Nio akan mencapai pengiriman ke-90.000 untuk ES8 generasi ketiga pada pekan ini, menandai pencapaian penting bagi SUV listrik premium andalannya. Percepatan pengiriman itu menunjukkan permintaan yang masih kuat setelah libur Tahun Baru Imlek di akhir Februari.
Pejabat Nio, Yang Bo, memberi isyarat soal tonggak ini lewat unggahan di Weibo pada Selasa. Sinyal itu muncul hanya beberapa hari setelah perusahaan menyerahkan unit ke-80.000 ES8 generasi ketiga di Hangzhou, Zhejiang, pada 20 Maret.
Laju Pengiriman yang Terus Menguat
Data terbaru memperlihatkan lonjakan yang cukup cepat dalam waktu singkat. Model ini baru menembus 70.000 pengiriman pada 27 Februari, lalu naik ke 80.000 unit pada 20 Maret, dan kini mendekati 90.000 unit.
Bila ritme ini berlanjut, ES8 generasi ketiga berpotensi mencatat hampir 20.000 pengiriman sepanjang Maret. Angka tersebut menjadi sinyal bahwa SUV tiga baris ini masih menjadi salah satu produk terpenting dalam portofolio Nio.
Posisi ES8 di Tengah Strategi Nio
Nio meluncurkan ES8 generasi ketiga secara resmi pada Nio Day 2025 pada 20 September 2025. Pengiriman dimulai sehari setelahnya, dan sejak itu model ini konsisten menjadi penopang penjualan di segmen SUV besar listrik.
Mobil ini hadir dalam konfigurasi enam dan tujuh kursi, dengan harga awal 406.800 yuan atau sekitar $58.870 termasuk baterai. Harga tersebut menempatkannya sebagai salah satu model domestik Tiongkok yang paling mahal di kelasnya.
Berikut ringkasan fakta utama terkait pencapaian ES8 generasi ketiga:
- Pengiriman ke-70.000 tercapai pada 27 Februari.
- Pengiriman ke-80.000 tercapai pada 20 Maret.
- Pengiriman ke-90.000 diperkirakan masuk pekan ini.
- Harga awal model ini 406.800 yuan termasuk baterai.
- ES8 tersedia dalam konfigurasi enam dan tujuh kursi.
Kontribusi terhadap Kinerja Keuangan
Performa komersial ES8 generasi ketiga ikut mendukung perubahan besar dalam kondisi bisnis Nio. Pada laporan kinerja kuartal keempat 2025, perusahaan mencatat laba operasional GAAP sebesar 807,3 juta yuan, yang menjadi laba kuartalan pertama dalam sejarah perusahaan.
Pasar kendaraan listrik mewah di Tiongkok tetap kompetitif, sehingga keberhasilan satu model saja belum cukup untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang. Namun, ES8 generasi ketiga memberi Nio pijakan penting karena model ini mampu mempertahankan momentum penjualan selama berbulan-bulan setelah peluncuran.
Dorongan Penjualan Jangka Pendek
Untuk menjaga laju permintaan, Nio meluncurkan sejumlah insentif selama Maret. Salah satunya adalah subsidi pajak pembelian sebesar 10.000 yuan yang berlaku terbatas bagi pembeli baru ES8.
Perusahaan juga menambah opsi warna eksterior baru, Nebula Red, untuk memperluas daya tarik model ini. Langkah seperti ini lazim digunakan produsen mobil premium untuk menjaga minat konsumen sambil menunggu varian baru masuk pasar.
Rencana Varian Baru dan Model Flagship
Nio juga menyiapkan varian lima kursi ES8 generasi ketiga yang akan meluncur pada awal Juli. Langkah ini ditujukan untuk memperpanjang umur penjualan model yang sudah terbukti kuat di segmen SUV besar.
Di saat yang sama, Nio bersiap memperkenalkan SUV flagship baru bernama ES9 pada kuartal kedua. Acara teknologi untuk model tersebut dijadwalkan pada 9 April, sementara peluncuran pasar resmi akan berlangsung pada Mei dan pengiriman dimulai 1 Juni.
Target Kuartal Pertama Masih Agresif
Dalam laporan pendapatan yang dirilis pada 10 Maret, Nio memproyeksikan pengiriman kendaraan pada kuartal pertama 2026 berada di kisaran 80.000 hingga 83.000 unit. Artinya, pengiriman pada Maret diperkirakan mencapai 32.021 hingga 35.021 unit, lebih dari dua kali lipat dibandingkan 15.039 unit pada periode yang sama setahun sebelumnya.
Dengan pencapaian ES8 yang terus naik dan sejumlah model baru dalam pipeline, Nio memasuki periode penting untuk mempertahankan momentum pertumbuhan sambil memperluas jajaran SUV listrik premium di pasar domestik.
Source: cnevpost.com