
Produksi mobil di Indonesia pada Februari menunjukkan tren kenaikan yang cukup kuat dibanding bulan sebelumnya. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo mencatat total produksi kendaraan di Tanah Air mencapai 108.820 unit, naik 8.097 unit atau sekitar 8 persen dari capaian bulan sebelumnya.
Kenaikan tersebut membuat akumulasi produksi kendaraan di Indonesia dalam dua bulan pertama tahun ini mencapai 209.543 unit. Jumlah itu juga lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu yang berada di 194.069 unit, sehingga terlihat ada pertumbuhan tahunan sekitar 8 persen di tengah dinamika pasar otomotif yang masih kompetitif.
Toyota tetap paling dominan
Toyota kembali memimpin daftar produsen mobil terbesar di Indonesia. Pabrikan asal Jepang itu mencatat produksi 48.481 unit, jauh di atas pesaing terdekatnya dan menjadi kontributor terbesar dalam total produksi kendaraan nasional.
Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, produksi Toyota naik 2.820 unit atau 6,2 persen dari 45.661 unit. Capaian ini menegaskan posisi Toyota sebagai pemain paling kuat di lini produksi lokal, terutama berkat skala pabrik, jaringan pemasok, dan portofolio model yang luas.
Mitsubishi dan Daihatsu ikut menguat
Di posisi kedua ada Mitsubishi Motors dengan produksi 18.229 unit. Angka ini tumbuh 2.599 unit atau 16,6 persen dari bulan sebelumnya yang mencapai 15.630 unit, menunjukkan adanya lonjakan aktivitas produksi yang cukup signifikan.
Daihatsu menyusul di peringkat ketiga dengan 13.229 unit. Produsen ini mencatat kenaikan 879 unit atau sekitar 7 persen dibanding Januari yang berada di level 12.473 unit, sehingga tetap menjaga posisi penting di pasar domestik.
Suzuki, Hyundai, dan pemain lain di papan tengah
Suzuki menempati posisi keempat dengan produksi 7.962 unit. Kenaikan dari 6.593 unit pada bulan sebelumnya menunjukkan pertumbuhan 1.369 unit atau 20,8 persen, salah satu lonjakan paling besar di jajaran produsen besar.
Hyundai berada di urutan kelima setelah memproduksi 4.870 unit. Produksi itu lebih tinggi 560 unit atau sekitar 13 persen dibanding bulan sebelumnya yang sebanyak 4.310 unit, menandakan konsistensi ekspansi manufaktur merek asal Korea Selatan tersebut.
Berikut daftar 10 produsen mobil terbesar di Indonesia berdasarkan produksi pada periode ini:
- Toyota — 48.481 unit
- Mitsubishi Motors — 18.229 unit
- Daihatsu — 13.229 unit
- Suzuki — 7.962 unit
- Hyundai — 4.870 unit
- Honda — 3.595 unit
- Jaecoo — 2.926 unit
- Mitsubishi Fuso — 2.352 unit
- Isuzu — 2.208 unit
- Wuling — 1.913 unit
Persaingan pabrikan makin beragam
Di luar lima besar, Honda mencatat produksi 3.595 unit dan tetap menjaga volume di segmen mobil penumpang. Jaecoo yang relatif baru di pasar Indonesia juga masuk daftar 10 besar dengan 2.926 unit, memperlihatkan bahwa pemain baru mulai mendapatkan ruang produksi yang lebih nyata.
Mitsubishi Fuso membukukan 2.352 unit, sedangkan Isuzu menghasilkan 2.208 unit. Wuling melengkapi daftar 10 besar dengan 1.913 unit, sehingga menunjukkan bahwa pasar produksi dalam negeri tidak lagi didominasi merek Jepang saja, tetapi mulai diwarnai oleh merek Tiongkok dan produsen kendaraan niaga.
Data Gaikindo tersebut memberi gambaran bahwa industri otomotif Indonesia masih bergerak positif. Dominasi Toyota tetap sangat kuat, namun peningkatan dari Mitsubishi, Suzuki, Hyundai, hingga nama-nama baru seperti Jaecoo menandakan peta persaingan produksi kendaraan di Indonesia semakin dinamis dan berlapis.
Source: otomotif.katadata.co.id








