Harga Honda PCX 2025 bekas masih tergolong tinggi di pasar motor second pada awal 2026. Penyebab utamanya sederhana, usia pakai motor ini belum lama sehingga kondisi unit, odometer, dan tampilan fisiknya umumnya masih dekat dengan versi baru.
Bagi calon pembeli, pertanyaan yang paling sering muncul adalah seberapa murah PCX 2025 bekas dibanding unit baru. Dari data harga yang beredar, selisihnya memang ada, tetapi belum terlalu jauh karena PCX 160 masih kuat di segmen skutik premium.
Rentang harga Honda PCX 2025 baru dan bekas
Mengacu pada data referensi, Honda PCX 2025 dalam kondisi baru dijual mulai kisaran Rp34 jutaan untuk varian paling rendah. Sementara varian tertinggi, yakni PCX 160 ABS-RoadSync, menyentuh kisaran Rp40 jutaan per unit.
Untuk pasar bekas, PCX 160 CBS tahun 2025 umumnya ditawarkan di rentang Rp31 juta hingga Rp32 jutaan. Adapun PCX 160 ABS tahun 2025 berada di kisaran Rp32 jutaan sampai Rp35 jutaan, tergantung kondisi, wilayah, dan kelengkapan surat.
Agar lebih mudah dibaca, berikut gambaran sederhananya.
| Varian | Harga baru | Harga bekas |
|---|---|---|
| PCX 160 CBS | mulai Rp34 jutaan | Rp31 juta – Rp32 jutaan |
| PCX 160 ABS | di atas varian CBS | Rp32 juta – Rp35 jutaan |
| PCX 160 ABS-RoadSync | hingga Rp40 jutaan | bervariasi, umumnya mengikuti kondisi pasar |
Dari angka itu, selisih harga bekas terhadap baru rata-rata berada di kisaran Rp2 juta sampai Rp5 jutaan. Pada beberapa unit, potongan harga bisa terasa kecil karena usia motor belum genap satu tahun dan banyak penjual menawarkan unit dengan kilometer rendah.
Seberapa murah dibanding yang baru?
Jika tolok ukurnya hanya nominal, PCX 2025 bekas memang lebih murah daripada unit baru. Namun secara persentase, depresiasinya belum terlalu dalam untuk ukuran motor yang sudah masuk pasar second.
Sebagai ilustrasi, jika varian baru berada di level Rp34 jutaan dan unit bekas dijual Rp31 jutaan, maka selisihnya sekitar Rp3 jutaan. Artinya, pembeli hanya mendapat diskon terbatas, tetapi masih berpeluang memperoleh motor dengan kondisi relatif segar.
Untuk varian ABS, selisihnya bisa lebih bervariasi karena permintaan pasar biasanya lebih tinggi. Fitur keselamatan dan status sebagai varian atas membuat harga bekasnya cenderung bertahan.
Alasan harga bekas masih tinggi
Faktor usia pakai menjadi penjelasan paling kuat. Unit keluaran 2025 yang dipasarkan pada awal 2026 biasanya belum banyak dipakai harian berat, sehingga kondisi mesin, kaki-kaki, dan bodi masih menarik bagi pembeli.
Selain itu, PCX 160 membawa spesifikasi yang masih kompetitif di kelasnya. Motor ini memakai mesin 156,9 cc 4-stroke 4-valve eSP+ dengan pendingin cairan, serta teknologi PGM-FI yang dikenal mendukung efisiensi bahan bakar dan performa yang tetap responsif.
Daya tarik lain datang dari fitur dan kepraktisan. Referensi menyebut kapasitas tangki bahan bakarnya mencapai 8,1 liter dan bagasinya 30 liter, angka yang cukup besar untuk kebutuhan komuter maupun perjalanan menengah.
Fitur modern juga ikut menjaga nilai jual. PCX 160 dibekali lampu full LED, Honda Selectable Torque Control, charger Type-C di dalam bagasi, SmartKey, serta System Immobilizer untuk menunjang keamanan.
Pada varian tertentu, tersedia pula RoadSync yang mendukung konektivitas Bluetooth dan navigasi. Fitur semacam ini membuat motor tetap relevan untuk pengguna yang mencari skutik premium dengan sentuhan teknologi.
Nilai plus dan hal yang perlu dicermati
Dari sisi keunggulan, ada beberapa poin yang paling sering dicari calon pembeli.
- Mesin 160 cc dengan teknologi PGM-FI.
- Desain premium yang tetap sporty.
- Sistem pengereman ABS pada varian tertentu.
- Fitur RoadSync untuk konektivitas.
- SmartKey dan immobilizer untuk keamanan.
Namun, calon pembeli tetap perlu melihat sisi lain sebelum memutuskan. Dalam referensi disebutkan beberapa catatan seperti harga beli yang masih tinggi, biaya servis yang relatif tidak murah, serta keluhan pada bagian komstir, bodi yang rentan retak saat terbentur, hingga potensi tangki berkarat pada kasus tertentu.
Karena itu, selisih harga yang tidak terlalu jauh dengan unit baru perlu dihitung cermat. Bila perbedaan hanya tipis, pembeli bisa membandingkan manfaat garansi, kondisi ban, riwayat servis resmi, serta potensi biaya perbaikan setelah pembelian.
Tips menilai apakah PCX 2025 bekas layak dibeli
Agar tidak hanya terpaku pada harga, periksa beberapa poin berikut saat survei unit.
- Cek odometer dan riwayat servis berkala.
- Pastikan nomor rangka dan nomor mesin sesuai STNK serta BPKB.
- Perhatikan kondisi komstir, suspensi, dan rem.
- Lihat detail bodi untuk mencari retak atau bekas benturan.
- Uji fitur elektronik seperti SmartKey, lampu, charger, dan panel meter.
- Bandingkan harga dengan varian baru di dealer terdekat.
Jika unit bekas ditawarkan terlalu dekat dengan harga baru, calon pembeli perlu lebih kritis. PCX 2025 bekas tetap menarik bila kondisinya prima, surat lengkap, dan ada selisih harga yang cukup masuk akal untuk menutup risiko pemakaian serta biaya perawatan setelah motor berpindah tangan.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.suara.com








