Geely Starshine 8 Tembus 1.725 Km, Sedan Hybrid China Naik Kelas Berkat LiDAR

Geely kembali menarik perhatian pasar otomotif China lewat pembaruan besar pada Galaxy Starshine 8. Sedan plug-in hybrid ini tampil dengan kemampuan yang jauh lebih lengkap, mulai dari bantuan berkendara berbasis sensor LiDAR, baterai yang lebih besar, hingga klaim jarak tempuh kombinasi mencapai 1.725 km.

Model terbaru ini dipasarkan mulai 142.800 yuan dan tetap mengusung karakter sedan besar yang menonjolkan efisiensi sekaligus kenyamanan. Geely tidak mengubah desain utamanya, tetapi menyegarkan tampilan dengan pilihan warna baru untuk menjaga daya saing di segmen sedan elektrifikasi yang semakin ramai.

Peningkatan utama ada pada sistem bantuan berkendara

Sorotan paling penting pada Starshine 8 adalah kehadiran sensor LiDAR di bagian atap. Perangkat ini menjadi komponen utama dalam sistem bantuan berkendara G-Pilot H5 yang hanya tersedia pada varian tertinggi.

Sistem tersebut dipadukan dengan tiga radar gelombang milimeter, 11 kamera, dan 12 sensor ultrasonik. Seluruh data diproses oleh chip Nvidia Drive Orin dengan kemampuan 254 TOPS, sehingga mobil bisa membaca kondisi sekitar secara cepat dan lebih presisi.

Berikut daftar fitur utama sistem bantuan berkendara pada Starshine 8:

  1. Sensor LiDAR untuk mendukung pemindaian lingkungan sekitar.
  2. Tiga radar gelombang milimeter untuk meningkatkan akurasi deteksi objek.
  3. Sebelas kamera untuk membaca jalur, kendaraan, dan marka jalan.
  4. Dua belas sensor ultrasonik untuk membantu manuver jarak dekat.
  5. Chip Nvidia Drive Orin dengan kapasitas komputasi 254 TOPS.

Mendukung NOA di kota dan jalan tol

G-Pilot H5 memungkinkan fitur Navigasi Otomatis atau NOA di jalan perkotaan dan jalan tol. Teknologi ini juga mendukung parkir otomatis tanpa perlu peta yang sudah dimuat sebelumnya, sebuah fungsi yang makin dicari konsumen mobil modern.

Afari Technology mengembangkan sistem ini dengan dukungan Geely. Perusahaan tersebut juga disebut memiliki keterkaitan kepemilikan saham 3 persen oleh Mercedes-Benz, yang menambah bobot perhatian pada pengembangan teknologi di balik Starshine 8.

Dimensi besar untuk kabin yang lebih lapang

Geely Galaxy Starshine 8 hadir dengan ukuran yang tergolong besar di kelas sedannya. Mobil ini memiliki panjang 5.018 mm, lebar 1.918 mm, tinggi 1.480 mm, dan jarak sumbu roda 2.928 mm.

Dimensi itu memberi ruang lebih lega untuk kabin dan membantu stabilitas saat mobil melaju. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Geely tidak hanya mengejar efisiensi energi, tetapi juga kenyamanan penggunaan harian dan perjalanan jauh.

Interior mengarah ke pendekatan serba digital

Di bagian kabin, Starshine 8 membawa panel instrumen LCD dan layar sentuh besar yang terhubung ke sistem operasi Flyme Auto 2. Antarmuka ini juga dipakai pada Galaxy M9, sehingga Geely tampak menyatukan pengalaman digital di lini produk Galaxy.

Kombinasi dashboard digital, sistem infotainment terintegrasi, dan perangkat bantuan berkendara membuat Starshine 8 bersaing di segmen yang kini makin menuntut teknologi tinggi. Dalam pasar plug-in hybrid, kemampuan efisiensi saja tidak lagi cukup karena konsumen juga menilai kecerdasan sistem, kenyamanan kabin, dan kelengkapan fitur keselamatan.

Posisi Starshine 8 di tengah persaingan sedan elektrifikasi

Klaim jarak tempuh kombinasi hingga 1.725 km menjadi salah satu nilai jual paling menonjol dari model ini. Angka tersebut memperkuat citra Starshine 8 sebagai sedan hybrid yang tidak hanya hemat, tetapi juga siap dipakai untuk perjalanan jauh tanpa kekhawatiran cepat kehabisan daya.

Dengan harga 142.800 yuan, sensor LiDAR, sistem NOA, serta paket teknologi yang lengkap, Geely menempatkan Starshine 8 sebagai salah satu sedan plug-in hybrid yang paling agresif di pasar China. Model ini menunjukkan bagaimana produsen otomotif kini berlomba menggabungkan efisiensi energi, asisten berkendara cerdas, dan desain besar yang tetap relevan untuk kebutuhan mobilitas modern.

Exit mobile version