
Motor listrik murah di Indonesia Motorcycle Show menarik perhatian karena harganya turun ke level yang jarang terlihat di pasar. Sejumlah model bahkan sudah bisa dibawa pulang mulai Rp3 jutaan setelah subsidi, sehingga menjadi opsi baru bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik untuk kebutuhan harian.
Sorotan terbesar datang dari segmen motor listrik kompak untuk mobilitas dalam kota. Model-model ini tidak mengejar performa tinggi, tetapi menawarkan biaya masuk yang rendah, fitur dasar yang cukup, dan spesifikasi yang dinilai memadai untuk perjalanan jarak dekat.
Motor listrik murah yang paling banyak dibicarakan
Salah satu unit yang paling menyita perhatian adalah ZPT Nimbus Megan. Berdasarkan data dari ajang pameran, motor listrik ini dipasarkan sekitar Rp3 juta on the road Jakarta setelah subsidi.
Harga tersebut membuat ZPT Nimbus Megan masuk kategori motor listrik paling terjangkau di IMS. Desainnya mengusung gaya retro yang mengingatkan pada skuter klasik, sehingga tidak hanya murah tetapi juga punya daya tarik visual bagi pengunjung pameran.
Untuk spesifikasi, ZPT Nimbus Megan dibekali baterai 60 volt 20 Ah. Kecepatan maksimumnya disebut mencapai 40 km/jam, angka yang tergolong cukup untuk perjalanan ke pasar, sekolah, atau aktivitas harian di lingkungan perkotaan.
Motor ini juga menawarkan bagasi yang cukup luas. Pada kelas harga ekonomis, detail seperti bagasi menjadi nilai tambah karena langsung berkaitan dengan kebutuhan pengguna sehari-hari.
Daftar harga dan spesifikasi singkat
Berikut model motor listrik murah yang ramai dibahas di IMS:
-
ZPT Nimbus Megan
Harga: sekitar Rp3 juta OTR Jakarta setelah subsidi.
Spesifikasi utama: baterai 60 volt 20 Ah, kecepatan maksimal 40 km/jam, desain retro, bagasi luas. -
Greentech Unity
Harga: sekitar Rp5,3 juta setelah subsidi.
Spesifikasi utama: dinamo 1 kW, kecepatan maksimal 40 km/jam, jarak tempuh hingga 70 km, garansi baterai enam bulan, garansi dinamo satu tahun. - Salis Neos Scootic
Harga: sekitar Rp6,5 juta.
Spesifikasi utama: dinamo 1,5 kW, kecepatan maksimal 50 km/jam, jarak tempuh sekitar 40 km, waktu pengisian daya sekitar 4 jam dari nol hingga penuh.
Perbedaan karakter tiap model
ZPT Nimbus Megan lebih menonjol dari sisi harga awal yang sangat rendah. Model ini cocok untuk konsumen yang mencari kendaraan listrik sederhana untuk rute pendek dengan anggaran minimum.
Greentech Unity menawarkan paket yang lebih seimbang. Dinamo 1 kW dan jarak tempuh hingga 70 km membuatnya terlihat lebih siap untuk mobilitas harian yang lebih sering, sementara garansi baterai dan dinamo memberi rasa aman tambahan bagi calon pembeli.
Salis Neos Scootic menyasar pengguna yang ingin kecepatan lebih tinggi. Dinamo 1,5 kW dan topspeed 50 km/jam memberi nilai lebih, ditambah waktu pengisian daya sekitar 4 jam yang relatif singkat untuk pemakaian rutin.
Munculnya motor listrik murah di IMS menunjukkan persaingan pasar mulai bergerak ke segmen yang lebih massal. Dengan dukungan subsidi pemerintah dan spesifikasi yang makin beragam, konsumen kini punya lebih banyak pilihan untuk menyesuaikan motor listrik dengan kebutuhan jarak tempuh, performa, dan bujet.








