
Ferrari resmi menarik kembali atau recall model 12Cilindri untuk pasar Amerika Serikat setelah ditemukan masalah pada kaca jendela samping dan belakang yang terlalu gelap. Temuan ini berkaitan dengan standar keselamatan di AS yang mengatur tingkat transmisi cahaya kaca kendaraan, dan Ferrari menilai komponen tersebut tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Masalah ini langsung memicu langkah korektif karena visibilitas pengemudi bisa terdampak, terutama saat berkendara malam hari atau dalam kondisi cahaya minim. Ferrari kemudian menginstruksikan penggantian kaca pada unit terdampak tanpa biaya bagi pemilik, dengan pemberitahuan resmi dijadwalkan dikirimkan paling lambat pertengahan Mei.
Apa yang membuat Ferrari 12Cilindri kena recall
Dokumen keselamatan Federal Motor Vehicle Safety Standard 205 di Amerika Serikat menjadi acuan utama dalam kasus ini. Aturan tersebut mensyaratkan kaca kendaraan memiliki tingkat transmisi cahaya minimal 70 persen agar pandangan dari kabin tidak terganggu.
Pada Ferrari 12Cilindri, kaca jendela samping dan belakang yang digunakan berada di bawah ambang batas itu. Komponen kaca tersebut dipasok oleh Saint-Gobain Sekurit Italia, dan ketidaksesuaian spesifikasi itu kemudian terdeteksi melalui inspeksi sebelum pengiriman salah satu unit model 2026 pada awal Maret.
Bagaimana Ferrari menemukan masalah ini
Temuan awal berasal dari proses pemeriksaan pra-pengiriman, bukan dari laporan kecelakaan atau keluhan konsumen. Setelah itu, Ferrari melakukan investigasi internal dan markasnya di Maranello mengonfirmasi ketidakpatuhan kaca jendela pada 11 Maret.
Langkah ini menunjukkan bahwa masalah teknis pada mobil mewah sekalipun bisa muncul dari detail kecil pada komponen pendukung. Dalam industri otomotif, pelanggaran terhadap standar visibilitas sering diperlakukan serius karena bisa memengaruhi keselamatan berkendara secara langsung.
Mobil mana saja yang terdampak
Recall ini mencakup Ferrari 12Cilindri model tahun 2025 dan 2026. Unit yang terdampak diproduksi dalam rentang 4 Oktober 2024 hingga 24 November 2025, sehingga tidak semua mobil yang beredar otomatis masuk daftar penarikan.
Berikut ringkasan informasinya:
| Keterangan | Detail |
|---|---|
| Model | Ferrari 12Cilindri |
| Pasar | Amerika Serikat |
| Model tahun terdampak | 2025 dan 2026 |
| Periode produksi | 4 Oktober 2024 – 24 November 2025 |
| Masalah | Kaca samping dan belakang terlalu gelap |
| Tindakan | Penggantian kaca tanpa biaya |
Langkah yang diambil Ferrari
Ferrari meminta seluruh diler resmi di AS untuk mengganti kaca jendela samping dan belakang pada unit yang terdampak. Proses ini akan dilakukan gratis sehingga pemilik tidak menanggung biaya perbaikan akibat ketidaksesuaian spesifikasi tersebut.
Selain itu, Ferrari juga memastikan produksi unit baru sudah disesuaikan agar spesifikasi kaca memenuhi standar keselamatan nasional. Perbaikan di lini produksi penting agar masalah serupa tidak muncul pada kendaraan yang belum dikirim ke konsumen.
Mengapa masalah kaca dianggap serius
Kaca yang terlalu gelap bukan hanya soal tampilan, tetapi juga soal keselamatan. Visibilitas yang buruk dapat menyulitkan pengemudi saat berpindah jalur, parkir, atau memantau kondisi sekitar kendaraan.
Risiko itu menjadi lebih tinggi saat malam hari, saat hujan, atau pada area dengan pencahayaan minim. Karena itu, aturan mengenai tingkat transmisi cahaya dipakai untuk menjaga agar pengemudi tetap memiliki pandangan memadai ke luar kabin.
Posisi Ferrari 12Cilindri di pasar
Ferrari 12Cilindri merupakan penerus dari 812 Superfast dan membawa mesin V12 naturally aspirated 6.500 cc. Mesin ini diklaim mampu berputar hingga 9.500 rpm, yang menegaskan karakter mobil ini sebagai grand tourer berperforma tinggi.
Di pasar AS, harga dasarnya mencapai US$ 465.994 atau sekitar Rp 7,3 miliar sebelum pajak. Dengan posisi sebagai model premium, recall ini menjadi perhatian besar karena menyangkut produk yang dipasarkan dengan standar eksklusif dan presisi tinggi.
Kronologi singkat recall Ferrari 12Cilindri
- Awal Maret: masalah kaca ditemukan saat inspeksi pra-pengiriman model 2026.
- 11 Maret: Ferrari mengonfirmasi ketidakpatuhan terhadap standar transmisi cahaya.
- Setelah itu: diler resmi di AS diminta mengganti kaca terdampak tanpa biaya.
- Pertengahan Mei: pemberitahuan resmi ke pelanggan dijadwalkan dikirim.
- Produksi unit baru: sudah diperbaiki agar sesuai standar keselamatan.
Kasus recall Ferrari 12Cilindri menunjukkan bahwa bahkan mobil super mewah tetap harus mengikuti regulasi keselamatan yang ketat. Di tengah reputasi Ferrari sebagai produsen mobil performa tinggi, kepatuhan terhadap standar teknis seperti tingkat kegelapan kaca menjadi faktor penting untuk menjaga keamanan, kualitas, dan kepercayaan konsumen.









