
Di Bangkok Motor Show, Chery Group lewat brand Lepas melakukan world premiere untuk L6 EV. SUV listrik ini masuk segmen C dan langsung menarik perhatian karena disebut punya banderol awal sekitar 700 bath atau sekitar Rp 310 juta.
Kehadiran model baru ini memperlihatkan arah strategis Chery Group yang makin agresif di pasar global. Saat ini L6 EV baru tampil sebagai kendaraan listrik murni, tetapi ke depan model ini juga disiapkan dalam versi bensin dan plug-in hybrid atau PHEV.
World Premiere di Bangkok Motor Show
Bangkok Motor Show menjadi panggung penting bagi Lepas untuk menunjukkan identitas barunya. Model L6 EV tampil sebagai andalan pertama yang dibawa ke hadapan publik internasional pada pameran otomotif yang digelar di Thailand itu.
Pabrikan belum membuka seluruh detail spesifikasi teknis secara lengkap. Namun informasi awal yang dirilis sudah cukup untuk memberi gambaran bahwa Lepas L6 EV dibangun untuk bersaing di kelas SUV listrik kompak yang kini makin padat pemain.
Spesifikasi awal Lepas L6 EV
Secara teknis, Lepas L6 EV mengusung baterai LFP berkapasitas 67,08 kWh. Dengan baterai penuh, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 510 kilometer berdasarkan pengujian NEDC.
Jika memakai standar WLTP, estimasi jarak tempuhnya berada di sekitar 430 kilometer. Perbedaan angka ini penting dicermati karena hasil pengujian tiap standar memang bisa berbeda dan sering memengaruhi ekspektasi calon konsumen.
Berikut ringkasan spesifikasi awal yang sudah diumumkan:
- Baterai: LFP 67,08 kWh
- Jarak tempuh NEDC: hingga 510 km
- Estimasi WLTP: sekitar 430 km
- Motor listrik: 242 PS atau 178 kW
- Torsi maksimum: 275 Nm
- Akselerasi 0-100 km/jam: 7,9 detik
- Fast charging DC: hingga 120 kW
- Pengisian AC: hingga 7 kW
Motor listrik tunggalnya ditempatkan di roda depan dan menghasilkan tenaga 242 PS dengan torsi 275 Nm. Kombinasi ini membuat L6 EV mampu berlari dari 0 ke 100 km/jam dalam 7,9 detik, angka yang cukup kompetitif untuk SUV listrik di kelasnya.
Pengisian daya dan efisiensi
Lepas membekali L6 EV dengan pengisian cepat DC hingga 120 kW. Dalam skenario ini, pengisian baterai dari 30 persen ke 80 persen disebut dapat selesai sekitar 20 menit.
Untuk kebutuhan pengisian di rumah atau fasilitas AC, daya yang tersedia mencapai 7 kW. Skema ini memberi fleksibilitas bagi pengguna yang ingin memakai mobil listrik untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak menengah.
Dimensi bodi dan posisi di kelasnya
Dari sisi ukuran, L6 EV memiliki panjang 4.570 mm, lebar 1.852 mm, tinggi 1.683 mm, dan wheelbase 2.700 mm. Dimensi itu menempatkannya sebagai SUV yang cukup besar di segmen C.
Jika dibandingkan dengan Chery Tiggo 7 Pro, L6 EV dinilai sedikit lebih panjang dan memiliki jarak sumbu roda lebih lega. Kondisi tersebut memberi indikasi ruang kabin yang lebih lapang, terutama untuk penumpang baris depan dan belakang.
Desain eksterior yang menonjol
Tampilan L6 EV mengikuti tren mobil listrik modern dengan fasia depan yang bersih dan minim ornamen. Lampu utama dibuat terpisah dari DRL berbentuk huruf L, sementara grille bawah memakai aksen krom yang memberi kesan premium.
Di bagian samping, proporsi bodi terlihat membulat dengan lekukan fender yang tegas. Garis atap yang menurun dan jendela samping yang menanjak membuat siluetnya tampak sporty, bahkan oleh sebagian pengamat disebut punya nuansa yang mengingatkan pada Porsche Macan.
Rancangan kabin yang minimalis
Masuk ke interior, Lepas memilih pendekatan simpel dan modern. Setir tiga palang, konsol tengah bergaya waterfall, serta layar infotainment vertikal di tengah dashboard menjadi elemen utama yang menegaskan kesan futuristis.
Di sisi pintu, speaker Sony dengan desain floating ikut memperkuat tampilan kabin. Sentuhan itu menunjukkan bahwa Lepas tidak hanya mengejar aspek teknis, tetapi juga pengalaman visual di dalam mobil.
Arah pasar dan potensi ke Indonesia
Lepas sebelumnya sudah memperkenalkan L6 dan L4 di GIIAS 2025. Model terbaru ini diprediksi meluncur ke pasar nasional pada kuartal kedua 2026, meski belum ada kepastian apakah yang hadir nanti versi BEV, PHEV, atau keduanya.
Strategi multi powertrain yang disiapkan Chery Group menunjukkan bahwa pasar menjadi fokus utama. Dengan kombinasi desain yang menarik, jarak tempuh yang kompetitif, dan pengisian daya cepat, Lepas L6 EV berpotensi menjadi salah satu model yang perlu dicermati di Indonesia ketika jadwal peluncurannya mulai lebih jelas.
Source: carvaganza.com








