Harga BBM Pertamina 1 April 2026 Tak Naik, Di Tengah Gelombang Kenaikan ASEAN!

Harga BBM Pertamina per 1 April dinyatakan tidak berubah untuk produk subsidi maupun nonsubsidi. Kepastian itu disampaikan di tengah beredarnya informasi keliru yang menyebut harga bahan bakar akan naik tajam.

Pernyataan resmi dari pemerintah dan Pertamina Patra Niaga menjadi sorotan karena muncul saat pasar energi regional menghadapi tekanan. Kondisi di sejumlah negara ASEAN disebut ikut terganggu akibat perang di Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz di Iran, yang memicu gangguan pasokan serta kenaikan harga.

Harga BBM Pertamina Tetap Stabil

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan Pertamina belum melakukan penyesuaian harga. Ia menyampaikan bahwa kabar kenaikan drastis tidak benar dan masyarakat perlu menerima informasi yang lebih akurat.

Pernyataan itu sekaligus menjawab kekhawatiran publik yang sempat ramai di media sosial. Hingga awal April, pemerintah memastikan belum ada perubahan harga pada BBM subsidi maupun nonsubsidi.

Daftar Harga BBM Pertamina di DKI Jakarta

Berikut daftar harga BBM Pertamina di wilayah DKI Jakarta yang tercantum dalam data referensi:

  1. Pertalite: Rp10.000 per liter
  2. Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter
  3. Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.100 per liter
  4. Pertamax Green (RON 95): Rp12.900 per liter
  5. Bio Solar: Rp6.800 per liter
  6. Dexlite: Rp14.200 per liter
  7. Pertamina Dex: Rp14.500 per liter

Daftar tersebut menggambarkan bahwa Pertalite dan Bio Solar tetap berada di kelompok BBM subsidi. Sementara itu, Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green, Dexlite, dan Pertamina Dex masuk kategori nonsubsidi dengan harga yang tetap berlaku.

Pertamina Perkuat Distribusi Energi

Pertamina Patra Niaga menyatakan terus melakukan langkah strategis untuk menjaga pasokan energi. Perusahaan mengandalkan penguatan koordinasi dengan pemasok, negosiasi yang berkelanjutan, dan optimalisasi sistem distribusi di lapangan.

Langkah itu penting karena situasi global masih fluktuatif. Dengan kondisi tersebut, stabilitas pasokan dalam negeri menjadi fokus utama agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Imbauan Agar Tak Terjebak Informasi Keliru

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menegaskan perusahaan menjalankan kebijakan pemerintah dalam penetapan harga BBM. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh kabar yang dapat memicu panic buying.

Imbauan itu sejalan dengan kebutuhan menjaga konsumsi energi secara wajar. Dalam situasi yang sensitif seperti saat ini, informasi yang tidak terverifikasi bisa mendorong pembelian berlebihan dan mengganggu distribusi di lapangan.

Hal yang Perlu Diperhatikan Masyarakat

Berikut poin penting yang bisa dicermati terkait harga BBM Pertamina:

  1. Tidak ada kenaikan harga BBM subsidi dan nonsubsidi per awal April.
  2. Pemerintah meminta masyarakat tidak mempercayai kabar yang belum jelas sumbernya.
  3. Pertamina Patra Niaga fokus menjaga pasokan tetap aman dan merata.
  4. Konsumsi energi bijak dinilai membantu ketahanan energi nasional.

Di tengah tekanan energi global, stabilitas harga BBM di Indonesia menjadi perhatian penting bagi rumah tangga, pelaku usaha, dan sektor transportasi. Selama belum ada kebijakan baru, harga Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.300, dan jenis BBM lain yang tercantum tetap berlaku sesuai data resmi yang beredar.

Source: www.oto.com

Berita Terkait

Back to top button