Pasar skutik murah kembali bergerak pada April, dan perubahan paling terasa datang dari Honda, Yamaha, serta TVS. Sejumlah model entry level mengalami kenaikan harga, sementara Suzuki tercatat tetap mempertahankan banderol tanpa perubahan pada periode yang sama.
Bagi calon pembeli, kondisi ini penting dicermati karena kenaikan yang muncul memang tidak besar, tetapi terjadi di banyak model sekaligus. Di segmen skutik harian, selisih Rp 100.000 hingga Rp 225.000 bisa memengaruhi pilihan, apalagi bagi konsumen yang membandingkan beberapa model sebelum memutuskan beli.
Honda naik hampir merata
Honda menjadi salah satu merek yang paling konsisten menyesuaikan harga di segmen skutik murah. BeAT series, misalnya, naik Rp 175.000 pada semua varian, termasuk BeAT CBS, BeAT Street, BeAT Deluxe, dan BeAT Deluxe Smart Key.
BeAT CBS kini berada di level Rp 19.155.000 dari sebelumnya Rp 18.980.000. BeAT Street dan BeAT Deluxe sama-sama dipasarkan Rp 20.026.000, sedangkan BeAT Deluxe Smart Key naik menjadi Rp 20.556.000.
Kenaikan serupa juga terjadi pada Genio series. Genio CBS kini dipatok Rp 20.250.000, Genio CBS Special Color Rp 20.450.000, dan Genio CBS ISS Rp 20.870.000 setelah masing-masing naik Rp 175.000.
Untuk Scoopy, penyesuaian harga terlihat lebih bervariasi. Scoopy Fashion naik Rp 225.000 menjadi Rp 23.101.000, Scoopy Prestige juga naik Rp 225.000 menjadi Rp 23.906.000, sedangkan Scoopy Stylish hanya terkerek Rp 45.000 menjadi Rp 23.906.000.
Model yang lebih muda di tubuh Honda, Vario 125, ikut kena penyesuaian Rp 150.000 di semua varian. Honda memasarkan Vario 125 CBS pada Rp 24.560.000, Vario 125 CBS-ISS Rp 26.215.000, dan Vario 125 Street Rp 26.649.000.
Yamaha tambah varian, harga makin lebar
Yamaha tidak hanya menaikkan harga, tetapi juga memperluas lini lewat tambahan varian baru di beberapa model. Pada Gear Ultima, muncul varian Hybrid Solid dan Hybrid Smart, sehingga rentang harga kini bergerak dari Rp 20.140.000 sampai Rp 22.685.000.
Varian lama Gear Ultima Hybrid S yang sebelumnya ada di harga Rp 21.650.000 sudah tidak lagi tercantum. Perubahan ini membuat struktur produk Yamaha di kelas entry level terlihat lebih dinamis dibanding bulan sebelumnya.
Fazzio juga mengalami penyesuaian pada varian dasar. Fazzio Hybrid kini dijual Rp 22.470.000 setelah naik Rp 200.000, sementara varian tertinggi berubah menjadi Fazzio Special Edition dengan banderol Rp 25.250.000.
Rincian harga skutik murah April menurut merek
-
Honda
- BeAT CBS: Rp 19.155.000
- BeAT Street: Rp 20.026.000
- Genio CBS: Rp 20.250.000
- Scoopy Fashion: Rp 23.101.000
- Vario 125 Street: Rp 26.649.000
-
Yamaha
- Mio M3 125: Rp 18.705.000
- Gear 125 Standard: Rp 19.295.000
- Gear Ultima Hybrid: Rp 20.140.000
- Fazzio Hybrid: Rp 22.470.000
- Freego 125 Connected: Rp 24.650.000
-
Suzuki
- Nex II Standard: Rp 20.180.000
- Nex II Elegant Premium: Rp 21.350.000
- Nex Crossover: Rp 21.265.000
- Address FI: Rp 21.435.000
- Access: Rp 25.500.000
- TVS
- Dazz: Rp 15.390.000
- Ntorq 125 XP: Rp 20.900.000
- Callisto 125 Basic: Rp 22.400.000
- Callisto 125 Premium: Rp 23.000.000
TVS ikut menyesuaikan
TVS Motor Company juga memperbarui harga beberapa modelnya pada periode ini. Dazz naik Rp 200.000 menjadi Rp 15.390.000, sedangkan Ntorq 125 XP naik Rp 200.000 menjadi Rp 20.900.000.
Penyesuaian serupa terjadi pada Callisto 125 Basic dan Callisto 125 Premium. Masing-masing kini berada di harga Rp 22.400.000 dan Rp 23.000.000 setelah sama-sama naik Rp 200.000.
Di sisi lain, Suzuki tercatat aman tanpa perubahan harga pada periode yang sama. Kondisi ini membuat Suzuki terlihat lebih stabil dibanding tiga merek lain yang melakukan penyesuaian harga di kelas skutik murah.
Secara keseluruhan, pergerakan harga skutik murah pada periode ini masih tergolong ringan, tetapi cukup merata di banyak model populer. Bagi pembeli yang memburu skutik harian, pembeda utama kini bukan hanya harga, melainkan juga varian baru, fitur, dan ketersediaan unit di dealer sesuai kondisi daerah masing-masing.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: otomotif.kompas.com








