Chery Tiggo Cross CSH Rp319,8 Juta, Seirit 1.000 Km tapi Keraguan Hybrid Membesar

Insiden kebakaran mobil Chery di ruas Tol Jakarta-Cikampek memicu perhatian luas dan menyeret nama Chery Tiggo Cross CSH ke ruang diskusi publik. Banyak calon pembeli kemudian mencari dua hal sekaligus, yakni harga terbaru serta spesifikasi lengkap SUV hybrid ini setelah isu keamanan kendaraan elektrifikasi kembali disorot.

Di tengah viralnya insiden tersebut, Chery tetap memosisikan Tiggo Cross CSH sebagai SUV hybrid yang mengedepankan efisiensi, tenaga, dan fitur keselamatan. Model ini juga menjadi penting untuk dicermati karena menyasar pasar menengah dengan harga yang relatif kompetitif di segmen SUV hybrid.

Harga Chery Tiggo Cross CSH

Berdasarkan data yang beredar dari peluncuran dan pameran otomotif, Chery Tiggo Cross CSH varian Elite dibanderol Rp319,8 juta OTR Jakarta. Harga ini menempatkannya di jalur persaingan yang cukup ketat dengan sejumlah SUV kompak bermesin bensin maupun elektrifikasi ringan.

Label harga tersebut menjadi salah satu daya tarik utama karena Chery tidak hanya menjual efisiensi bahan bakar, tetapi juga paket fitur yang cukup lengkap. Dalam materi yang dipublikasikan, varian Elite sudah dibekali 17 fitur keselamatan aktif atau Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).

Spesifikasi mesin dan sistem hybrid

Chery Tiggo Cross CSH mengusung mesin bensin 1.5 liter Dedicated Hybrid Engine dengan tenaga 96 PS. Mesin ini bekerja bersama motor listrik dan baterai berkapasitas 1,83 kWh untuk menghasilkan output gabungan hingga 204 PS.

Torsi puncaknya diklaim mencapai 310 Nm, angka yang tergolong besar untuk SUV kompak di kelasnya. Chery juga menyematkan Dedicated Hybrid Transmission yang ditujukan untuk menjaga penyaluran tenaga tetap halus dan responsif saat akselerasi.

Kombinasi ini membuat Tiggo Cross CSH tidak hanya mengejar irit bahan bakar, tetapi juga performa harian yang memadai. Untuk penggunaan dalam kota, karakter hybrid seperti ini biasanya menguntungkan karena motor listrik dapat membantu saat start awal dan kondisi lalu lintas padat.

Klaim efisiensi dan jarak tempuh

Salah satu sorotan terbesar pada model ini adalah konsumsi bahan bakar yang diklaim mencapai 5,0 liter per 100 kilometer. Jika dihitung sederhana, angka tersebut setara sekitar 20 km per liter pada kondisi pengujian tertentu.

Dengan tangki terisi penuh, Chery menyebut mobil ini dapat menempuh jarak hingga 1.000 kilometer. Klaim tersebut tentu menarik bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, meski konsumsi riil di lapangan tetap dipengaruhi gaya berkendara, kondisi jalan, beban kendaraan, dan kualitas bahan bakar.

Fitur keselamatan yang jadi perhatian pasca insiden

Pasca insiden kebakaran yang viral, perhatian publik paling besar tertuju pada aspek keamanan sistem kelistrikan dan baterai. Dalam materi produk, Chery menonjolkan keberadaan 17 fitur ADAS sebagai penopang keselamatan aktif bagi pengemudi dan penumpang.

Beberapa fitur yang disebut antara lain:

  1. Adaptive Cruise Control.
  2. Automatic Emergency Braking.
  3. Sistem bantuan pengemudi aktif lain dalam paket ADAS.

Fitur tersebut penting untuk mengurangi risiko kecelakaan dari faktor human error. Namun, perlu dicatat bahwa ADAS berbeda dengan sistem proteksi baterai, sehingga dua aspek ini biasanya dinilai secara terpisah oleh konsumen yang semakin kritis terhadap mobil hybrid dan elektrifikasi.

Desain eksterior dan interior

Dari sisi tampilan, Tiggo Cross CSH hadir dengan desain SUV modern yang cenderung agresif. Mobil ini dibekali lampu LED otomatis dan velg 17 inci yang memperkuat karakter urban serta sporty.

Masuk ke kabin, Chery menyematkan layar ganda 10,25 inci. Sistem ini sudah mendukung konektivitas gawai secara nirkabel, sebuah fitur yang kini menjadi standar penting bagi pengguna yang mengandalkan navigasi, musik digital, dan integrasi ponsel selama perjalanan.

Apa yang perlu diperhatikan calon pembeli

Bagi calon pembeli, ada beberapa hal yang layak diperiksa sebelum memutuskan pembelian. Ini penting agar penilaian terhadap mobil tetap berbasis data, bukan semata sentimen setelah video viral.

Hal yang bisa dicermati antara lain:

  1. Status klarifikasi resmi terkait insiden kebakaran dan model kendaraan yang terlibat.
  2. Garansi baterai hybrid, sistem kelistrikan, dan komponen utama.
  3. Jaringan bengkel resmi serta kesiapan teknisi untuk menangani sistem hybrid.
  4. Hasil uji keselamatan, jika tersedia dari lembaga independen atau pengujian resmi.
  5. Konsumsi BBM riil berdasarkan pengujian media atau pengalaman pengguna.

Dalam konteks pasar Indonesia, Chery Tiggo Cross CSH tetap menawarkan kombinasi yang menarik antara harga, tenaga, dan fitur keselamatan aktif. Namun setelah insiden di Tol Cikampek menjadi viral, tantangan terbesar Chery bukan hanya menjual spesifikasi di atas kertas, melainkan meyakinkan publik bahwa sistem hybrid, baterai, dan kelistrikan pada kendaraan ini benar-benar aman untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.suara.com

Berita Terkait

Back to top button