KTM kembali memperkenalkan Freeride E yang sudah didesain ulang sebagai enduro listrik yang lebih matang dan lebih serbaguna. Model ini tidak hanya ditujukan untuk lintasan tanah, tetapi juga hadir langsung dari pabrik dengan perlengkapan jalan raya, sehingga memudahkan pengendara yang ingin berpindah dari aspal ke trail tanpa modifikasi tambahan.
Pembaruan ini menjadi penting karena KTM sempat lebih dulu memperlihatkan prototipe all-electric Freeride pada 2010, lalu model produksinya baru menyusul beberapa tahun setelahnya. Setelah pengembangan yang sempat tertunda karena prioritas finansial perusahaan, versi terbaru kini datang dengan pendekatan yang jauh lebih lengkap untuk penggunaan harian dan petualangan ringan.
Lebih siap dipakai di jalan dan lintasan
KTM menyebut Freeride E terbaru sebagai motor yang lebih fleksibel dibanding pendahulunya. Motor ini sudah dihomologasi untuk penggunaan jalan raya, lengkap dengan spion, lampu sein, dan dudukan pelat nomor.
Status legal untuk jalan membuat motor ini menarik untuk lebih banyak skenario pemakaian. Dengan spesifikasi itu, Freeride E bisa dipakai di wilayah yang membatasi kendaraan berbahan bakar konvensional atau mesin kompetisi di jalur tertentu.
Perubahan tersebut juga memudahkan pemilik yang sebelumnya harus menambah perlengkapan legal jalan secara terpisah. KTM kini menawarkan semua kebutuhan dasar itu langsung dari pabrikan, sehingga motor terasa lebih praktis sejak keluar dari dealer.
Bobot tetap ringan, tenaga naik
Meski mendapat perlengkapan tambahan, KTM menjaga bobot curb weight tetap sebanding di angka 246 pound. Angka ini penting karena banyak motor enduro listrik kehilangan daya tarik saat bobotnya membengkak setelah ditambah komponen jalan raya.
Dari sisi performa, KTM menaikkan output puncak motor menjadi 19,2 kW. Paket baterai MX50 juga mendapat peningkatan kapasitas menjadi 5,5 kWh, yang membantu memperbaiki jangkauan pakai dan durasi berkendara.
Kombinasi itu membuat motor ini diklaim mampu melaju hingga 59 mph, dengan torsi 37 Nm. KTM juga menyebut baterai tersebut mendukung 2-3 jam berkendara enduro dalam penggunaan umum, meski hasil nyata tetap bergantung pada medan, gaya berkendara, dan mode tenaga yang dipilih.
Fitur utama 2027 KTM Freeride E
- Homologasi jalan raya dengan spion, lampu sein, dan dudukan plat nomor.
- Bobot curb weight 246 pound.
- Tenaga puncak motor 19,2 kW.
- Baterai MX50 berkapasitas 5,5 kWh.
- Kecepatan puncak 59 mph.
- Torsi 37 Nm.
- Waktu berkendara enduro sekitar 2-3 jam.
- Baterai dapat ditukar, dengan berat sekitar 64 pound.
- Pengisian menggunakan charger 660 W yang butuh delapan jam di stopkontak rumah.
- Klaim lebih dari 1.000 siklus pengisian sebelum kapasitas mulai turun ke sekitar 80%.
Dirancang untuk pengguna baru maupun berpengalaman
Freeride E tetap mengandalkan karakter khas motor listrik yang minim kerumitan. Tidak adanya kopling membuat pengoperasian lebih sederhana, sehingga motor ini bisa terasa lebih ramah untuk pengendara baru sekaligus tetap menarik bagi pengguna berpengalaman yang mencari kendaraan ringan.
Di sisi sasis, KTM melengkapinya dengan rangka khusus, suspensi WP XACT, perangkat pengereman Braketec, serta perlindungan IP67 terhadap air dan debu. Paket ini menunjukkan bahwa model tersebut bukan sekadar motor listrik ringan, tetapi juga sudah diarahkan untuk kondisi off-road yang serius.
Tambahan lain seperti mode berkendara yang bisa dipilih, pengaturan regenerative braking yang bervariasi, dan sensor roll-over memberi lapisan kontrol lebih baik. Sensor ini dapat memutus daya saat motor mengalami kondisi terbalik atau jatuh dalam posisi ekstrem.
Posisi di pasar enduro listrik semakin jelas
KTM menempatkan Freeride E di titik yang menarik di tengah persaingan motor listrik off-road. Di pasar yang juga diisi nama seperti Surron dan Stark, model ini mencoba menang lewat reputasi merek, kesiapan pabrik, serta legalitas jalan yang lebih lengkap.
Peluncurannya dijadwalkan mulai April 2026, sementara harga resmi belum dicantumkan di situs KTM. Hingga saat ini, pembeli masih perlu menghubungi dealer lokal untuk mengetahui ketersediaan dan kemungkinan penawaran, tetapi kehadiran Freeride E menunjukkan bahwa KTM serius mendorong generasi baru enduro listrik yang lebih praktis, lebih ringan, dan lebih serbaguna dari sebelumnya.









