Anti Boncos! 7 Mobil Tua Pajak Murah yang Masih Layak Dibeli di 2026

Tren mobil listrik dan hybrid memang terus naik, tetapi mobil tua tetap punya pasar sendiri di Indonesia. Banyak pembeli mulai melirik unit lawas karena harganya lebih masuk akal, pajaknya ringan, dan karakter mesinnya dikenal tahan lama.

Di segmen ini, mobil keluaran era 90-an hingga awal 2000-an sering dianggap paling aman untuk dompet. Dengan pajak tahunan yang umumnya masih di bawah Rp2 juta, biaya kepemilikan terasa lebih terkendali dibanding banyak mobil bekas yang lebih muda tetapi punya beban perawatan lebih kompleks.

Kenapa mobil tua masih dicari

Bagi pembeli yang fokus pada nilai guna, mobil tua menawarkan kombinasi yang sulit ditandingi. Harga beli relatif rendah, suku cadang beberapa model masih mudah ditemukan, dan sistem mekanisnya cenderung sederhana sehingga lebih mudah dirawat bengkel umum.

Banyak model lawas juga punya reputasi kuat di pasar bekas. Jika kondisi bodi, dokumen, dan mesin terjaga, mobil tua masih layak dipakai harian tanpa harus menguras anggaran secara berlebihan.

7 mobil tua pajak murah yang masih layak dilirik

Berikut daftar mobil lawas yang dinilai masih worth it dibeli karena punya pajak relatif murah dan biaya kepemilikan yang tidak terlalu berat.

Model Harga Pajak Karakter utama
Toyota Great Corolla Rp45–70 jutaan Rp1,5–2 juta Mesin bandel, nyaman untuk jauh
Honda Civic Genio Rp45–70 jutaan Rp1,5–2 juta Handling mantap, sporty
Toyota Soluna Rp40–60 jutaan Rp1,5 juta Irit BBM, biaya rawat rendah
Suzuki Karimun Kotak Rp35–50 jutaan Rp1 juta Praktis untuk perkotaan
Suzuki Katana Rp40–55 jutaan Rp1 juta Desain ikonik, mudah dirawat
Suzuki Esteem Rp35–55 jutaan Rp1–1,5 juta Simpel dan minim masalah
Daihatsu Feroza Rp45–70 jutaan Rp1,5 juta Tangguh di berbagai kondisi jalan

Toyota Great Corolla atau “Greco” masih punya penggemar kuat karena mesin 1.6 liternya terkenal awet. Sedan ini cocok untuk pengguna yang mengutamakan kenyamanan dan ingin mobil yang tetap enak dipakai perjalanan jauh.

Honda Civic Genio juga sering masuk daftar incaran karena punya karakter berkendara yang lebih agresif. Mobil ini cocok untuk pembeli yang ingin sedan lawas dengan handling enak dan potensi modifikasi yang besar.

Toyota Soluna menjadi pilihan rasional untuk mobil harian. Model ini dikenal irit bahan bakar, biaya perawatannya rendah, dan cocok dipakai di rute padat yang menuntut mobil efisien.

Suzuki Karimun Kotak masih relevan untuk pengguna perkotaan karena bodinya ringkas dan kabinnya terasa lapang. Pajaknya yang disebut sekitar Rp1 juta per tahun membuat city car ini menarik bagi pembeli yang ingin mobil praktis dengan biaya ringan.

Suzuki Katana dan Daihatsu Feroza masuk kategori lawas bergaya SUV. Keduanya cocok untuk pembeli yang lebih mementingkan tampilan gagah dan ground clearance tinggi, terutama untuk jalan yang tidak selalu mulus.

Suzuki Esteem sering diremehkan, padahal model ini dikenal simpel dan biaya servisnya relatif terjangkau. Mobil ini bisa jadi alternatif aman bagi pembeli yang mencari sedan murah dengan karakter tidak merepotkan.

Hal yang wajib dicek sebelum membeli

  1. Pastikan STNK dan BPKB asli serta nomor rangka sesuai.
  2. Periksa karat pada bodi, terutama kolong dan sambungan panel.
  3. Uji mesin saat kondisi macet untuk melihat potensi overheat.
  4. Sisihkan dana cadangan sekitar 10–20% dari harga beli.
  5. Gunakan jasa inspeksi profesional bila perlu agar kondisi unit lebih objektif.

Pembelian mobil tua tetap menuntut ketelitian karena usia kendaraan membawa risiko tambahan. Jika unitnya sehat, dokumennya lengkap, dan pemilik baru siap merawatnya dengan disiplin, mobil lawas masih bisa menjadi solusi transportasi yang hemat dan masuk akal untuk dipakai di jalanan harian.

Exit mobile version