Suzuki Smash 2026 Lahir Kembali Dengan ABS Dan Cakram Ganda, Harga Rp 30,8 Juta Bikin Kaget

Suzuki kembali menarik perhatian di ajang Bangkok International Motor Show dengan menghadirkan Smash 115 Plus ABS, model yang membawa nama Smash ke level yang jauh lebih modern. Motor bebek ini tampil sebagai varian tertinggi dan langsung mencuri sorotan karena membawa fitur keselamatan yang biasanya hanya dijumpai di kelas motor yang lebih mahal.

Kehadiran model ini juga menegaskan bahwa pasar motor bebek di Thailand masih punya ruang yang kuat untuk produk komuter ringan. Di tengah dominasi skutik di banyak negara, Suzuki justru mengambil langkah berani dengan membekali Smash terbaru dengan ABS, rem cakram ganda, dan panel digital penuh.

Fitur keamanan yang naik kelas

Suzuki Smash 115 Plus ABS hadir dengan paket fitur yang terasa jauh lebih serius dibanding citra motor bebek 115 cc pada umumnya. Sistem ABS menjadi salah satu nilai jual utamanya karena membantu roda tidak terkunci saat pengereman mendadak, terutama di permukaan jalan yang licin atau basah.

Selain ABS, Suzuki juga memasang double disc brake atau rem cakram di roda depan dan belakang. Kombinasi ini memberi karakter pengereman yang lebih pakem dan terasa modern untuk motor komuter harian.

Panel instrumennya ikut ditingkatkan ke format full digital. Layar ini menampilkan informasi penting seperti posisi gigi, sisa bahan bakar, jam, dan odometer, sehingga pengendara bisa membaca data motor dengan lebih cepat.

Desain tetap ramping dan mudah diajak selap-selip

Secara tampilan, Suzuki tidak sepenuhnya mengubah identitas Smash. Bentuk bodinya tetap ramping dan praktis, sehingga motor ini masih cocok untuk dipakai di jalur perkotaan yang padat.

Grafis baru bertuliskan “Smash Fi” memberi sentuhan segar tanpa menghilangkan kesan sederhana yang sudah melekat pada lini Smash. Dengan panjang 1.910 mm, tinggi jok 760 mm, dan bobot hanya 97 kg, motor ini tetap mengutamakan kelincahan dan kemudahan dikendalikan.

Spesifikasi utama Suzuki Smash 115 Plus ABS

  1. Mesin: 112,8 cc, SOHC, satu silinder, pendingin udara
  2. Tenaga maksimum: 9,25 hp pada 7.000 rpm
  3. Torsi maksimum: 9,10 Nm pada 6.500 rpm
  4. Panjang: 1.910 mm
  5. Tinggi jok: 760 mm
  6. Bobot: 97 kg
  7. Rem: ABS dan cakram depan-belakang
  8. Panel instrumen: Full digital

Mesin kecil, karakter komuter harian

Dapur pacu Smash 115 Plus ABS mengandalkan mesin 112,8 cc SOHC silinder tunggal dengan pendingin udara. Karakter mesin seperti ini memang lebih menonjolkan efisiensi, kepraktisan, dan kemudahan perawatan untuk mobilitas sehari-hari.

Output tenaganya mencapai 9,25 hp pada 7.000 rpm, sementara torsinya 9,10 Nm pada 6.500 rpm. Angka tersebut memang tidak dirancang untuk performa agresif, tetapi cukup ideal untuk penggunaan dalam kota, perjalanan jarak dekat, dan kebutuhan harian yang menuntut motor ringan serta irit.

Harga yang bikin banyak orang terkejut

Bagian yang paling menyita perhatian justru datang dari label harganya. Suzuki Smash 115 Plus ABS dibanderol 59.900 Baht, atau sekitar Rp 30,8 jutaan, dan angka ini terasa tinggi untuk sebuah motor bebek 115 cc.

Harga tersebut menunjukkan bahwa Suzuki tidak sekadar menjual motor komuter biasa, melainkan paket keselamatan dan fitur yang mendekati kelas lebih premium. Di Thailand, strategi seperti ini masih masuk akal karena pasar motor bebek masih hidup dan konsumen punya minat pada model underbone yang praktis, ringan, serta lebih lengkap fiturnya.

Perpaduan ABS, rem cakram ganda, desain ringkas, dan mesin efisien membuat Smash 115 Plus ABS tampil sebagai motor bebek yang berbeda dari kebanyakan rival di kelasnya. Model ini memperlihatkan bahwa motor kecil pun bisa dibawa naik kelas jika pabrikan berani menawarkan teknologi keselamatan dan fitur yang lebih matang.

Berita Terkait

Back to top button