Goodyear sudah menjadi nama besar di industri ban sejak 1898, dan lini produknya untuk SUV kini sangat beragam. Karena pilihan yang terlalu banyak, pembeli perlu fokus pada kebutuhan utama seperti cuaca, rute harian, kemampuan off-road, dan daya tahan pakai.
Dalam kategori SUV, lima model Goodyear menonjol karena masing-masing punya spesialisasi yang berbeda. Data dari TyreReviews, AutoBild, ADAC, AutoExpress, dan laporan internal Goodyear menunjukkan bahwa setiap ban di bawah ini punya keunggulan yang bisa disesuaikan dengan gaya berkendara.
1. Goodyear EfficientGrip 2 SUV untuk penggunaan musim panas
Ban ini cocok untuk SUV yang lebih sering dipakai di jalan aspal, terutama saat cuaca kering dan hangat. Di TyreReviews, EfficientGrip 2 SUV meraih skor 9,8 dari 10 berdasarkan enam uji profesional dan 16 ulasan pemilik, dengan total jarak tempuh hampir 200.000 mil.
Ban ini juga meraih penghargaan “Green Tyre” pada uji ban EV Auto Bild, lalu finis ketiga secara keseluruhan. Salah satu alasan utamanya adalah daya tahan tapak 49.050 km atau sekitar 30.500 mil, yang menjadi angka tertinggi di pengujian tersebut.
2. Goodyear Vector 4Seasons Gen 3 SUV untuk semua musim
Bagi pengemudi yang ingin satu set ban untuk hujan, suhu dingin, salju ringan, dan jalan kering, Vector 4Seasons Gen 3 SUV jadi pilihan paling seimbang. Ban ini mengantongi skor 9,3 dari 10 di TyreReviews dan dirancang khusus untuk menghadapi kondisi basah dan dingin yang sering membuat ban all-season biasa kewalahan.
Pada uji Autobild untuk crossover SUV, ban ini meraih status “Good” dan finis peringkat ketiga. ADAC juga memberi rating “Very Good” dalam uji all-season, sementara ÖAMTC mencatat performa pengereman basah yang sangat baik dengan nilai 2,28.
3. Goodyear Wrangler DuraTrac RT untuk off-road
Jika SUV sering dibawa ke jalur tanah, bebatuan, atau medan berlumpur, Wrangler DuraTrac RT layak masuk daftar teratas. Ban ini memakai teknologi DuPont Kevlar, dinding samping tiga lapis, serta kompaun Durawall untuk menahan sobekan dan abrasi di medan berat.
Model ini juga memiliki sertifikasi 3PMSF yang menandakan kemampuan di salju berat, tersedia dalam 42 ukuran, serta didukung garansi keausan 50.000 mil. Goodyear juga menyebut versi DuraTrac sebelumnya pernah menang penghargaan Reader’s Choice dari “Off-Road” magazine selama lima tahun berturut-turut.
4. Goodyear UltraGrip Performance 3 untuk musim dingin
Saat suhu turun konsisten di bawah 45 derajat Fahrenheit, ban musim panas atau all-season bisa kehilangan efektivitas. Untuk SUV yang sering menghadapi salju, lumpur salju, dan jalan licin, UltraGrip Performance 3 menonjol sebagai opsi musim dingin paling kuat dari Goodyear.
ADAC menempatkan ban ini di posisi teratas dalam uji ban musim dingin terbaik untuk 2024/25. AutoExpress juga menempatkannya di posisi kedua, dengan kemenangan di beberapa kategori penting seperti snow braking, snow traction, wet braking, dan dua jenis aquaplaning.
5. Goodyear Assurance MaxLife 2 untuk umur pakai panjang
Bagi pemilik SUV yang mengutamakan jarak tempuh dan minim perawatan, Assurance MaxLife 2 menjadi kandidat paling masuk akal. Goodyear menyebut ban ini sebagai ban terpanjang usia pakainya dengan garansi 85.000 mil.
Data ulasan konsumen juga mendukung klaim itu, karena sekitar 90% dari lebih dari 2.500 ulasan yang dianalisis Tires Easy memuji umur pakai ban ini. Banyak pemilik melaporkan performa yang tetap baik di atas 70.000 mil, meski sisi wet traction disebut tidak sekuat keunggulannya di jalan kering.
| Ringkasan pilihan berdasarkan kebutuhan | Kebutuhan utama | Rekomendasi |
|---|---|---|
| Jalan kering dan berkualitas tinggi | EfficientGrip 2 SUV | |
| Serba guna sepanjang tahun | Vector 4Seasons Gen 3 SUV | |
| Off-road dan medan berat | Wrangler DuraTrac RT | |
| Salju dan cuaca sangat dingin | UltraGrip Performance 3 | |
| Daya tahan dan jarak tempuh panjang | Assurance MaxLife 2 |
Pemilihan ban SUV tetap harus disesuaikan dengan iklim, pola berkendara, serta beban kendaraan. Informasi pengujian dari TyreReviews, ADAC, AutoBild, dan AutoExpress membantu mempersempit pilihan, namun kecocokan akhir tetap ditentukan oleh kebutuhan harian dan prioritas pengemudi.
