Harga Neta V-II Cuma Rp299 Juta, Mewah Namun Penuh Fitur yang Tak Disangka

Pasar mobil listrik di Indonesia terus bergerak ke arah yang lebih kompetitif, dan Neta termasuk merek yang paling sering dibahas karena menawarkan fitur modern dengan harga yang relatif rendah. Bagi pembaca yang sedang mencari harga mobil listrik Neta termurah, model yang paling banyak menjadi sorotan saat ini adalah Neta V-II.

Mobil ini menarik karena masuk ke segmen yang masih jarang diisi oleh kendaraan listrik dengan spesifikasi cukup lengkap. Selain itu, statusnya sebagai mobil rakitan lokal membuat banderolnya lebih kompetitif dan semakin relevan bagi konsumen perkotaan yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa harus naik kelas harga terlalu jauh.

Neta V-II jadi pilihan paling murah

Saat ini, Neta V-II tercatat sebagai model termurah dari jajaran Neta di Indonesia. Harga yang dipasarkan berada di kisaran Rp 299.000.000 On The Road Jakarta, angka yang membuatnya berada di wilayah harga yang masih bisa dipertimbangkan oleh pembeli mobil keluarga kecil maupun pengguna harian.

Neta V-II merupakan versi pembaruan dari Neta V dan sudah dirakit secara lokal di Bekasi, Jawa Barat. Produksi CKD ini membantu mobil tersebut memperoleh insentif PPN dari pemerintah, sehingga harga jualnya menjadi lebih kompetitif dibandingkan banyak rival di segmen kendaraan listrik terjangkau.

Desain ringkas, kabin tetap lega

Secara ukuran, Neta V-II dirancang untuk penggunaan perkotaan dengan panjang sekitar 4.070 mm. Bentuknya ringkas, tetapi kabinnya tetap diklaim mampu menampung lima penumpang dengan nyaman.

Neta menggunakan filosofi desain Dolphin Streamline yang memberi kesan aerodinamis. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat tampilan modern, tetapi juga mendukung efisiensi energi saat mobil melaju di jalan raya.

Spesifikasi utama Neta V-II

Berikut rangkuman spesifikasi kunci Neta V-II yang membuatnya menonjol di kelas harga di bawah Rp 300 juta.

Komponen Keterangan
Baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) 36,1 kWh
Jarak tempuh Hingga 401 km berdasarkan standar CLTC
Tenaga 70 kW atau sekitar 95 PS
Torsi 150 Nm
Pengisian cepat 30% ke 80% sekitar 30 menit
Layar utama 14,6 inci

Baterai LFP dipilih karena dikenal stabil untuk penggunaan harian. Di sisi performa, tenaga 70 kW dan torsi 150 Nm sudah cukup untuk mobilitas dalam kota dan perjalanan antarkawasan perkotaan.

Fitur keselamatan yang jarang ada di kelas ini

Daya tarik utama Neta V-II bukan hanya harga. Mobil ini juga membawa fitur keselamatan aktif yang biasanya baru ditemui pada mobil dengan banderol lebih tinggi.

Neta membekali V-II dengan sembilan fungsi Advanced Driver Assistance Systems atau ADAS. Beberapa di antaranya mencakup Forward Collision Warning, Automatic Emergency Braking, dan Lane Departure Warning.

Kehadiran ADAS memberi nilai tambah yang besar karena membantu pengemudi menghadapi lalu lintas padat dan situasi jalan yang sulit diprediksi. Bagi pengguna baru mobil listrik, fitur seperti ini bisa menjadi faktor pembeda yang penting saat memilih kendaraan.

Fitur praktis yang mendukung gaya hidup modern

Neta V-II juga membawa fitur V2L atau Vehicle to Load. Fitur ini memungkinkan mobil memasok daya ke perangkat elektronik eksternal, sehingga mobil bisa berfungsi seperti sumber listrik portabel dalam kondisi tertentu.

Kemampuan ini berguna untuk aktivitas luar ruang, pekerjaan lapangan, atau kebutuhan darurat. Dalam penggunaan sehari-hari, fitur layar sentuh 14,6 inci juga menambah kesan modern dan membuat pengoperasian sistem kendaraan terasa lebih mudah.

Posisi harga di tengah persaingan

Di kelas harga bawah Rp 300 juta, Neta V-II bersaing dengan model seperti Wuling BinguoEV dan Citroen e-C3. Namun, Neta mencoba mengimbangi persaingan lewat kombinasi dimensi, fitur keselamatan, serta kapasitas bagasi yang disebut mencapai 335 liter dan dapat diperluas hingga 552 liter saat kursi belakang dilipat.

Strategi ini membuat harga mobil listrik Neta termurah terlihat tidak hanya murah, tetapi juga padat fitur. Konsumen yang menghitung Total Cost of Ownership juga akan mempertimbangkan biaya servis yang lebih ringan dibanding mobil bensin karena tidak memerlukan penggantian oli mesin, busi, maupun filter bahan bakar secara rutin.

Nilai tambah untuk penggunaan harian

Selain biaya perawatan yang cenderung lebih rendah, kendaraan listrik juga mendapat keuntungan dari sisi pajak di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta. Kondisi ini membuat biaya kepemilikan tahunan berpotensi lebih hemat dibanding mobil konvensional.

Dengan kombinasi harga Rp 299.000.000 OTR Jakarta, jarak tempuh hingga 401 km, pengisian cepat, serta ADAS, Neta V-II menempati posisi menarik di pasar mobil listrik terjangkau. Bagi konsumen yang mencari opsi praktis untuk mobilitas harian sekaligus ingin masuk ke ekosistem kendaraan listrik, model ini layak masuk daftar pertimbangan utama.

Exit mobile version