Ford Siapkan EV Murah Baru Untuk Lawan Model 3 Dan Y, Balas Dendam Ke Tesla?

Ford mulai mengirim sinyal yang lebih jelas soal arah bisnis kendaraan listriknya setelah beberapa program EV dikurangi dan fokus perusahaan bergeser ke hibrida. Di tengah strategi itu, Jim Farley menegaskan bahwa Ford tetap menyiapkan mobil listrik terjangkau yang dirancang langsung untuk menantang Tesla Model 3 dan Model Y.

Pernyataan itu muncul saat Farley berbicara di podcast Spike’s Car Radio. Ia menggambarkan pasar kendaraan listrik seperti pertandingan sembilan inning yang masih berada di “inning ketiga”, menandakan adopsi EV masih jauh dari selesai dan Ford masih punya ruang untuk mengejar ketertinggalan.

Ford tidak hanya bertaruh pada EV

Farley menjelaskan bahwa Ford ingin bermain di beberapa segmen sekaligus, bukan mengandalkan satu teknologi saja. Ia menyebut Ford akan memiliki lini hibrida penuh, kendaraan listrik jarak jauh atau EREV untuk kebutuhan menarik beban, serta mobil listrik murni yang terjangkau.

“Ford akan punya semua hibrida. Bronco, semua yang bisa dibeli di Ford akan punya hibrida. Kami juga akan punya EREV untuk towing. Kami akan punya kendaraan listrik murni yang terjangkau untuk bersaing dengan Model Y dan Model 3,” kata Farley dalam podcast tersebut.

Strategi ini menunjukkan Ford membaca pasar dengan lebih hati-hati. Di satu sisi, permintaan EV tetap tumbuh, tetapi di sisi lain banyak konsumen masih mempertimbangkan harga, jarak tempuh, dan infrastruktur pengisian daya sebelum beralih penuh ke listrik.

Mengapa rival baru ini penting

Ford sebenarnya sudah punya Mustang Mach-E sebagai SUV listrik yang posisinya cukup dekat dengan Tesla Model Y. Namun, model itu masih tertinggal dalam sejumlah aspek penting seperti jarak tempuh, performa, kecepatan pengisian, dan efisiensi keseluruhan.

Kondisi itu membuat proyek baru Ford menjadi lebih penting. Jika Ford ingin benar-benar menekan Tesla di kelas volume besar, mobil yang akan datang perlu menawarkan paket yang lebih kompetitif, bukan sekadar harga yang terlihat menarik di atas kertas.

Berikut faktor utama yang menjadi pembeda dengan model listrik Ford saat ini:

  1. Jarak tempuh yang lebih baik.
  2. Pengisian daya yang lebih cepat.
  3. Performa yang lebih efisien.
  4. Harga masuk yang lebih kompetitif.
  5. Platform baru yang lebih fleksibel untuk banyak model.

Platform baru jadi senjata utama

Ford menyiapkan fondasi baru bernama Universal EV Platform atau UEV. Arsitektur ini dikembangkan oleh tim “skunkworks” yang tertutup dan berisi banyak eks-petugas Tesla serta insinyur Formula 1, menunjukkan ambisi serius Ford untuk mengejar efisiensi rekayasa.

Menurut Ford, UEV dapat menopang hingga delapan gaya bodi berbeda. Artinya, platform ini bisa dipakai untuk crossover kompak, sedan, pickup, van, hingga SUV yang lebih besar, sehingga Ford memiliki peluang menekan biaya produksi dan mempercepat peluncuran model baru.

Pendekatan platform tunggal juga biasa dipakai agar pengembangan lebih cepat dan biaya komponen lebih terkendali. Untuk pasar EV yang makin sensitif terhadap harga, langkah ini menjadi kunci agar Ford bisa benar-benar bersaing dengan Tesla.

Urutan peluncuran yang diperkirakan

Model pertama berbasis UEV diperkirakan berupa pickup listrik menengah dengan harga sekitar $30,000. Kendaraan itu dijadwalkan hadir pada 2027 dan bisa menjadi pembuka jalan untuk produk lain yang mengikuti setelahnya.

Untuk penantang Tesla Model 3 dan Model Y, Ford kemungkinan merilisnya tak lama setelah pickup tersebut. Jadwal yang paling mungkin adalah pada akhir 2027 atau 2028, meski Ford belum mengumumkan detail resmi soal bentuk bodi, nama model, atau spesifikasi final.

Apa yang ingin dikejar Ford

Langkah Ford menunjukkan perusahaan tidak ingin tertinggal di dua jalur sekaligus, yaitu hybrid dan EV. Model listrik murah baru ini akan menjadi ujian penting bagi kemampuan Ford membangun kendaraan listrik yang benar-benar kompetitif di kelas pasar massal.

Jika Ford bisa memadukan harga terjangkau, efisiensi tinggi, dan performa pengisian yang solid, maka peluangnya untuk menekan Tesla akan jauh lebih besar. Pasar kini menunggu apakah Ford bisa mengubah janji tentang “affordable EV” ini menjadi produk nyata yang cukup kuat untuk merebut perhatian pembeli Model 3 dan Model Y.

Source: www.carscoops.com

Berita Terkait

Back to top button