Xpeng kembali menarik perhatian pasar mobil listrik lewat Mona M03 versi terbaru yang hadir dengan chip AI buatan sendiri bernama Turing. Model ini memadukan harga di bawah 20.000 dolar AS dengan kemampuan komputasi hingga 750 TOPS, sehingga menempatkannya sebagai salah satu sedan listrik entry-level paling agresif di kelasnya.
Bagi calon pembeli yang mencari mobil listrik terjangkau namun sarat teknologi, pembaruan pada Mona M03 menawarkan kombinasi yang jarang muncul di segmen harga tersebut. Xpeng juga menegaskan bahwa model ini dirancang untuk memperkuat fitur pengemudian asistensi dalam berbagai skenario sekaligus menjaga efisiensi dan daya tarik produk.
Chip Turing jadi pusat pembaruan
Chip AI Turing menjadi sorotan utama karena Xpeng mengembangkannya sendiri untuk mendukung sistem bantuan pengemudi yang lebih kaya. Kapasitas 750 TOPS memberi ruang komputasi besar untuk pemrosesan data sensor dan pengambilan keputusan sistem berkendara cerdas.
Langkah ini juga memperlihatkan strategi Xpeng yang tidak sekadar menjual mobil, tetapi membangun ekosistem perangkat keras dan perangkat lunak secara lebih terintegrasi. CEO Xpeng He Xiaopeng menyebut pendekatan bundel chip dan perangkat lunak sebagai inovasi untuk menyesuaikan pilihan serta harga bagi konsumen.
Masih jadi model terlaris
Mona M03 bukan pendatang baru di jajaran Xpeng karena model ini sudah menjadi penyumbang besar penjualan perusahaan. Pada tahun lalu, terjual 175.689 unit, atau hampir 41 persen dari total pengiriman Xpeng.
Kinerja itu berlanjut pada awal tahun ini, dengan 11.097 unit terjual dalam dua bulan pertama. Angka tersebut menunjukkan bahwa permintaan terhadap sedan listrik murah tetap kuat, terutama di pasar yang sensitif terhadap harga namun tetap menuntut fitur modern.
Pembaruan kabin dan efisiensi jarak tempuh
Selain chip AI, Mona M03 versi terbaru juga memperoleh penyegaran di bagian kabin dan eksterior. Sistem kokpit kini memakai chip MT8676 dengan RAM 24 GB, yang mendukung layar sentuh utama 15,6 inci beresolusi 2,5K agar bekerja lebih mulus.
Fitur kenyamanan juga ikut ditingkatkan melalui setir berpenghangat dan kaca jendela dengan isolasi suara ganda. Peningkatan ini memperkuat posisi Mona M03 sebagai sedan listrik yang ingin menarik pembeli muda dengan kombinasi teknologi, kenyamanan, dan harga yang tetap terjangkau.
Spesifikasi penting Xpeng Mona M03 2026
- Chip AI Turing dengan kemampuan hingga 750 TOPS
- Harga di bawah 20.000 dolar AS
- Layar utama 15,6 inci dengan resolusi 2,5K
- RAM 24 GB pada sistem kokpit
- Jarak tempuh hingga 640 kilometer
- Baterai 62,2 kWh
- Setir berpenghangat
- Kaca jendela dengan isolasi suara ganda
Jarak tempuh maksimum juga ikut naik menjadi 640 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Xpeng menyebut peningkatan 20 kilometer dari generasi sebelumnya ini dicapai tanpa menambah kapasitas baterai, yang berarti efisiensi sistem penggerak listrik ikut membaik.
Strategi harga dan arah bisnis Xpeng
Xpeng tampaknya ingin menjadikan chip Turing sebagai diferensiasi utama di tengah persaingan EV yang makin ketat. Perusahaan telah mengirim lebih dari 200.000 chip Turing dan menargetkan hampir satu juta unit dalam tahun ini, dengan rencana mengganti chip lama di seluruh lini produk pada kuartal kedua.
Di sisi bisnis, Xpeng juga mencatat keuntungan bersih pertama secara GAAP pada kuartal terakhir tahun lalu sebesar RMB 380 juta. Perusahaan kemudian menyiapkan peningkatan investasi riset dan pengembangan teknologi AI hingga RMB 7 miliar untuk memperkuat posisi di pasar kendaraan listrik.
Pola ini menunjukkan bahwa Mona M03 2026 bukan hanya penyegaran produk biasa, melainkan bagian dari strategi yang lebih besar untuk mendorong efisiensi, meningkatkan margin, dan memperluas daya saing Xpeng di segmen mobil listrik murah dengan fitur canggih.
