
Data uji EPA terbaru memberi gambaran yang lebih jelas tentang posisi Rivian R2 Performance di pasar SUV listrik menengah. Varian ini tidak hanya menawarkan tenaga besar, tetapi juga mampu mencatat jarak tempuh yang sedikit lebih jauh dibanding Tesla Model Y Performance, meski bobotnya jauh lebih berat.
Berdasarkan dokumen internal yang dibagikan di Rivian Forums, R2 Performance memakai paket baterai usable 86,8 kWh. Rivian juga menyiapkan dua opsi roda, yaitu 20 inci dan 21 inci, yang berdampak langsung pada efisiensi dan jarak tempuh.
Jarak tempuh R2 Performance melampaui Model Y Performance
Dengan pelek 20 inci dan ban all-terrain, R2 Performance diperkirakan mampu menempuh hingga 314 mil atau 505 km. Saat menggunakan roda 21 inci dengan ban fokus jalan raya, jaraknya naik menjadi 335 mil atau 539 km.
Angka itu sedikit lebih tinggi dari Tesla Model Y Performance yang mencatat estimasi EPA 306 mil atau 492 km. Selisihnya memang tidak besar, tetapi cukup menarik karena Rivian membawa kendaraan yang lebih besar dan lebih berat ke angka jarak tempuh yang kompetitif.
Bobot menjadi pembeda paling mencolok
Performa jarak tempuh itu datang dengan konsekuensi bobot yang signifikan. Tesla Model Y Performance memiliki bobot 4.466 lbs atau 2.025 kg, sedangkan Rivian R2 Performance mencapai 5.250 lbs atau 2.381 kg saat memakai roda 21 inci.
Selisihnya mencapai 784 lbs atau 356 kg. Perbedaan ini menunjukkan bagaimana Rivian tetap memilih pendekatan SUV yang lebih kokoh, dengan fokus pada kemampuan harian, kenyamanan, dan konfigurasi yang lebih fleksibel.
Apa yang membuat R2 efisien untuk ukuran bodinya
Rivian membekali R2 dengan heat pump proprietary yang dirancang untuk membantu pendinginan kabin saat cuaca panas. Sistem ini juga ditujukan untuk menekan NVH, yaitu noise, vibration, and harshness, sehingga kabin terasa lebih senyap dan nyaman.
Selain itu, Rivian menyertakan high-voltage coolant heater untuk membantu performa di iklim dingin. Mobil ini juga dilengkapi sistem pemantauan kesehatan baterai terintegrasi, fitur yang penting untuk menjaga konsistensi performa jangka panjang.
Rincian varian yang sudah terungkap
Berikut data utama yang sudah muncul dari dokumen uji EPA dan laporan internal:
- R2 Performance: harga awal $57,990, tenaga 656 hp, torsi 609 lb-ft atau 825 Nm.
- R2 Performance dengan roda 20 inci: jarak tempuh hingga 314 mil atau 505 km.
- R2 Performance dengan roda 21 inci: jarak tempuh hingga 335 mil atau 539 km.
- Tesla Model Y Performance: jarak tempuh EPA 306 mil atau 492 km, bobot 4.466 lbs atau 2.025 kg.
- R2 Performance: bobot 5.250 lbs atau 2.381 kg saat memakai roda 21 inci.
Posisi R2 di strategi produk Rivian
R2 menjadi model yang sangat penting bagi Rivian karena posisinya berada di bawah R1S dari sisi harga, tetapi tetap membawa karakter performa dan utilitas khas merek itu. Varian Performance akan menjadi model pertama yang meluncur, sebelum disusul R2 Premium dengan harga awal $53,990.
Varian Premium diperkirakan menghasilkan 450 hp dan 537 lb-ft atau 727 Nm. Sementara itu, R2 Standard dijadwalkan hadir pada 2027 dengan output 350 hp dan 355 lb-ft atau 481 Nm, serta estimasi jarak tempuh awal 345 mil atau 555 km.
Rencana lini R2 juga mencakup varian entry-level lain pada akhir 2027 dengan baterai lebih kecil dan jarak tempuh sekitar 275 mil atau 443 km. Dengan susunan tersebut, Rivian tampak menyiapkan strategi bertahap untuk bersaing di segmen SUV listrik yang semakin padat, sambil menjaga daya tarik utama pada kombinasi performa, kapasitas baterai, dan efisiensi yang mengejutkan untuk ukuran bodinya.
Source: www.carscoops.com








