Jaguar sempat menimbang jalur yang berbeda sebelum memutuskan bertransformasi penuh menjadi merek EV mewah dengan Type 00 sebagai pembuka era baru. Di tahap awal transisi itu, pabrikan asal Inggris tersebut disebut memiliki rencana untuk melahirkan empat model baru yang bisa menjaga napas bisnisnya di segmen premium.
Rencana itu datang dari kebutuhan Jaguar untuk tetap relevan di pasar yang berubah cepat. Namun, langkah akhirnya justru lebih radikal karena seluruh lini bermesin bensin dihentikan dan merek ini tidak lagi menyisakan model untuk dijual.
Empat model yang sempat masuk peta jalan Jaguar
Mantan Kepala Desain Jaguar, Ian Callum, mengungkap bahwa perusahaan pernah mempertimbangkan beberapa nama penting untuk dihidupkan kembali. Salah satunya adalah XF generasi baru dengan tenaga listrik murni yang disiapkan sebagai pesaing BMW Seri-5, Mercedes-Benz E-Class, dan Audi A6.
Selain XF, Jaguar juga disebut menyiapkan generasi baru F-Pace yang selama ini menjadi model terlarisnya. Dua nama lain yang masuk pembahasan adalah F-Type dan XJ terbaru, meski keduanya pada akhirnya tidak berlanjut ke tahap produksi.
Berikut empat model yang sempat dipertimbangkan Jaguar sebelum fokus ke Type 00:
- XF listrik murni
- F-Pace generasi baru
- F-Type generasi baru
- XJ generasi baru
Mengapa Jaguar mengubah arah
Jaguar tidak sekadar mengganti mesin bensin dengan motor listrik, tetapi juga mengubah posisi merek di pasar. Alih-alih tetap melawan merek premium Jerman, Jaguar kini membidik panggung yang lebih tinggi dengan sasaran kompetitor seperti Bentley.
Perubahan strategi itu membuat Type 00 menjadi proyek yang sangat penting bagi masa depan merek. Mobil konsep grand tourer listrik murni ini menjadi simbol dimulainya identitas baru Jaguar yang lebih eksklusif dan berani.
Type 00 jadi titik balik
Type 00 bukan hanya model baru, tetapi juga penanda bahwa Jaguar ingin memulai babak yang berbeda dari sebelumnya. Versi produksinya dijadwalkan meluncur pada musim panas ini, lalu pembukaan pemesanan akan mengikuti setelahnya.
Pengiriman ke pelanggan diperkirakan dimulai pada awal tahun depan. Setelah grand tourer tersebut hadir, Jaguar juga menyiapkan SUV listrik murni yang dijadwalkan meluncur pada akhir 2027.
Dari rencana model lama ke strategi baru
Jika rencana awal itu berjalan, Jaguar kemungkinan masih memiliki lini produk yang lebih familiar bagi pasar lama. Namun, keputusan untuk menangguhkan empat model tersebut menunjukkan bahwa perusahaan memilih lompatan besar ketimbang evolusi bertahap.
Langkah itu juga menandakan keberanian Jaguar dalam membangun ulang citra merek. Di tengah persaingan EV mewah yang makin ketat, perusahaan ini tidak lagi sekadar mengejar volume, tetapi juga mencoba membentuk posisi baru di kelas yang lebih prestisius.
Peta rencana Jaguar yang sempat dibahas
| Model yang sempat direncanakan | Status rencana | Arah pasar yang dituju |
|---|---|---|
| XF listrik murni | Dipertimbangkan, lalu ditangguhkan | Sedan premium |
| F-Pace generasi baru | Dipertimbangkan | SUV terlaris Jaguar |
| F-Type generasi baru | Dipertimbangkan | Sportscar |
| XJ generasi baru | Dipertimbangkan | Sedan flagship |
Keputusan Jaguar untuk memusatkan perhatian pada Type 00 memperlihatkan bahwa merek ini sedang membangun ulang fondasi bisnisnya dari awal. Di saat banyak produsen berlomba mempertahankan model lama sambil elektrifikasi bertahap, Jaguar justru memilih memutus masa lalu dan mengarahkan identitas barunya ke pasar EV super mewah.
