BYD dilaporkan menaikkan target penjualan luar negeri menjadi 1,5 juta unit pada 2026, seiring perusahaan memperkuat bisnis internasional untuk mengimbangi pelemahan permintaan di pasar domestik. Informasi ini muncul setelah manajemen BYD menyampaikan keyakinan dalam sebuah pengarahan analis, menurut laporan Bloomberg yang mengutip sumber yang mengetahui pembahasan tersebut.
Target baru itu sekitar 15% lebih tinggi dibandingkan sasaran ekspor yang diumumkan lebih awal, yaitu 1,3 juta kendaraan. Dalam dokumen yang dirilis pada Januari, produsen kendaraan listrik berbasis di Shenzhen itu menyebut target ekspornya untuk 2026 tumbuh sekitar 24% secara tahunan, sehingga revisi ke 1,5 juta unit menunjukkan ambisi yang lebih agresif di pasar global.
Dorongan dari kinerja ekspor yang kuat
Kenaikan target tersebut tidak muncul tanpa dasar, karena BYD sudah mencatat laju ekspor yang sangat cepat pada periode sebelumnya. Sepanjang 2025, perusahaan membukukan ekspor 1.046.083 kendaraan energi baru atau NEV, termasuk mobil penumpang dan kendaraan niaga, dengan pertumbuhan 150,74% dibandingkan tahun sebelumnya.
Capaian itu memperlihatkan bahwa ekspansi internasional BYD tidak lagi bersifat pelengkap, melainkan sudah menjadi pilar penting dalam strategi pertumbuhan perusahaan. Di tengah tekanan pasar dalam negeri, penjualan luar negeri memberi ruang bagi BYD untuk mempertahankan volume sekaligus memperluas jejak merek di kawasan yang lebih beragam.
Sebaran pasar yang relatif seimbang
Salah satu hal yang menonjol dari ekspor BYD adalah sebaran wilayah yang tidak terlalu bergantung pada satu pasar utama. Pada 2025, Eropa, Amerika Utara, dan ASEAN masing-masing menyumbang sekitar sepertiga dari total penjualan luar negeri BYD.
Pola ini penting karena mencerminkan diversifikasi risiko yang lebih baik. Jika satu kawasan menghadapi perlambatan atau hambatan regulasi, kontribusi dari kawasan lain masih bisa menopang kinerja ekspor secara keseluruhan.
Posisi BYD di tengah persaingan global
Skala penjualan BYD juga terus meningkat di pasar domestik dan global. Sepanjang 2025, total penjualan NEV BYD mencapai 4.602.436 unit, sedangkan penjualan mobil listrik baterai murni atau BEV penumpang menyentuh rekor 2.256.714 unit.
Kinerja tersebut membuat BYD untuk pertama kalinya melampaui Tesla di segmen BEV. Pada periode yang sama, Tesla mencatat penjualan global 1.636.129 kendaraan, yang menegaskan betapa besar volume produksi dan distribusi BYD dalam lanskap kendaraan listrik dunia.
Angka target yang dilaporkan
Berikut ringkasan angka penting yang muncul dari laporan terkait BYD:
| Keterangan | Angka |
|---|---|
| Target ekspor luar negeri 2026 versi terbaru | 1,5 juta unit |
| Target ekspor luar negeri 2026 yang diumumkan sebelumnya | 1,3 juta unit |
| Perkiraan kenaikan dari target sebelumnya | 15% |
| Ekspor NEV BYD pada 2025 | 1.046.083 unit |
| Pertumbuhan ekspor NEV 2025 | 150,74% |
| Total penjualan NEV BYD pada 2025 | 4.602.436 unit |
| Penjualan BEV penumpang BYD pada 2025 | 2.256.714 unit |
Citi pada catatan riset November 2025 juga menyebut panduan penjualan luar negeri BYD untuk 2026 berada di kisaran 1,5 juta hingga 1,6 juta kendaraan. Pernyataan itu memperkuat pandangan bahwa pasar internasional kini menjadi area pertumbuhan utama yang terus diprioritaskan perusahaan.
Implikasi bagi industri kendaraan listrik
Jika target 1,5 juta unit benar terealisasi, BYD akan semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain paling agresif dalam ekspansi global kendaraan listrik. Pencapaian itu juga akan memberi sinyal bahwa persaingan di segmen NEV tidak lagi hanya ditentukan oleh permintaan domestik Tiongkok, tetapi juga oleh kemampuan produsen membangun basis penjualan lintas benua.
Bagi pasar otomotif global, langkah BYD menunjukkan bahwa pertarungan volume, efisiensi distribusi, dan kecepatan adaptasi produk kini menjadi faktor penentu utama. Dengan portofolio yang sudah kuat di berbagai kawasan, perusahaan tampaknya ingin menjaga momentum pertumbuhan sambil memperbesar kontribusi penjualan luar negeri dalam struktur bisnisnya.
Source: cnevpost.com





