Mercedes-Nya Dilacak Ke Dua Bar, Saat Diduga Diam Di Dealer

Kejadian tak biasa mengguncang seorang pemilik Mercedes di Memphis, Amerika Serikat, setelah mobilnya yang sedang masuk bengkel justru terlacak berada di dua bar berbeda. Kasus ini bermula saat Kimberly Porter membawa sedan Mercedes C300 miliknya ke dealer Mercedes-Benz of Collierville untuk diperiksa karena diduga bermasalah akibat bahan bakar yang buruk.

Porter mengatakan mobilnya mulai bermasalah pada pertengahan Desember setelah sempat mengisi bahan bakar. Mobil itu kemudian ditarik ke dealer, tetapi pada pertengahan Januari kendaraan tersebut masih berada di sana, hingga pada suatu Jumat malam ponselnya menerima notifikasi dari pelacak GPS yang terpasang di mobil.

Mobil Terdeteksi Bergerak dari Dealer

Menurut Porter, sistem pelacak menunjukkan mobil meninggalkan dealer sekitar pukul 18.00. Awalnya ia mengira ada gangguan pada sistem, tetapi notifikasi kedua memperlihatkan kendaraan memang bergerak.

Data lokasi kemudian menunjukkan mobil berada di J. Alexander’s di Cordova, kawasan pinggiran Memphis. Setelah lewat tengah malam, posisi mobil berpindah lagi ke lokasi TJ Mulligan’s, yang juga merupakan bar di wilayah yang sama.

Porter lalu mengambil mobil pinjaman dari dealer dan mendatangi lokasi tersebut sendiri. Saat tiba, mobil C-Class itu masih terparkir di area parkir bar.

Penemuan di Dalam Mobil

  1. Porter membuka mobil menggunakan kunci cadangan.
  2. Ia menghubungi polisi karena menduga kendaraan telah dicuri.
  3. Petugas menemukan jaket di dalam mobil dengan identitas milik Derrick Nguyen.
  4. Polisi kemudian membawa Nguyen keluar dari bar dalam keadaan diborgol.

Laporan tempat kejadian menyebutkan bahwa Nguyen adalah karyawan dealer Mercedes tersebut. Porter mengatakan seorang petugas bahkan mengenali nama itu dan mengonfirmasi bahwa yang bersangkutan bekerja di sana.

Nguyen disebut sempat mengatakan kepada polisi bahwa ia memiliki izin menggunakan mobil tersebut. Namun, Porter menyatakan manajer servis dealer membantah klaim itu. Mengutip laporan WREG, Nguyen kemudian ditangkap dan didakwa atas tuduhan pencurian properti.

Klaim Intoksikasi dan Gugatan Perdata

Catatan pengadilan yang dilaporkan media setempat juga menyebut Nguyen tampak mabuk saat diamankan. Informasi itu memperkuat kecurigaan bahwa mobil pelanggan sempat dipakai di luar kebutuhan servis resmi, alih-alih disimpan di area dealer seperti yang semestinya.

Porter kemudian mengajukan gugatan perdata terhadap Nguyen dan Mercedes-Benz of Collierville. Ia menilai pihak dealer gagal menjaga kendaraan dalam kondisi yang aman dan sesuai kepercayaan pelanggan.

Dalam laporannya ke media, Porter juga mengaku ada eksekutif dealer yang memintanya mencabut laporan atau menunda proses hukum. Ia mengatakan permintaan itu disampaikan dengan alasan Nguyen adalah “anak yang sangat baik.”

Tuduhan Lanjutan terhadap Pihak Dealer

Porter juga menyebut pihak dealer sempat menekan dirinya agar segera mengembalikan mobil pinjaman. Ia menuturkan bahwa dealer mengancam akan melaporkan mobil pinjaman itu dicuri jika tidak segera dikembalikan sebelum tenggat yang mereka berikan.

Kasus ini memunculkan pertanyaan serius soal pengawasan kendaraan pelanggan di bengkel resmi. Dalam layanan purna jual, pelanggan umumnya menitipkan mobil dengan harapan kendaraan tetap berada dalam pengawasan ketat dan hanya digunakan untuk keperluan servis.

Hal yang Menjadi Sorotan dari Kasus Ini

  1. Mobil pelanggan terlacak keluar dari dealer saat seharusnya masih berada di bengkel.
  2. Lokasinya berpindah ke dua bar dalam satu malam.
  3. Seorang karyawan dealer disebut berada di dalam mobil saat polisi tiba.
  4. Pihak pelanggan kini menempuh jalur hukum perdata dan pidana.

Meski proses hukum masih berjalan, kasus ini menjadi pengingat penting bahwa teknologi pelacak kini memberi konsumen alat verifikasi tambahan saat mobil mereka berada di tangan pihak bengkel. Dalam situasi seperti ini, catatan lokasi, waktu, dan respons aparat dapat menjadi bukti penting untuk menentukan apa yang sebenarnya terjadi pada kendaraan pelanggan.

Source: www.carscoops.com

Berita Terkait

Back to top button