Toyota bZ7 langsung mencuri perhatian pasar mobil listrik China setelah mencatat lebih dari 3.100 pemesanan hanya dalam waktu satu jam sejak resmi diluncurkan. Pencapaian cepat ini menegaskan tingginya minat konsumen terhadap sedan listrik hasil kolaborasi Toyota dan GAC yang diposisikan sebagai model baru di segmen menengah.
Harga jualnya juga dibuat kompetitif untuk kelasnya, yakni mulai 147.800 yuan hingga 199.800 yuan. Dengan banderol itu, bZ7 masuk ke pasar yang sangat padat persaingan, terutama di tengah gempuran merek lokal yang agresif menawarkan teknologi, jarak tempuh panjang, dan fitur pintar.
Pemesanan Melonjak dalam Sejam
Wakil Presiden Penjualan GAC Toyota, Peng Baolin, menyebut bZ7 tersedia dalam lima varian. Model ini ditawarkan dengan pilihan jarak tempuh CLTC 600 km, 700 km, dan 710 km, lalu langsung disambut ribuan pemesanan dari konsumen di China.
Lonjakan itu menunjukkan strategi Toyota bersama GAC mulai menemukan momentum di pasar kendaraan listrik. Di China, konsumen biasanya sangat responsif terhadap mobil listrik yang menawarkan kombinasi desain modern, fitur lengkap, dan efisiensi baterai yang tinggi.
Desain Sedan Besar dengan Sentuhan Futuristis
Toyota bZ7 mengusung desain khas keluarga GAC Toyota dengan garis depan yang tegas dan modern. Bagian depan memakai lampu LED horizontal, lampu siang berbentuk huruf C, lampu utama tajam, serta grille bawah yang lebar.
Dari samping ke belakang, mobil ini tampil dengan siluet fastback coupe yang mengalir dari pilar C. Gagang pintu semi-tersembunyi dan lampu belakang LED menyatu membuat tampilannya terlihat bersih dan futuristis.
Secara dimensi, mobil ini tergolong besar untuk sebuah sedan listrik. Panjangnya mencapai 5.130 mm, lebarnya 1.965 mm, tingginya 1.506 mm, dan jarak sumbu rodanya 3.020 mm, sementara roda memakai pelek 20 inci.
Fitur Kenyamanan dan Suspensi Canggih
Toyota membekali bZ7 dengan paket suspensi udara dual-chamber, peredam SDC, dan sistem pre-scanning yang membaca kondisi jalan di depan. Sistem ini kemudian menyesuaikan respons suspensi secara proaktif agar pengendaraan lebih nyaman.
Kabin bZ7 juga dirancang untuk mengejar rasa mewah dan praktis. Jok depan dan belakang mendapat ventilasi, pemanas, dan pijat, sedangkan kursi depan memakai desain zero-gravity bermotor ganda untuk mendukung kenyamanan saat perjalanan jauh.
Teknologi Kabin dan Konektivitas
Di dalam kabin, bZ7 memakai kokpit pintar Huawei HarmonyOS 5.0 dan tetap mendukung Apple CarPlay. Mobil ini juga dilengkapi sistem perintah suara berbasis MoLA dari Huawei, sambil tetap mempertahankan tombol fisik di dasbor untuk fungsi penting.
Fitur konektivitasnya juga terintegrasi dengan ekosistem Xiaomi, termasuk aplikasi Mi Home. Selain itu, kendaraan ini sudah menggunakan kunci Huawei StarFlash yang menambah kemudahan akses bagi pengguna.
Sistem Berkendara Pintar dan Sensor Lengkap
Untuk fitur bantuan berkendara, bZ7 mengandalkan sistem ADAS Momenta R6. Varian dengan LiDAR membawa satu sensor LiDAR, lima radar gelombang milimeter, sebelas kamera HD, dan sepuluh radar ultrasonik, sehingga totalnya mencapai 27 sensor.
Perangkat ini mendukung Highway NOA, bantuan berkendara di jalan perkotaan, serta parkir otomatis dalam berbagai kondisi. Kombinasi sensor dan perangkat lunak tersebut membuat bZ7 masuk ke jajaran mobil listrik modern yang sangat bergantung pada fitur bantuan pengemudi.
Performa, Baterai, dan Pengisian Cepat
Sektor penggerak memakai sistem listrik Huawei Drive ONE dengan output puncak 207 kW atau 278 hp. Pabrikan mengklaim efisiensi sistem itu mencapai 97,5 persen, angka yang menunjukkan fokus pada performa dan penghematan energi.
Baterainya memakai Lithium Iron Phosphate atau LFP dengan dua pilihan kapasitas, yakni 71,35 kWh dan 88,13 kWh. Klaim jarak tempuhnya mencapai 710 km berdasarkan siklus CLTC, sementara pengisian cepatnya disebut bisa menambah jarak 300 km hanya dalam 10 menit.
Berikut ringkasan spesifikasi utamanya:
| Aspek | Data Utama |
|---|---|
| Harga | 147.800 yuan – 199.800 yuan |
| Varian | 5 varian |
| Jarak tempuh | 600 km, 700 km, 710 km (CLTC) |
| Output tenaga | 207 kW / 278 hp |
| Baterai | LFP 71,35 kWh dan 88,13 kWh |
| Sensor ADAS | Hingga 27 sensor pada varian LiDAR |
Pencapaian bZ7 dalam satu jam pertama memperlihatkan bahwa pasar mobil listrik China masih sangat terbuka bagi model baru yang menggabungkan harga kompetitif, teknologi kabin mutakhir, dan fitur bantuan berkendara lengkap. Toyota kini mendapat modal awal yang kuat untuk memperluas daya saingnya di tengah persaingan ketat kendaraan listrik di negeri itu.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.cnnindonesia.com








