Toyota kembali menarik perhatian pasar kendaraan listrik di China setelah dua model EV buatannya dipangkas harganya dan menjadi jauh lebih murah. Dalam kondisi tertentu, harga mobil baru itu bahkan berada di bawah harga sebuah Corolla bekas berusia 15 tahun di pasar Amerika Serikat yang disebut sekitar $14,000.
Langkah ini datang dari dua joint venture Toyota di China, yaitu GAC Toyota dan FAW Toyota, yang sama-sama merayakan capaian penjualan besar pada lini kendaraan listrik mereka. Penyesuaian harga itu memperlihatkan betapa agresifnya pasar EV China, sekaligus menegaskan bahwa kompetisi harga kini menjadi faktor utama dalam mempercepat adopsi mobil listrik.
Harga Baru yang Mengejutkan
Model yang paling menyita perhatian adalah Toyota bZ3X SUV yang diluncurkan di China melalui GAC Toyota pada awal 2025. Sebelumnya, SUV ini dibanderol mulai 109,800 yuan atau sekitar $15,800, lalu turun menjadi 99,800 yuan atau sekitar $14,400.
Pemangkasan harga itu dilakukan untuk menandai penjualan 80,000 kendaraan pada tahun pertama GAC Toyota. Dengan harga baru tersebut, bZ3X masuk ke kategori EV yang sangat kompetitif, terutama untuk pembeli yang mencari mobil listrik keluarga dengan biaya masuk serendah mungkin.
Spesifikasi bZ3X yang Menarik Perhatian
Meski harganya rendah, bZ3X tidak hadir sebagai EV sederhana tanpa fitur. Varian dasarnya memakai baterai 50 kWh yang diklaim mampu menempuh 267 miles atau 430 km berdasarkan siklus CLTC, dan motor listrik tunggalnya menghasilkan 221 hp.
Bagi pembeli yang ingin jangkauan lebih jauh, Toyota juga menawarkan baterai 58 kWh dan 68 kWh. Pada konfigurasi tertentu, jarak tempuh klaimnya mencapai 379 miles atau 610 km, angka yang membuat model ini terlihat sangat kompetitif di kelasnya.
Daftar Singkat Harga dan Jarak Tempuh
- bZ3X SUV: mulai 99,800 yuan atau sekitar $14,400.
- Varian lama bZ3X: mulai 109,800 yuan atau sekitar $15,800.
- Jarak tempuh varian dasar: 267 miles atau 430 km.
- Jarak tempuh varian tertinggi: hingga 379 miles atau 610 km.
Toyota juga tidak kesulitan menarik minat pasar. Menurut laporan tersebut, bZ3X berhasil menjadi model EV joint venture terlaris selama lima bulan berturut-turut sejak September.
Sedan bZ3 Juga Turun Harga
Bukan hanya SUV yang mendapat diskon. FAW Toyota juga memangkas harga bZ3 sedan, model listrik yang juga menjadi salah satu andalannya di pasar China.
Versi pembaruan bZ3 sebelumnya dibuka dengan harga 109,800 yuan atau sekitar $15,800, lalu turun menjadi 93,800 yuan atau sekitar $13,500. Dengan harga baru ini, sedan tersebut bahkan lebih murah daripada bZ3X dan menempatkannya di titik masuk yang sangat agresif untuk sebuah EV Toyota.
Fitur yang Tetap Terlihat Mewah
Di balik harga rendah, bZ3 tetap dibekali paket teknologi yang cukup lengkap. Mobil ini menggunakan teknologi baterai Blade dari BYD, dengan pilihan pack 49.9 kWh dan 65.3 kWh.
Jarak tempuh klaimnya berada di kisaran 321 miles atau 517 km hingga 383 miles atau 616 km. Fitur lain yang disorot termasuk layar infotainment 15,6 inci, panel instrumen digital, panoramic sunroof, dua pad pengisian daya nirkabel, LiDAR di atap, dan kemampuan berkendara semi-otonom Level 2.
Tekanan Harga di Pasar EV China
Pemangkasan harga Toyota menunjukkan bahwa persaingan di China sudah masuk fase yang sangat ketat. Produsen besar tidak lagi hanya menjual nama merek, tetapi juga harus menyesuaikan harga agar tetap relevan di pasar yang sensitif terhadap nilai dan teknologi.
Bagi konsumen, kondisi ini menciptakan situasi yang jarang terjadi di banyak pasar lain, karena mobil listrik baru dari produsen global bisa dibeli dengan harga yang mendekati, atau bahkan lebih murah, dibandingkan mobil bensin bekas populer di luar China. Dalam konteks itu, Toyota bZ3X dan bZ3 menjadi contoh jelas bagaimana strategi harga ekstrem kini membentuk arah pasar EV di China.
Source: www.carscoops.com