
Sebuah Bugatti sedan yang sangat langka dari era 1990-an akan dilelang di Monaco, dan mobil ini memikat kolektor karena statusnya yang hampir mitis. Bugatti EB112, sedan mewah berperforma tinggi dengan empat pintu yang tidak pernah masuk produksi massal, akan tampil di pelelangan tahunan RM Sotheby’s akhir bulan ini.
Model ini datang dari periode singkat namun ambisius dalam sejarah Bugatti saat Romano Artioli menghidupkan kembali merek tersebut pada akhir 1980-an. Setelah meluncurkan EB110 GT pada 1991, Bugatti mencoba memperluas lini produknya lewat EB112 yang debut di Geneva Motor Show 1993 sebagai luxury saloon berperforma tinggi.
Jejak singkat Bugatti EB112
Bugatti merancang EB112 sebagai jawaban untuk pasar yang menginginkan kenyamanan sedan mewah tanpa meninggalkan karakter performa. Namun, kondisi ekonomi global yang lesu ikut menekan penjualan EB110 GT, sehingga rencana produksi EB112 ikut terhenti sebelum sempat dimulai.
Kondisi perusahaan memburuk lebih jauh hingga Bugatti dinyatakan bangkrut pada 1995. Akibatnya, EB112 hanya menjadi salah satu proyek paling menarik yang tidak pernah benar-benar sampai ke lini produksi.
Hanya tiga unit yang selesai dibuat
Setelah kebangkrutan, pengusaha Gildo Pallanca Pastor mengambil alih aset Bugatti yang tersisa, termasuk komponen EB112 yang belum selesai. Dari material itulah lahir dua unit tambahan, sehingga total mobil EB112 yang rampung hanya tiga unit.
Mobil yang kini akan dilelang adalah salah satu dari tiga unit tersebut. Menurut data yang tersedia, mobil ini tetap berada dalam kepemilikan Pastor hingga 2015, yang menambah nilai historisnya bagi kolektor dan sejarawan otomotif.
Desain Giugiaro dan detail khas Bugatti
Studi desain EB112 dikerjakan oleh Giorgetto Giugiaro dari ItalDesign, nama besar di dunia otomotif yang dikenal lewat banyak karya ikonik. Ia memberi EB112 bentuk yang mengalir dan elegan, sambil memasukkan isyarat desain dari model-model Bugatti klasik.
Warna eksterior hitam dipadukan dengan aksen krom tipis, sementara kabinnya memakai empat kursi berlapis kulit hitam. Nuansanya dibuat sederhana, namun tetap mewah dan sesuai dengan posisi mobil ini sebagai sedan grand touring ultra-langka.
Spesifikasi utama Bugatti EB112
Berikut ringkasan data penting EB112 yang akan dilelang:
- Mesin: V-12 6.0 liter naturally aspirated
- Tenaga: 450 horsepower
- Torsi: 479 pound-feet
- Penggerak: semua roda
- Transmisi: manual enam percepatan
- Jumlah unit selesai dibuat: tiga
- Jarak tempuh unit lelang: 241 miles
- Kondisi: sudah menjalani restorasi penuh di awal dekade ini
Walau tidak seagresif EB110 supercar, EB112 tetap menawarkan performa kuat untuk kelas sedan mewah. Kombinasi mesin V-12, penggerak semua roda, dan transmisi manual membuat mobil ini terasa sangat istimewa di tengah dominasi sedan modern yang serba otomatis.
Siap diburu kolektor di Monaco
Unit yang masuk lelang disebut hanya menampilkan 241 miles, angka yang sangat kecil untuk mobil dari era tersebut. Kondisinya yang telah direstorasi penuh juga menjadi daya tarik tambahan, terutama bagi kolektor yang mencari mobil dengan orisinalitas historis dan presentasi visual yang nyaris baru.
RM Sotheby’s memperkirakan harga jual EB112 berada di kisaran $1.75 million hingga $2.3 million saat melewati balai lelang di Monaco pada 25 April. Dengan jumlah unit yang amat terbatas, latar belakang sejarah yang unik, dan statusnya sebagai salah satu Bugatti paling langka yang pernah dibuat, EB112 berpotensi menarik perhatian besar di pasar mobil kolektor kelas atas.









