Roda Mercedes G-Class EQ Bisa Lepas, Recall Ribuan Unit Karena Baut Tak Cukup Kuat

Mercedes-Benz tengah menghadapi penarikan kembali untuk G580 with EQ Technology di Amerika Serikat karena masalah pada baut roda yang dinilai tidak dirancang ulang untuk bobot tambahan SUV listrik itu. Sebanyak 3.734 unit masuk dalam recall, dan pemilik diminta datang ke dealer untuk penggantian komponen demi mencegah risiko roda mengendur saat kendaraan berjalan.

Masalah ini menjadi sorotan karena G580 adalah versi listrik dari G-Class dengan harga awal $164,550 termasuk destination. Pada kendaraan listrik, bobot baterai dan karakter torsi instan memang menuntut komponen pengikat yang lebih kuat, sehingga kegagalan pada baut roda bukan sekadar isu teknis kecil.

Apa yang ditemukan Mercedes

Mercedes menyebut baut roda awal pada G580 diambil dari versi mesin bensin, bukan dirancang khusus untuk kebutuhan model listrik. Padahal, beban tambahan dan output torsi yang lebih tinggi membuat titik sambungan roda ke hub bekerja dalam kondisi yang lebih berat.

Dalam penjelasan resmi, produsen mengatakan bahwa potensi masalah terdeteksi saat pengujian durabilitas yang sedang berlangsung. Saat itu, sebuah baut roda dilaporkan mengendur meski sempat memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan.

Temuan tersebut mendorong investigasi lanjutan untuk melihat apakah kondisi tertentu dapat mempercepat keausan pada area kontak baut. Hasilnya, Mercedes menilai risiko meningkat ketika kendaraan dipakai dalam manuver ekstrem dan mengalami beberapa kali penggantian roda selama masa pakai.

Risiko yang mungkin muncul

Jika sambungan roda dan hub mengendur, efeknya bisa sangat serius karena roda dapat kehilangan kestabilan saat mobil melaju. Dalam kondisi terburuk, skenario ini bisa meningkatkan peluang kecelakaan, terutama bila pengemudi tidak segera merasakan gejala awal.

Berikut ringkasan faktor yang disebut dapat memperbesar risiko:

  1. Bobot kendaraan listrik yang lebih tinggi dibanding versi konvensional.
  2. Torsi besar yang muncul pada motor listrik.
  3. Penggantian roda berulang dalam jangka panjang.
  4. Manuver berkendara ekstrem yang memberi tekanan tambahan pada baut.

Masalah ini juga menegaskan bahwa transisi ke kendaraan listrik tidak hanya soal baterai dan perangkat lunak, tetapi juga soal ketahanan hardware dasar. Komponen seperti baut roda harus menahan beban yang berbeda dari mobil bermesin pembakaran internal.

Langkah perbaikan yang disiapkan

Mercedes akan mulai mengirim pemberitahuan recall kepada pemilik mulai 22 Mei. Setelah itu, kendaraan yang terdampak harus dibawa ke dealer resmi untuk pemeriksaan dan penggantian baut roda.

Pihak perusahaan mengatakan teknisi akan memasang baut baru yang didesain ulang agar lebih sesuai dengan karakter G580. Desain terbaru memakai two-piece collared lug bolt yang diklaim menjaga friksi tetap konsisten di permukaan kontak dan mengurangi keausan saat pengencangan.

Menariknya, unit yang diproduksi mulai 26 Agustus 2025 sudah memakai baut versi baru dari pabrik. Itu berarti hanya kendaraan yang lebih awal yang perlu mendapat penanganan di jaringan dealer.

Latar pasar yang tidak mudah bagi G580

Recall ini datang ketika Mercedes juga sedang berusaha mendorong penjualan G580 di pasar AS. Sebelumnya, seorang eksekutif Mercedes-Benz pada pertengahan 2025 menyebut model itu sebagai “complete flop,” sementara versi G-Class bermesin konvensional justru mencatat tahun penjualan terbaiknya.

Untuk menggenjot minat, Mercedes disebut menawarkan diskon besar di AS pada SUV listrik tersebut. Namun, masalah kualitas seperti ini berpotensi menambah tantangan bagi model yang sejak awal sudah berhadapan dengan pasar yang hati-hati terhadap harga tinggi, bobot besar, dan ekspektasi reliabilitas yang sangat ketat.

Di tengah persaingan SUV listrik premium, kasus pada G580 memperlihatkan bahwa adaptasi platform ikonik seperti G-Class ke teknologi listrik masih harus melewati pengujian teknis yang sangat detail. Untuk pemilik, perhatian utama kini ada pada jadwal recall dan penggantian baut roda agar kendaraan tetap aman digunakan di jalan.

Source: www.carscoops.com
Exit mobile version