitas dan layanan akan ditingkatkan

Melihat tingginya minat pelanggan, Transjakarta menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat kualitas layanan SH2. Fokus utama diarahkan pada kemudahan penumpang yang membawa barang bawaan banyak saat bepergian ke bandara.

Salah satu rencana yang disiapkan adalah optimalisasi fasilitas di titik pemberhentian utama. Peningkatan juga akan dilakukan pada armada, termasuk penyediaan area rak koper yang lebih memadai agar penumpang lebih nyaman selama perjalanan.

Langkah penguatan layanan yang disiapkan Transjakarta

Transjakarta menyebut ada beberapa langkah yang akan dijalankan untuk menjaga kualitas rute SH2, yaitu:

  1. Optimalisasi fasilitas di terminal Bandara Soekarno-Hatta dan Terminal Blok M.
  2. Penambahan serta penguatan area rak koper di dalam armada.
  3. Sinkronisasi jadwal keberangkatan dengan jadwal penerbangan.
  4. Penguatan informasi layanan melalui kanal digital.
  5. Evaluasi dan inovasi berkelanjutan sesuai arahan Pemprov DKI Jakarta.

Langkah-langkah tersebut disiapkan agar perjalanan ke bandara lebih terukur dan tidak mengganggu jadwal penerbangan penumpang. Informasi posisi armada dan estimasi waktu kedatangan juga akan disebarkan lebih baik lewat kanal digital untuk membantu pelanggan merencanakan perjalanan.

Transportasi publik untuk perjalanan mudik yang lebih praktis

Keberadaan rute SH2 memberi alternatif perjalanan yang lebih terjangkau dan terhubung langsung ke bandara. Dalam masa mudik, kebutuhan akan layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu semakin tinggi karena banyak penumpang membawa barang bawaan lebih banyak dari biasanya.

Transjakarta menegaskan layanan ini akan terus dievaluasi agar sesuai kebutuhan pelanggan. Penguatan rute SH2 juga memperlihatkan bahwa transportasi publik dapat memainkan peran penting dalam mendukung arus perjalanan warga, terutama saat mobilitas meningkat tajam di musim libur dan mudik.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: otomotif.kompas.com
Exit mobile version