Pony AI resmi mendapat lampu hijau dari regulator Singapura untuk memulai layanan robotaxi otonom berbasis undangan di kawasan Punggol. Layanan ini menjadi tahap akhir sebelum perusahaan asal China itu membuka operasi yang lebih luas untuk publik.
Pony AI akan menjalankan layanan tersebut bersama operator transportasi lokal ComfortDelGro. Rute percontohan membentang sekitar 12 kilometer di Punggol timur laut dan menghubungkan warga di Punggol Northshore serta Waterway Sunrise ke sejumlah fasilitas penting, termasuk Oasis Terraces dan Punggol Coast Mall.
Tahap Baru Robotaxi di Singapura
Persetujuan ini menunjukkan bahwa Singapura makin serius menguji kendaraan otonom di jalan umum dengan pengawasan ketat. Bagi Pony AI, izin tersebut menandai kemajuan penting dalam strategi komersialisasi global yang selama ini menjadi salah satu fokus utama perusahaan.
Operasi berbasis undangan biasanya dipakai untuk menguji pengalaman penumpang, kesiapan armada, serta respons sistem dalam kondisi perjalanan nyata. Pada fase ini, Pony AI dan ComfortDelGro akan mengumpulkan masukan dari penumpang dan pemangku kepentingan lokal sebelum layanan dibuka ke publik.
Rute 12 Kilometer di Punggol
Layanan robotaxi itu akan menempuh rute sekitar 55 menit dalam satu perjalanan. Jalur ini juga dirancang memberi akses langsung ke stasiun MRT, sehingga perjalanan warga diperkirakan bisa lebih hemat waktu hingga 15 menit dibandingkan opsi transportasi umum yang ada saat ini.
Punggol dipilih karena kawasan ini cocok untuk uji coba mobilitas masa depan. Area tersebut memiliki jaringan permukiman, pusat komersial, dan akses transportasi yang relatif terstruktur, sehingga memudahkan operator melihat bagaimana kendaraan otonom berfungsi dalam mobilitas harian.
Kolaborasi dengan ComfortDelGro
Pony AI menekankan bahwa kerja sama dengan ComfortDelGro menjadi bagian penting dari ekspansi internasionalnya. Operator lokal seperti ComfortDelGro memiliki pengetahuan lapangan, relasi dengan otoritas setempat, serta pengalaman operasional yang dapat membantu layanan robotaxi berjalan lebih mulus.
Kolaborasi ini juga penting dari sisi kepercayaan publik. Pengoperasian kendaraan tanpa pengemudi masih membutuhkan edukasi, transparansi, dan pengawasan agar masyarakat merasa aman saat mencoba teknologi baru tersebut.
Persaingan Ketat di Pasar Robotaxi Singapura
Langkah Pony AI mengikuti jejak rivalnya, WeRide, yang lebih dulu meluncurkan layanan robotaxi publik pertama di Singapura pada 1 April. WeRide bermitra dengan raksasa ride-hailing Grab dan juga mengoperasikan layanan di kawasan Punggol.
Saat ini, layanan publik WeRide disebut didukung armada 11 kendaraan otonom dan menawarkan perjalanan uji coba gratis hingga pertengahan 2026. Kehadiran dua pemain besar dalam waktu berdekatan memperlihatkan bahwa Singapura mulai menjadi arena penting bagi pengujian komersial mobil otonom di Asia Tenggara.
Apa Arti Persetujuan Ini bagi Pony AI
Bagi Pony AI, izin di Singapura memperluas jejak bisnis di luar pasar domestik. Perusahaan memanfaatkan model bisnis yang telah teruji untuk mendorong pertumbuhan di dalam dan luar negeri sekaligus, atau yang mereka sebut sebagai strategi pertumbuhan dua mesin.
Langkah ini juga mengirim sinyal bahwa industri robotaxi mulai bergeser dari tahap demonstrasi menuju layanan terbatas yang lebih nyata. Meski masih berbasis undangan, kehadiran robotaxi di kawasan perumahan dan fasilitas publik menunjukkan bahwa teknologi ini sudah mendekati kebutuhan mobilitas sehari-hari.
- Masyarakat di Punggol menjadi sasaran awal layanan karena rutenya terintegrasi dengan permukiman dan fasilitas umum.
- Regulator Singapura memberi ruang uji coba yang terukur sebelum layanan dibuka ke publik.
- Pony AI dan ComfortDelGro akan memakai fase awal ini untuk menyempurnakan operasi berdasarkan masukan penumpang.
Dengan persetujuan terbaru ini, Pony AI kini berada lebih dekat ke tahap layanan robotaxi publik di Singapura. Perkembangan berikutnya akan bergantung pada hasil evaluasi operasional di Punggol, tingkat penerimaan pengguna, serta kesiapan regulator dalam memperluas izin ke skala yang lebih besar.
Source: cnevpost.com