Pasar NEV China Turun 21% Setahun, Lonjakan Bulanan Ternyata Menyembunyikan Tekanan Besar

Data awal yang dirilis China Passenger Car Association atau CPCA menunjukkan penjualan ritel kendaraan energi baru di China masih tumbuh kuat secara bulanan pada Maret, tetapi belum mampu menghindari penurunan tahunan yang cukup tajam. Penjualan ritel passenger NEV tercatat 784.000 unit, turun 21% dibanding periode yang sama tahun lalu, meski melonjak 69% dari Februari.

Di pasar yang lebih luas, penjualan ritel seluruh mobil penumpang di China mencapai 1,657 juta unit pada Maret. Angka itu turun 15% secara tahunan, tetapi naik 60% dibanding bulan sebelumnya, menandakan pemulihan bertahap setelah libur Tahun Baru Imlek yang jatuh lebih akhir dari biasanya.

Kinerja NEV Masih Kuat Secara Bulanan

Lonjakan bulanan penjualan NEV memperlihatkan bahwa permintaan domestik masih terbentuk, terutama setelah aktivitas pasar kembali normal usai periode libur. CPCA mencatat banyak konsumen menunda pembelian pada awal tahun, sehingga pemulihan pada Maret terlihat lebih jelas dibanding Februari.

Secara kumulatif, retail sales passenger NEV di China sepanjang tahun berjalan mencapai 1,844 juta unit. Namun, angka itu masih 24% lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu, sehingga pasar NEV masih menghadapi tekanan basis perbandingan yang tinggi.

CPCA juga melaporkan wholesale shipment passenger NEV sebesar 1,126 juta unit pada Maret, nyaris tidak berubah dibanding tahun lalu, tetapi naik 56% dari bulan sebelumnya. Untuk periode kumulatif, pengiriman grosir mencapai 2,716 juta unit, turun 5% secara tahunan.

Gambaran Pasar Mobil Penumpang

Di pasar mobil penumpang secara keseluruhan, pemulihan juga tampak dari sisi grosir. Pengiriman grosir produsen mobil penumpang China pada Maret mencapai 2,32 juta unit, turun 4% dari tahun lalu, tetapi naik 53% dari Februari.

CPCA menilai pelemahan tahunan terutama dipicu pergeseran jadwal libur Tahun Baru Imlek. Ketika libur jatuh di akhir Februari, pekan pertama Maret masih berada dalam fase pemulihan pascalibur yang biasanya lebih lambat dari normal.

Faktor eksternal juga ikut menekan pasar. CPCA menyebut produsen menghadapi lingkungan yang lebih kompleks, termasuk kenaikan harga bahan baku dan chip, serta naiknya harga minyak akibat ketegangan geopolitik global.

Tekanan Terbesar Ada pada Mobil Konvensional

Menurut CPCA, faktor-faktor tersebut berdampak lebih berat pada pasar kendaraan bermesin pembakaran internal atau ICE. Di sisi lain, dealer masih berada di bawah tekanan besar, meski harga transaksi ritel dilaporkan relatif stabil.

Minat pasar juga belum pulih sepenuhnya, meskipun sentimen mulai membaik secara perlahan. CPCA menyebut pasar NEV China kini tengah menunggu peluncuran produk baru dan kepastian kondisi pasar yang lebih jelas.

Untuk menggambarkan pergerakan permintaan selama Maret, CPCA merilis data rata-rata penjualan harian mobil penumpang sebagai berikut:

  1. 1–8 Maret: 30.866 unit per hari, turun 24% secara tahunan.
  2. 9–15 Maret: 44.903 unit per hari, turun 19% secara tahunan.
  3. 16–22 Maret: 51.766 unit per hari, turun 6% secara tahunan.
  4. 23–31 Maret: 81.520 unit per hari, turun 13% secara tahunan.

Pola yang sama terlihat di sisi grosir, ketika laju pengiriman harian naik tajam pada paruh kedua Maret setelah pelemahan di awal bulan. Ini memperlihatkan pemulihan pasar yang bertahap, bukan lonjakan seragam.

Penetrasi NEV Tetap Tinggi

Meski penjualan NEV turun dibanding tahun lalu, pangsa kendaraan listrik dan hibrida plug-in di pasar mobil penumpang China tetap kuat. CPCA menghitung retail penetration rate NEV pada Maret berada di 47,3%, mendekati setengah dari total pasar mobil penumpang.

Posisi ini menegaskan bahwa NEV masih menjadi pendorong utama transformasi industri otomotif China. Namun, data awal CPCA juga menunjukkan bahwa permintaan yang kuat di segmen ini belum cukup untuk mengimbangi pelemahan pasar mobil secara keseluruhan pada awal periode tersebut.

Dengan kombinasi faktor musiman, tekanan biaya, dan ketidakpastian pasar, kinerja penjualan NEV di China pada Maret memberi sinyal bahwa industri masih bergerak dalam fase pemulihan yang tidak merata, sementara perhatian pasar kini tertuju pada peluncuran model baru dan arah permintaan konsumen pada periode berikutnya.

Source: cnevpost.com
Exit mobile version